KOMPAS.com - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono merinci update sementara jumlah korban kebakaran di Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara, Jumat (3/3/2023) malam.
Hal itu ia sampaikan dihadapan awak media di RSUD Koja, Jakarta Utara, sebagaimana disiarkan dalam tayangan langsung YouTube Kompas TV.
"Ada 14 (orang) yang berada di Rumah Sakit Koja, di Rumah Sakit Pelabuhan ada 5, Rumah Sakit Mulyasari sementara waktu setengah jam yang lalu 15 pasien, Rumah Sakit Tugu Koja ada 10," ujar Heru.
Baca juga: Detik-detik Depo Pertamina Plumpang Terbakar, Warga Sempat Cium Bau Bensin
Heru mengatakan, ada 3 korban balita yang dirawat di sana dalam kondisi yang mengkhawatirkan.
"Barusan ada yang meninggal nama Hadi 30 tahun, dan ada anak usia 3-4 tahun (balita), ada 3 yang kondisinya mengkhawatirkan kira-kira seperti itu," kata dia.
Ia mengatakan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyiapkan semuanya, termasuk obat-obatan, paramedis, dan mobil ambulans.
Baca juga: Detik-detik Depo Pertamina Plumpang Terbakar, Warga Sempat Cium Bau Bensin
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti menjelaskan, pihak medis terlebih dulu melakukan triase atau identifikasi dari korban luka-luka kebakaran Depo Pertamina Plumpang yang dirawat di rumah sakit.
Terhadap korban yang mengalami luka ringan, langsung diperkenankan kembali ke rumah. Sementara itu, korban luka berat menjalani perawatan di rumah sakit.
Menurut Widyastuti, korban paling parah mengalami luka bakar di atas 80 persen.
"Tentu kami melakukan triase sesuai prinsip kegawatdaruratan, ada yang memang sudah bisa pulang karena ringan, tapi juga ada yang di atas 80 persen," kata Widyastuti.
Baca juga: Depo Pertamina Plumpang Terbakar, Lokasi Hanya 1,5 Km dari Rumah Warga
Pihak Dinas Kesehatan DKI juga telah berkoordinasi dengan rumah sakit rujukan tingkat pusat seperti RSCM, Rumah Sakit Pusat Pertamina, dan RS Polri Kramatjati.
Pasien yang mengalami luka berat dan dinilai perlu ditangani lebih lanjut akan dibawa ke rumah sakit rujukan tingkat pusat tersebut.
"Kami terus komunikasi menyiagakan rumah sakit sekitar sini, termasuk rumah sakit rujukan tingkat pusat. RSCM dan RSPP maupun Rumah Sakit Polri siap untuk menerima rujukan, dan kami telah komunikasi untuk siap menampung apabila dibutuhkan rujukan lebih lanjut," tuturnya.
Baca juga: Detik-detik Depo Pertamina Plumpang Terbakar, Warga Sempat Cium Bau Bensin
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & KetentuanPeriksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.