Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jadwal Terbaru Kereta Panoramic, Kini Juga Dirangkai dengan KA Sancaka dan Argo Muria

Kompas.com - 18/03/2023, 15:30 WIB
Dandy Bayu Bramasta,
Farid Firdaus

Tim Redaksi

 

KOMPAS.com - PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) mencatat peningkatan okupansi penumpang kereta Panoramic selama Februari 2023 mencapai sekitar 117 persen dengan jumlah penumpang sebanyak 711 orang.

Rinciannya, 405 penumpang KA Argo Wilis Panoramic relasi Bandung-Surabaya Gubeng PP dan 306 Penumpang KA Argo Parahyangan Panoramic relasi Gambir-Bandung PP.

Dengan semakin meningkatnya volume penumpang tersebut, KAI Wisata menambah relasi perjalanan kereta Panoramic selama Maret 2023, selain berjalan pada hari-hari weekend.


Hal itu dikatakan Humas PT Kereta Api Pariwisata M. Ilud Siregar melalui keterangan tertulis, dikutip Kompas.com, Sabtu (18/3/2023).

Tambahan relasi perjalanan kereta Panoramic meliputi KA Argo Muria Panoramic relasi Gambir-Semarang Tawang (PP) dan KA Sancaka Panoramic relasi Surabaya Gubeng-Yogyakarta (PP).

Baca juga: Ramai soal Kereta Panoramic Akan Digandeng di KA Argo Wilis dan Argo Parahyangan, Mulai Kapan dan Berapa Harga Tiketnya?

Adapun jadwal keberangkatan kereta Panoramic sebagai berikut:

Jadwal kereta Panoramic

Kereta Panoramic Doc. PT KAI Kereta Panoramic

1. KA Argo Parahyangan Panoramic (44Pc)

  • Keberangkatan Gambir pukul 04.55 dan tiba di Bandung pukul 07.52 (Berjalan pada Jumat).

2. KA Argo Wilis Panoramic (6Pc)

  • Keberangkatan Bandung pukul 08.15 dan tiba di Surabaya Gubeng pukul 18.10. (Berjalan pada Jumat).

3. KA Argo Wilis Panoramic (5Pc)

  • Keberangkatan Surabaya Gubeng pukul 07.30 dan tiba di Bandung pukul 17.25.(Berjalan pada Minggu).

4. KA Argo Parahyangan Panoramic (51Pc)

  • Keberangkatan Bandung pukul 18.15 dan tiba di Gambir jam 21.19.(Berjalan pada Minggu).

5. KA Argo Muria Panoramic (14Pc)

  • Keberangkatan Gambir pukul 07.05 dan tiba di Semarang Tawang pukul 12.26. (Berjalan pada Senin, Selasa, Rabu, Kamis).

6. KA Argo Muria Panoramic (13Pc)

  • Keberangkatan Semarang Tawang pukul 16.15 dan tiba di Gambir pukul 21.39. (Berjalan pada Senin, Selasa, Rabu, Kamis).

7. KA Sancaka Panoramic (175Pc)

  • Keberangkatan Surabaya-Gubeng pukul 09.00 dan tiba di Yogyakarta pukul 13.04. (Berjalan pada Sabtu).

8. KA Sancaka Panoramic (176 Pc)

  • Keberangkatan Yogyakarta pukul 17.10 dan tiba di Surabaya Gubeng pukul 21.15. (Berjalan pada Sabtu).

Baca juga: Warganet Pertanyakan Keamanan Kaca Kereta Panoramic, Ini Kata KAI

Halaman:

Terkini Lainnya

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala AFF U-16 2024

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala AFF U-16 2024

Tren
Anang Hermansyah Sekeluarga Jadi Duta Wisata Jeju Korea Selatan

Anang Hermansyah Sekeluarga Jadi Duta Wisata Jeju Korea Selatan

Tren
Bagaimana Cara Para Ilmuwan Menentukan Usia Sebuah Pohon? Berikut Penjelasannya

Bagaimana Cara Para Ilmuwan Menentukan Usia Sebuah Pohon? Berikut Penjelasannya

Tren
Ramai soal Telkomsat Jual Layanan Starlink Harganya Rp 130 Juta, Ini Kata Telkom Group

Ramai soal Telkomsat Jual Layanan Starlink Harganya Rp 130 Juta, Ini Kata Telkom Group

Tren
Viral, Video Kebakaran di Kawasan TN Bromo Tengger Semeru, Ini Kata Pengelola

Viral, Video Kebakaran di Kawasan TN Bromo Tengger Semeru, Ini Kata Pengelola

Tren
Bermaksud Bubarkan Tawuran, Remaja di Kalideres Jakbar Jadi Tersangka

Bermaksud Bubarkan Tawuran, Remaja di Kalideres Jakbar Jadi Tersangka

Tren
Sedikitnya 1.000 Jemaah Haji Meninggal di Arab Saudi, Ini 3 Faktor Penyebabnya

Sedikitnya 1.000 Jemaah Haji Meninggal di Arab Saudi, Ini 3 Faktor Penyebabnya

Tren
Update: Jemaah Haji Indonesia yang Wafat di Tanah Suci Capai 225 Orang

Update: Jemaah Haji Indonesia yang Wafat di Tanah Suci Capai 225 Orang

Tren
PBB Ketar-ketir Lebanon Bernasib Seperti Gaza, Apa Antisipasinya?

PBB Ketar-ketir Lebanon Bernasib Seperti Gaza, Apa Antisipasinya?

Tren
4 Lowongan KAI untuk Lulusan SMA, Berikut Syarat dan Cara Melamarnya

4 Lowongan KAI untuk Lulusan SMA, Berikut Syarat dan Cara Melamarnya

Tren
Gaduh soal Lumba-Lumba Pink, Asli atau Rekayasa? Ini Kata Peneliti Mamalia Laut

Gaduh soal Lumba-Lumba Pink, Asli atau Rekayasa? Ini Kata Peneliti Mamalia Laut

Tren
Istilah 'Khodam' Ramai di Media Sosial, Apa Itu? Ini Penjelasan Budayawan

Istilah "Khodam" Ramai di Media Sosial, Apa Itu? Ini Penjelasan Budayawan

Tren
5 Perilaku Aneh yang Umum Dilakukan Anjing Peliharaan dan Alasannya

5 Perilaku Aneh yang Umum Dilakukan Anjing Peliharaan dan Alasannya

Tren
28 Wilayah DIY Berpotensi Kekeringan 21-30 Juni 2024, Mana Saja?

28 Wilayah DIY Berpotensi Kekeringan 21-30 Juni 2024, Mana Saja?

Tren
Viral, Video Pengunjung Beri Makan Kuda Nil Sampah Plastik, Taman Safari Bogor: Sedang Dicari Identitasnya

Viral, Video Pengunjung Beri Makan Kuda Nil Sampah Plastik, Taman Safari Bogor: Sedang Dicari Identitasnya

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com