Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

H-2 KTT ASEAN di Jakarta, Hindari Ruas Jalan Ini agar Tidak Terjebak Macet

Kompas.com - 03/09/2023, 13:00 WIB
Yefta Christopherus Asia Sanjaya,
Inten Esti Pratiwi

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN bakal digelar di Jakarta pada 5-7 September 2023.

Jelang perhelatan tersebut, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya bersama Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menerapkan rekayasa lalu lintas di ruas jalan tertentu.

Rekayasa lalu lintas ini perlu diketahui warga Ibu Kota agar mereka tidak terkena macet di jalur-jalur yang dilalui delegasi ASEAN.

Selain itu, ada pula beberapa tempat yang harus dihindari lantaran menjadi lokasi perhelatan KTT ASEAN.

Lantas, jalan mana saja yang perlu dihindari selama KTT ASEAN?

Baca juga: KTT ASEAN 2023, ASN di Jakarta WFH, Ini Jadwal dan Aturannya

Rekayasa lalu lintas saat KTT ASEAN

Rekayasa lalu lintas diberlakukan jelang dan pada saat KTT ASEAN berlangsung untuk mendukung aksesibilitas delegasi.

Dilansir dari laman NTMC Polri, rekayasa lalu lintas di Ibu Kota dilangsungkan pada 2-7 September 2023.

Ada 29 ruas jalan yang akan direkayasa arus lalu lintasnya karena menjadi rute delegasi ASEAN yang melintas dari penginapan ke lokasi acara.

"Nantinya, akan dilakukan manajemen rekayasa lalu lintas selama pelaksanaan KTT ASEAN," kata Kadishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo di Balai Kota, Rabu (30/8/2023).

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: ASEAN Didirikan pada 8 Agustus 1967

Berikut daftar 29 ruas jalan yang mengalami rekayasa lalu lintas saat KTT ASEAN:

  • Jalan Jenderal Sudirman
  • Jalan MH Thamrin
  • Jalan Gatot Subroto
  • Jalan HR Rasuna Said
  • Jalan Imam Bonjol
  • Jalan HOS Cokroaminoto
  • Jalan Galunggung
  • Jalan RM Margono Djojohadikoesoemo
  • Jalan KH Mas Mansyur
  • Jalan Karet Pasar Baru Timur V
  • Jalan Karet Pasar Baru Timur II
  • Jalan Karet Pasar Baru Timur III
  • Jalan Prof Dr Satrio sisi Barat
  • Jalan Kebon Sirih
  • Jalan Wahid Hasyim
  • Jalan Gerbang Pemuda
  • Jalan Pintu Satu Senayan
  • Jalan Asia Afrika
  • Jalan Sisingamangaraja
  • Jalan Pattimura
  • Jalan Trunojoyo
  • Jalan Gunawarman
  • Jalan Majapahit
  • Jalan Ir Juanda
  • Jalan Veteran III
  • Jalan Medan Merdeka Barat
  • Lingkar Mega Kuningan
  • Jalan Lingkar SCBD
  • Jalan Setia Budi Tengah.

Baca juga: Jenis Kendaraan TNI untuk Pengamanan KTT ASEAN 2023, Apa Saja?

Enam lokasi KTT ASEAN

Di sisi lain, Syafrin juga membeberkan enam tempat yang menjadi lokasi perhelatan KTT ASEAN.

Hal tersebut diberitahukan supaya masyarakat dapat menghindari keenam lokasi itu.

Berikut daftar tempat perhelatan KTT ASEAN:

  • Hotel ST Regis
  • Kantor Sekretariat ASEAN
  • JCC
  • Hutan Kota Plataran GBK
  • Hotel Sultan
  • Istana Merdeka.

Baca juga: Adu Masa Berlaku SIM di Negara ASEAN: Malaysia 10 Tahun, Singapura Seumur Hidup

Prinsip rekayasa lalu lintas

Lebih lanjut, Syafrin menjelaskan prinsip pelaksanaan manajemen rekayasa lalu lintas selama persiapan dan ketika KTT ASEAN berlangsung.

Pertama, rekayasa lalu lintas dilakukan ketika delegasi akan menuju tempat-tempat kegiatan.

Saat delegasi bergerak dari tempat penginapan ke lokasi kegiatan, buka-tutup jalan akan diberlakukan. Penutupan jalan, kata Syafrin, dapat berlangsung hingga dua jam.

"Jadi, misalnya delegasi akan berangkat pukul 07.00, maka pukul 06.30 sampai dengan pukul 08.30 akan ada penutupan jalan," ujar Syafrin, dikutip dari Kompas.id, Selasa (29/8/2023).

"Kami mengimbau masyarakat yang hendak melakukan perjalanan untuk menghindari enam area dan 18 hotel tempat menginap delegasi, kemudian mengikuti rute-rute alternatif," sambungnya.

Baca juga: Keketuaan Indonesia di ASEAN 2023 Resmi Dimulai, Apa Saja Tugasnya?

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

4 Suplemen yang Sebaiknya Tidak Dikonsumsi untuk Menurunkan Berat Badan

4 Suplemen yang Sebaiknya Tidak Dikonsumsi untuk Menurunkan Berat Badan

Tren
Warganet Sebut Pendaftaran CPNS Sebenarnya Tidak Gratis, Ini Kata BKN

Warganet Sebut Pendaftaran CPNS Sebenarnya Tidak Gratis, Ini Kata BKN

Tren
Potensi Khasiat Sayur Kubis untuk Menunjang Kesehatan Jantung

Potensi Khasiat Sayur Kubis untuk Menunjang Kesehatan Jantung

Tren
Cerita Pasien yang Hidup dengan Chip Neuralink Elon Musk...

Cerita Pasien yang Hidup dengan Chip Neuralink Elon Musk...

Tren
Berkaca dari Unggahan Viral Pelajar Bercanda Menghina Palestina, Psikolog Ungkap Penyebabnya

Berkaca dari Unggahan Viral Pelajar Bercanda Menghina Palestina, Psikolog Ungkap Penyebabnya

Tren
Sederet Masalah pada Haji 2024: Ada Makanan Basi dan Tenda Tak Layak

Sederet Masalah pada Haji 2024: Ada Makanan Basi dan Tenda Tak Layak

Tren
Kapan Terakhir Unduh Sertifikat UTBK? Berikut Link dan Cara Mengeceknya

Kapan Terakhir Unduh Sertifikat UTBK? Berikut Link dan Cara Mengeceknya

Tren
10 Bandara Terbaik di Asia 2024, Dua di Antaranya Milik Indonesia

10 Bandara Terbaik di Asia 2024, Dua di Antaranya Milik Indonesia

Tren
Tiket Kereta Compartment Suites Termahal Rp 2,45 Juta, Ini Kata KAI

Tiket Kereta Compartment Suites Termahal Rp 2,45 Juta, Ini Kata KAI

Tren
Benarkah Makan Kol Goreng Bisa Picu Kanker? Ini Kata Ahli Gizi UGM

Benarkah Makan Kol Goreng Bisa Picu Kanker? Ini Kata Ahli Gizi UGM

Tren
6 Alasan Jalan Kaki Mundur Lebih Baik dari Jalan Kaki Biasa

6 Alasan Jalan Kaki Mundur Lebih Baik dari Jalan Kaki Biasa

Tren
Prakiraan BMKG: Wilayah Berpotensi Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang pada 15-16 Juni 2024

Prakiraan BMKG: Wilayah Berpotensi Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang pada 15-16 Juni 2024

Tren
[POPULER TREN] Suplemen untuk Orang 40 Tahun | Duduk Perkara Sekuriti GBK Ribut dengan Fotografer

[POPULER TREN] Suplemen untuk Orang 40 Tahun | Duduk Perkara Sekuriti GBK Ribut dengan Fotografer

Tren
Tidak Lolos SNBT, Ini 5 PTN yang Masih Buka Jalur Mandiri Juni 2024

Tidak Lolos SNBT, Ini 5 PTN yang Masih Buka Jalur Mandiri Juni 2024

Tren
Bocoran Susunan Satgas Judi Online yang Dikomandoi Menko Polhukam, Ada Siapa Saja?

Bocoran Susunan Satgas Judi Online yang Dikomandoi Menko Polhukam, Ada Siapa Saja?

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com