Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Apa Itu Artificial Intelligence? Pengertian, Manfaat, dan Penerapannya

Kompas.com - 31/01/2023, 12:01 WIB
Muhammad Zaenuddin

Penulis

KOMPAS.com - Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan adalah kemampuan komputer atau robot yang dikendalikan oleh komputer untuk melakukan tugas-tugas yang biasanya dilakukan oleh manusia dengan kecerdasannya.

Saat ini, telah banyak sektor pekerjaan yang yang memanfaatkan teknologi artificial intelligence.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada teknologi artificial intelligence yang dapat melakukan atau menggantikan manusia sepenuhnya.

Baca juga: Artificial Intelligence dan Kepenulisan

Dilansir dari laman Britannica, kecerdasan buatan atau artificial intelligence adalah kemampuan mesin untuk melakukan tugas yang dianggap serupa dengan kecerdasan manusia.

Biasanya penggunaan teknologi artificial intelligence diterapkan di aplikasi umum seperti game, terjemahan bahasa, expert systems, hingga robotika.

Artificial intelligence pertama kali mencuat sejak dimulainya perkembangan komputer digital di tahun 1940-an.

Baca juga: Meninjau Metaverse dan Artificial Intelligence dari Customer Experince

Sejarah singkat artificial intelligence

Istilah artificial intelligence sering diterapkan pada proyek pengembangan sistem yang serupa dengan proses intelektual yang menjadi karakteristik manusia.

Karakteristik tersebut meliputi kemampuan untuk bernalar, menemukan makna, menggeneralisasi, hingga belajar dari pengalaman masa lalu.

Sejak pengembangan komputer digital pada tahun 1940-an, memperlihatkan bahwa komputer dapat diprogram untuk melakukan tugas yang sangat kompleks dengan sangat baik.

Namun, meskipun terus mengalami kemajuan dan perkembangan dalam kecepatan pemrosesan dan kapasitas memori, belum ada program yang dapat menandingi fleksibilitas manusia dalam domain yang lebih luas.

Di sisi lain, beberapa program telah mencapai tingkat kinerja ahli dan profesional manusia dalam melakukan tugas spesifik tertentu. Sebut saja diagnosis medis, mesin pencari, dan pengenalan suara atau tulisan tangan.

Baca juga: Marabahaya Artificial Intelligence

 

Konsep artificial intelligence Alan Turing

Alan Mathison Turing | apa itu artificial intelligence?age fotostock/Heritage Images via Britannica Alan Mathison Turing | apa itu artificial intelligence?

Pekerjaan substansial paling awal di bidang artificial intelligence dilakukan pada pertengahan abad ke-20 oleh ahli logika dan perintis komputer Inggris, Alan Mathison Turing.

Pada tahun 1935 Turing mendeskripsikan mesin komputasi abstrak yang terdiri dari memori tak terbatas dan pemindai yang bergerak bolak-balik melalui memori dan simbol demi simbol.

Tindakan pemindaian tersebut ditentukan oleh program instruksi yang juga disimpan dalam memori komputer dalam bentuk simbol.

Baca juga: Jepang Manfaatkan AI untuk Membantu Penyandang Tuli di Ruang Publik

Ini adalah konsep program tersimpan Turing yang memungkinkan mesin beroperasi, memodifikasi atau meningkatkan programnya sendiri.

Konsepsi Turing sekarang hanya dikenal sebagai universal Turing machine (mesin Turing universal). Semua komputer modern pada dasarnya adalah universal Turing machine.

Hingga saat ini, artificial intelligence telah berkembang secara paralel dengan perkembangan pemrosesan komputer.

Baca juga: Futurismo: Artificial Intelligence dan Superficial Anxiety

Penerapan artificial intelligence

ilustrasi artificial intelligenceFreepik/biancoblue ilustrasi artificial intelligence

Ada banyak penerapan sistem artificial intelligence di dunia nyata saat ini. Dilansir dari laman IBM, berikut adalah beberapa contoh yang paling umum penerapan artificial intelligence di dunia nyata:

1. Pengenalan ucapan

Pengenalan ucapan dikenal juga dengan istilah automatic speech recognition (ASR), pengenalan ucapan komputer, atau speech-to-text (ucapan ke teks)

Sistem ini adalah kemampuan yang menggunakan natural language processing (NLP) atau pemrosesan bahasa alami untuk memproses ucapan manusia ke dalam format tertulis.

Banyak perangkat seluler menggunakan pengenalan suara ke dalam sistem mereka untuk melakukan pencarian suara atau memberikan lebih banyak aksesibilitas seputar layanan pesan singkat.

Baca juga: Big Data, AI, dan Intelijen Daya Saing Ekonomi dan Negara

2. Customer service

Saat ini, agen virtual online telah menggantikan manusia di beberapa sistem layanan pelanggan atau customer service.

Mereka menjawab pertanyaan umum seputar topik layanan seperti pengiriman, memberikan saran yang dipersonalisasi, hingga menyarankan ukuran untuk pengguna.

Contoh paling umum adalah bot pesan di situs e-commerce dengan agen virtual, aplikasi pesan seperti Slack dan Facebook Messenger, dan sejumlah tugas yang biasanya dilakukan oleh asisten virtual dan voice assistants.

Baca juga: Komputer: Pengertian dan Fungsinya

3. Visi komputer

Teknologi artificial intelligence ini memungkinkan komputer dan sistemnya memperoleh informasi yang dari gambar digital, video, dan input visual lainnya.

Nantinya, berdasarkan input visual tersebut, komputer akan dapat mengambil tindakan. Kemampuan memberikan rekomendasi ini berbeda dari sekedar tugas pengenalan gambar.

Visi komputer memiliki aplikasi dalam penandaan foto di media sosial, pencitraan radiologi dalam perawatan kesehatan, dan self-driving car dalam industri otomotif.

 

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: Mengenal Teknologi Jaringan 5G

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

Ramai soal Kereta Cepat Whoosh Disebut Bocor hingga Air Menggenangi Lantai, KCIC Buka Suara

Ramai soal Kereta Cepat Whoosh Disebut Bocor hingga Air Menggenangi Lantai, KCIC Buka Suara

Tren
Duduk Perkara Taipan Vietnam Dijatuhi Hukuman Mati gara-gara Korupsi Rp 200 T

Duduk Perkara Taipan Vietnam Dijatuhi Hukuman Mati gara-gara Korupsi Rp 200 T

Tren
7 Cara Menghilangkan Bintik Hitam di Mukena, Bisa Pakai Bahan Rumahan

7 Cara Menghilangkan Bintik Hitam di Mukena, Bisa Pakai Bahan Rumahan

Tren
8 Efek Samping Kacang Mete Berlebihan, Jangan Kalap Saat Lebaran

8 Efek Samping Kacang Mete Berlebihan, Jangan Kalap Saat Lebaran

Tren
Prakiraan BMKG: Wilayah yang Berpotensi Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang 13-14 April 2024

Prakiraan BMKG: Wilayah yang Berpotensi Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang 13-14 April 2024

Tren
[POPULER TREN] Wilayah yang Berpotensi Cuaca Ekstrem 12-13 April 2024 | Air Rebusan untuk Menurunkan Kolesterol Usai Lebaran

[POPULER TREN] Wilayah yang Berpotensi Cuaca Ekstrem 12-13 April 2024 | Air Rebusan untuk Menurunkan Kolesterol Usai Lebaran

Tren
Biaya Kuliah UII Yogyakarta 2024 untuk Program Sarjana

Biaya Kuliah UII Yogyakarta 2024 untuk Program Sarjana

Tren
Mana yang Lebih Didahulukan, Mengganti Puasa Ramadhan atau Puasa Syawal?

Mana yang Lebih Didahulukan, Mengganti Puasa Ramadhan atau Puasa Syawal?

Tren
6 Suplemen yang Cocok untuk Perjalanan Jauh

6 Suplemen yang Cocok untuk Perjalanan Jauh

Tren
5 Manfaat Tidur Pakai Kaus Kaki, Apa Saja?

5 Manfaat Tidur Pakai Kaus Kaki, Apa Saja?

Tren
7 Air Rebusan untuk Menurunkan Kolesterol Saat Lebaran, Apa Saja?

7 Air Rebusan untuk Menurunkan Kolesterol Saat Lebaran, Apa Saja?

Tren
Jadwal serta Lokasi 'Contraflow', 'One Way', dan Ganjil-Genap pada Arus Balik Lebaran 2024

Jadwal serta Lokasi "Contraflow", "One Way", dan Ganjil-Genap pada Arus Balik Lebaran 2024

Tren
7 Cara Mencegah Gula Darah Naik Saat Lebaran Selepas Makan Aneka Kue Kering

7 Cara Mencegah Gula Darah Naik Saat Lebaran Selepas Makan Aneka Kue Kering

Tren
Cuti Bersama Lebaran 2024 sampai Kapan? Ini Jadwalnya

Cuti Bersama Lebaran 2024 sampai Kapan? Ini Jadwalnya

Tren
Cara Cek Rest Area Terdekat lewat Google Maps Saat Arus Balik Lebaran

Cara Cek Rest Area Terdekat lewat Google Maps Saat Arus Balik Lebaran

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com