Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

UMP Naik, Apakah Iuran BPJS Ketenagakerjaan Januari 2024 Naik?

Kompas.com - 27/11/2023, 20:00 WIB
Alinda Hardiantoro,
Rizal Setyo Nugroho

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Upah Minimum Provinsi (UMP) 2024 di seluruh wilayah Indonesia resmi naik mulai 1 Januari 2024.

Besaran kenaikan UMP 2024 itu telah diumumkan oleh masing-masing pemerintah provinsi pada 21 November 2023.

Jika dibandingkan dengan UMP 2023, rata-rata kenaikan UMP 2024 sekitar Rp 200.000.

Lantas, bagaimana dengan iuran BPJS Ketenagakerjaan? Apakah iuran BPJS Ketenagakerjaan 2024 juga akan naik?

Iuran BPJS Ketenagakerjaan 2024

Deputi Komunikasi BPJS Ketenagakerjaan Oni Marbun mengatakan, iuran BPJS Ketenagakerjaan 2024 akan mengikuti besaran gaji pekerja.

Oni menjelaskan, untuk sektor penerima upah, iuran BPJS Ketenagakerjaan besarannya presentasi dari gaji pekerja. 

"Jadi, apabila upah pekerja mengalami kenaikan, secara otomatis iurannya akan menyesuaikan," kata Oni, saat dihubungi Kompas.com, Senin (27/11/2023).

Menurut Oni, kenaikan iuran BPJS Ketenagakerjaan akan mengikuti UMP masing-masing provinsi. Sebab, masing-masing provinsi memiliki besaran UMP yang berbeda-beda.

Disebutkan, penyesuaian BPJS Ketenagakerjaan yang mengikuti kenaikan UMP berlaku untuk seluruh program, yaitu JHT, JP, JKM, dan JKK.

Baca juga: Syarat dan Prosedur Klaim Jaminan Pensiun BPJS Ketenagakerjaan

Besaran iuran BPJS Ketenagakerjaan

Persentase besaran BPJS Ketenagakerjaan untuk masing-masing program tidaklah sama. Namun hingga saat ini, Oni memastikan besaran iuran BPJS Ketenagakerjaan masih sama.

"Sementara ini blm ada perubahan," tuturnya.

Dilansir dari Kompas.com (18/4/2023), berikut besaran iuran BPJS Ketenagakerjaan:

1. Jaminan hari tua

  • Besar iuran bagi pekerja penerima upah sebesar 5,7 persen dari upah (2 persen dibayarkan oleh pekerja dan 3,7 persen dibayarkan oleh pemberi kerja)
  • Iuran JHT BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja bukan penerima upah sebesar 2 persen dari upah yang dilaporkan per bulan
  • Iuran JHT BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja migran adalah Rp 50.000-Rp.600.000 per bulan.

Baca juga: Cara Cek Program Jaminan BPJS Ketenagakerjaan via Aplikasi JMO

Halaman:

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com