Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Penemuan Sisa Seduhan Teh Tertua di Dunia Berusia 2.400 Tahun, Berada di Sebuah Makam Ratu

Kompas.com - 23/07/2023, 11:00 WIB
Alicia Diahwahyuningtyas,
Inten Esti Pratiwi

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Sebuah studi baru dari para arkeolog di Universitas Shandong dan para ilmuwan di Universitas Sains dan Teknologi Beijing mengatakan, sisa-sisa teh tertua di dunia telah ditetapkan berasal dari 453 SM-410 SM di China.

Dilansir dari Theartnewspaper, sisa-sisa daun teh berusia 2.400 tahun itu ditemukan di sebuah makam kerajaan di Zoucheng, Provinsi Shandong. Situs ini merupakan ibu kota kuno kerajaan Zhu dari 614 SM hingga 218 SM.

Selama penggalian reruntuhan pada 2018, para arkeolog berpendapat bahwa bahan tanaman yang membusuk dan ditemukan di dalam cangkir porselen yang terbalik adalah teh.

Kemudian analisis ilmiah membandingkan temuan tersebut dengan teh kontemporer dan residu teh yang direndam melalui teknologi termasuk spektroskopi inframerah transformasi Fourier dan spektrometri massa kromatografi gas.

Dari penelitian itu, dikonfirmasi bahwa bahwa sampel tersebut adalah daun teh yang sudah berusia berabad-abad.

Baca juga: 4 Waktu Terlarang Minum Teh Hijau, Kapan Saja?


Penggalian reruntuhan milik Ratu Zhu

Direktur proyek arkeologi dan salah satu penulis penelitian tersebut, Profesor Wang Qing mengatakan, makam itu milik Ratu Zhu dan berada di sebelah makam raja.

Ruang pemakaman utama dari setiap makam mencakup area seluas beberapa ratus meter persegi.

"Situs ini telah mengalami pencurian sejak zaman Dinasti Han (202 SM - 220 M), sehingga hanya sedikit artefak yang tersisa, dan sudah banyak yang dicuri," kata Wang.

Namun, potongan batu giok yang baru-baru ini digali memberikan petunjuk untuk mengidentifikasi periodenya.

Daun teh kuno dan artefak porselen yang ditemukan di makam tersebut mungkin tidak berasal dari Shandong.

Wang mengatakan bahwa kerajaan Zhu tidak memiliki teknologi canggih yang dibutuhkan untuk memproduksi bejana semacam itu.

Sebaliknya, bentuk dan strukturnya identik dengan porselen dari negara bagian selatan Yue.

Oleh karena itu, diperkirakan ratu berasal dari Yue dan menikah di utara. Teh dan cangkirnya adalah barang kuburan yang diangkut dari kampung halamannya.

Baca juga: Arkeolog Temukan Kota Zaman Perunggu Lengkap dengan Makam Elit di China

Tidak pernah ditemukan di China selatan

Menariknya, residu teh dari era tersebut tidak pernah ditemukan di China selatan.

Wang mengatakan, sampel Shandong terlindungi dari pembusukan karena cangkir yang terbalik menghalangi udara dan tanah jadi tidak terlalu asam.

Halaman:

Terkini Lainnya

Dukungan ke Palestina Terus Mengalir, Giliran Kuba Gugat Israel ke ICJ

Dukungan ke Palestina Terus Mengalir, Giliran Kuba Gugat Israel ke ICJ

Tren
Suhu Dieng Capai Minus 0,57 Derajat Celsius di Musim Kemarau, sampai Kapan Berlangsung?

Suhu Dieng Capai Minus 0,57 Derajat Celsius di Musim Kemarau, sampai Kapan Berlangsung?

Tren
3 Wilayah Jateng yang Berpotensi Kekeringan 24-30 Juni 2024, Mana Saja?

3 Wilayah Jateng yang Berpotensi Kekeringan 24-30 Juni 2024, Mana Saja?

Tren
Paus Fransiskus Minta Imam Persingkat Khotbah agar Umat Tidak Tertidur

Paus Fransiskus Minta Imam Persingkat Khotbah agar Umat Tidak Tertidur

Tren
Rincian Biaya Kuliah UPN Veteran Jakarta Jalur Mandiri 2024/2025

Rincian Biaya Kuliah UPN Veteran Jakarta Jalur Mandiri 2024/2025

Tren
Menlu Norwegia dan Bank Dunia Perkirakan Otoritas Palestina Akan Runtuh Tahun Ini

Menlu Norwegia dan Bank Dunia Perkirakan Otoritas Palestina Akan Runtuh Tahun Ini

Tren
Mobil Dinas TNI di Lokasi Penggerebekan Uang Palsu Rp 22 M Dipakai Warga Sipil, Ini Kata Kapuspen

Mobil Dinas TNI di Lokasi Penggerebekan Uang Palsu Rp 22 M Dipakai Warga Sipil, Ini Kata Kapuspen

Tren
Apakah Ada Denda jika Tidak Memadankan NIK-NPWP sampai 30 Juni? Ini Penjelasan DJP

Apakah Ada Denda jika Tidak Memadankan NIK-NPWP sampai 30 Juni? Ini Penjelasan DJP

Tren
Kominfo Putus Internet dari Kamboja-Filipina, Efektif Berantas Judi Online?

Kominfo Putus Internet dari Kamboja-Filipina, Efektif Berantas Judi Online?

Tren
Ubur-ubur Api Muncul di Pantai Gunungkidul, Apa yang Harus Dilakukan jika Tersengat?

Ubur-ubur Api Muncul di Pantai Gunungkidul, Apa yang Harus Dilakukan jika Tersengat?

Tren
1.301 Jemaah Haji Meninggal, Arab Saudi Bantah Gagal Jadi Tuan Rumah Ibadah Haji 2024

1.301 Jemaah Haji Meninggal, Arab Saudi Bantah Gagal Jadi Tuan Rumah Ibadah Haji 2024

Tren
Apa Itu Tanaman Kratom dan Bagaimana Efek Saat Mengonsumsinya?

Apa Itu Tanaman Kratom dan Bagaimana Efek Saat Mengonsumsinya?

Tren
Alasan Polda Sumbar Cari Orang yang Viralkan Kasus Bocah yang Tewas Diduga Dianiaya Polisi

Alasan Polda Sumbar Cari Orang yang Viralkan Kasus Bocah yang Tewas Diduga Dianiaya Polisi

Tren
Salinan Putusan Cerai Pasangan Artis Tersebar, Begini Hukumnya

Salinan Putusan Cerai Pasangan Artis Tersebar, Begini Hukumnya

Tren
Jadwal Masuk Sekolah Tahun Ajaran Baru 2024/2025 untuk Provinsi di Jawa

Jadwal Masuk Sekolah Tahun Ajaran Baru 2024/2025 untuk Provinsi di Jawa

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com