Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Besok, Pendaftaran Rekrutmen Bersama BUMN Akan Dibuka

Kompas.com - 10/05/2023, 14:30 WIB
Ahmad Naufal Dzulfaroh,
Farid Firdaus

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pendaftaran Rekrutmen Bersama BUMN 2023 dijadwalkan akan dibuka besok, Kamis (11/5/2023).

Sedianya, proses pendaftaran ini dibuka pada 5 Mei 2023, tetapi diundur untuk memberikan persiapan terhadap peserta.

"(Diundur) untuk memberikan waktu para pelamar mempersiapkan persyaratan mengikuti RBB 2023 ini," Direktur Eksekutif FHCI Lieke Roosdianti, dikutip dari pemberitaan Kompas.com Rabu (10/5/2023).

Sama seperti sebelumnya, pendaftaran rekrutmen bersama kali ini dilakukan secara online melalui laman https://rekrutmenbersama.fhcibumn.id.

Laman itu juga memuat lowongan yang tersedia, lengkap dengan persyaratan yang harus dipenuhi.

Namun, laman tersebut belum bisa diakses dan menampilkan keterangan "Coming Soon".

Baca juga: Catat, Ini Daftar Dokumen yang Dibutuhkan dalam Rekrutmen Bersama BUMN 2023

Persyaratan

Lieke memastikan, persayaratan pendaftaran Rekrutmen Bersama 2023 kali ini sama dengan rekrutmen sebelumnya.

"Secara garis besar masih sama ya, untuk detilnya pantau terus IG FHCI," ujarnya.

Berikut beberapa syarat yang harus dipenuhi peserta, berdasarkan persyaratan Rekrutmen Bersama BUMN sebelumnya:

  • Warga Negara Indonesia (WNI).
  • Usia maksimal per 1 Desember 2022 mengikuti jenjang pendidikan, yakni:
    • Diploma III: 27 tahun
    • S1/Diploma IV: 30 tahun
    • S2: 35 tahun
  • IPK minimal 2,75.
  • Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia.
  • Sehat jasmani, rohani dan bebas narkoba.
  • Dokumen Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dari Kepolisian apabila ada.
  • Sertifikasi pelatihan yang sesuai dengan kompetensi dan rekomendasi pengalaman kerja apabila ada.
  • Rekomendasi komunitas (berprestasi di bidang olahraga/seni/digital creator/start up) jika ada.

Baca juga: Lowongan Pekerjaan Bulan Mei 2023: BCA, BUMN, dan PT KAI

Tahapan

Tahun Rekrutmen Bersama BUMN 2023, peserta harus melalui beberapa seleksi untuk bisa lolos.

Seleksi tersebut bersifat gugur. Artinya, peserta yang tidak lolos pada satu tahapan, tidak bisa melanjutkan ke tahap selanjutnya.

Beberapa seleksi yang harus dilalui adalah:

  • Administrasi
  • Tes Kompetensi Dasar dan AKHLAK
  • Tes bahasa Inggris
  • Tes oleh BUMN

Sebagai informasi, pembobotan untuk tes TKD dan Akhlak, masing-masing adalah 40 persen dan 60 persen.

Sementara tes oleh BUMN akan mencakup beberapa tes, yakni Tes Kompetensi Bidang (TKB), user interview, socmed anlytic & digital, mindset, dan medical check up.

Namun, hingga saat ini belum ada informasi secara detail mengenai lowongan dan syarat yang harus dipenuhi.

Baca juga: Sederet Hal yang Perlu Disiapkan Jelang Pembukaan Rekrutmen BUMN 11 Mei 2023

Sebagai gambaran, pada Rekrutmen Bersama BUMN sebelumnya tersedia 890 posisi sesuai kebutuhan masing-masing perusahaan.

Pendaftar juga hanya diizinkan untuk memiliki satu posisi.

Nantinya, status peserta yang dinyatakan lolos akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing BUMN.

Ada yang berstatus pegawai tetap maupun pegawai kontrak, baik di BUMN terkait maupun anak atau cucu perusahaannya.

Sementara itu, aturan gaji akan mengikuti aturan perusahaan. Hal ini akan diinformasikan ketika proses offering (tanda tangan kontrak).

Begitu juga dengan fasilitas transport dan tempat tinggal di lokasi penempatan yang berbeda dengan lokasi domisili kandidat, akan mengikuti aturan perusahaan.

Baca juga: Rekrutmen Bersama BUMN 11 Mei 2023: Link, Syarat, dan Tahapannya

(Sumber: Kompas.com/Diva Lufiana Putri, Alinda Hardiantoro | Editor: Inten Esti Pratiwi, Rizal Setyo Nugroho)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

WhatsApp Berencana Memperketat Fitur Chat Lock, Percakapan Penting Semakin Terlindungi

WhatsApp Berencana Memperketat Fitur Chat Lock, Percakapan Penting Semakin Terlindungi

Tren
Beredar Video Kodim Deiyai Diduga Diserang OPM Saat Jenazah Danramil Aradide Tiba, TNI Angkat Bicara

Beredar Video Kodim Deiyai Diduga Diserang OPM Saat Jenazah Danramil Aradide Tiba, TNI Angkat Bicara

Tren
Resmi, ASN Bisa WFH pada 16-17 April 2024 untuk Perlancar Arus Balik Lebaran

Resmi, ASN Bisa WFH pada 16-17 April 2024 untuk Perlancar Arus Balik Lebaran

Tren
Jasa Marga Gelar Diskon Tarif Tol 20 Persen pada Arus Balik Lebaran 2024, Simak Jadwalnya

Jasa Marga Gelar Diskon Tarif Tol 20 Persen pada Arus Balik Lebaran 2024, Simak Jadwalnya

Tren
Pendaftaran Beli Elpiji 3 Kg Pakai KTP Ditutup Mei 2024, Berikut Cara Daftarnya

Pendaftaran Beli Elpiji 3 Kg Pakai KTP Ditutup Mei 2024, Berikut Cara Daftarnya

Tren
Arkeolog Temukan Lukisan Kuno di Pompeii yang Terkubur Hampir 2.000 Tahun

Arkeolog Temukan Lukisan Kuno di Pompeii yang Terkubur Hampir 2.000 Tahun

Tren
Gedung Kemenhan Inggris Disemprot Cat Merah akibat Masih Dukung Persenjataan Israel

Gedung Kemenhan Inggris Disemprot Cat Merah akibat Masih Dukung Persenjataan Israel

Tren
Memiliki 'Vibes' Senada, Tata Kota Malang dan Bandung Disebut Dirancang oleh Satu Orang yang Sama, Benarkah?

Memiliki "Vibes" Senada, Tata Kota Malang dan Bandung Disebut Dirancang oleh Satu Orang yang Sama, Benarkah?

Tren
Kapan Siswa SD, SMP, dan SMA Se-Jawa Masuk Sekolah Usai Libur Lebaran 2024? Ini Tanggalnya

Kapan Siswa SD, SMP, dan SMA Se-Jawa Masuk Sekolah Usai Libur Lebaran 2024? Ini Tanggalnya

Tren
Kronologi KA Argo Semeru Tabrak Mobil yang Nekat Terabas Pelintasan di Madiun

Kronologi KA Argo Semeru Tabrak Mobil yang Nekat Terabas Pelintasan di Madiun

Tren
Imbas KRL Anjlok di Mangga Dua, KAI Berlakukan Rekayasa Rute Perjalanan

Imbas KRL Anjlok di Mangga Dua, KAI Berlakukan Rekayasa Rute Perjalanan

Tren
Gunung Berapi di Antarktika Memuntahkan Debu Emas, Senilai Rp 97 Juta dalam Sehari

Gunung Berapi di Antarktika Memuntahkan Debu Emas, Senilai Rp 97 Juta dalam Sehari

Tren
Penjelasan TNI soal Pengendara Mengaku Adik Jenderal Tabrak Mobil Warga

Penjelasan TNI soal Pengendara Mengaku Adik Jenderal Tabrak Mobil Warga

Tren
Ramai soal Kereta Cepat Whoosh Disebut Bocor hingga Air Menggenangi Lantai, KCIC Buka Suara

Ramai soal Kereta Cepat Whoosh Disebut Bocor hingga Air Menggenangi Lantai, KCIC Buka Suara

Tren
Duduk Perkara Taipan Vietnam Dijatuhi Hukuman Mati gara-gara Korupsi Rp 200 T

Duduk Perkara Taipan Vietnam Dijatuhi Hukuman Mati gara-gara Korupsi Rp 200 T

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com