Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengenal Siapa Itu Hamas dan Alasannya Menyerang Israel...

Kompas.com - 08/10/2023, 17:00 WIB
Alicia Diahwahyuningtyas,
Sari Hardiyanto

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Sebuah kelompok militan Palestina, Hamas telah melancarkan serangannya kepada Israel, Sabtu (7/10/2023).

Dilansir dari AP News, Minggu (8/10/2023), kelompok militan tersebut telah menembakkan ribuan roket dan mengirim puluhan personelnya ke kota-kota Israel di dekat Jalur Gaza.

Dalam serangan tersebut, sedikitnya telah menewaskan 250 orang dan 1.500 orang lainnya luka-luka. 

Lantas, siapa itu Hamas dan apa alasan di balik serangannya kepada Israel?

Baca juga: Reaksi Dunia terhadap Serangan Hamas ke Israel, Apa Saja?


Baca juga: Operasi Badai Al-Aqsa, Mengapa Hamas Luncurkan Serangan Besar-besaran secara Mengejutkan?

Siapa itu kelompok militan Hamas?

Puluhan ribu pendukung Hamas berkumpul di Gaza, Kamis (14/12/2017) dalam rangka memperingati 30 tahun organisasi pergerakan Islam tersebut.MOHAMMED ABED / AFP Puluhan ribu pendukung Hamas berkumpul di Gaza, Kamis (14/12/2017) dalam rangka memperingati 30 tahun organisasi pergerakan Islam tersebut.

Dikutip dari BBC, Harakat al-Muqawamah al-Islamiyyah atau Hamas adalah kelompok militan Islam Palestina yang bermarkas di Jalur Gaza yang sudah berdiri sejak 1987.

Jalur Gaza merupakan wilayah sepanjang 41 km (25 mil) dengan lebar 10 km antara Israel, Mesir, dan Laut Mediterania.

Jalur Gaza adalah rumah bagi sekitar 2,3 juta orang dan memiliki salah satu kepadatan penduduk tertinggi di dunia.

Hamas bersumpah untuk menghancurkan Israel dan telah berperang beberapa kali dengan Israel sejak mereka mengambil alih kekuasaan di Gaza pada 2007.

Baca juga: Soal Rencana Trump, Warga Gaza: Palestina Not For Sale!

Di sela-sela perang tersebut, mereka telah menembakkan atau membiarkan kelompok lain menembakkan ribuan roket ke Israel, dan melakukan serangan mematikan lainnya.

Sementara itu, Israel juga telah berulang kali menyerang Hamas dengan serangan udara, dan, bersama dengan Mesir, telah memblokade Jalur Gaza sejak 2007 dengan tujuan keamanan.

Di sisi lain, kelompok militan Palestina ini juga menentang pendekatan sekuler oleh Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) yang mewakili otoritas nasional Palestina terhadap konflik Israel-Palestina.

Hamas secara keseluruhan atau dalam beberapa kasus sayap militernya telah ditetapkan sebagai kelompok teroris oleh Israel, Amerika Serikat, Uni Eropa dan Inggris, serta negara-negara lain.

Hamas didukung oleh Iran yang mendanainya dan menyediakan senjata serta pelatihan.

Baca juga: Mengapa Intelijen Israel Gagal Mengantisipasi Serangan Hamas?

Alasan Hamas serang Israel

Api dan asap mengepul di atas gedung-gedung di Kota Gaza saat Israel melancarkan serangan udara ke kantong Palestina pada Jumat (27/1/2023). Israel melancarkan serangan udara di Gaza pada 27 Januari sebagai tanggapan atas tembakan roket militan dari kantong Palestina, saat ketegangan meningkat menyusul serangan tentara paling mematikan di Tepi Barat yang diduduki selama bertahun-tahun. AFP/MAHMUD HAMS Api dan asap mengepul di atas gedung-gedung di Kota Gaza saat Israel melancarkan serangan udara ke kantong Palestina pada Jumat (27/1/2023). Israel melancarkan serangan udara di Gaza pada 27 Januari sebagai tanggapan atas tembakan roket militan dari kantong Palestina, saat ketegangan meningkat menyusul serangan tentara paling mematikan di Tepi Barat yang diduduki selama bertahun-tahun.

Halaman:

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com