Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Daftar Makanan yang Wajib Dihindari Saat Terkena Biduran

Kompas.com - 02/01/2023, 20:45 WIB
Yefta Christopherus Asia Sanjaya,
Rendika Ferri Kurniawan

Tim Redaksi

KOMPAS.com -  Urtikaria atau biduran adalah gatal-gatal yang dibarengi dengan sensasi panas, pembengkakan, bentol, dan ruam kemerahan.

Dilansir dari Kementerian Kesehatan, biduran dapat muncul di bebeberapa bagian tubuh, seperti leher, punggung, dada, tangan, bahkan biduran di wajah.

Biduran terjadi karena beberapa faktor pemicu, seperti kontak dengan bulu binatang, gigitan serangga, hingga demam kelenjar.

Namun, salah mengonsumsi makanan-makanan tertentu juga berisiko menyebabkan gangguan kulit tersebut secara tidak disadari.

Lantas apa saja makanan yang wajib dihindari untuk mencegah biduran terjadi?

Baca juga: Biduran, Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya

Makanan yang wajib dihindari saat terkena biduran

Sebesar 20 persen orang pernah mengalami biduran selama hidup mereka menurut American College of Allergy, Asthma and Immunology (ACAAI).

Karena alasan itulah orang diminta untuk berhati-hati mengonsumsi makanan karena beberapa di antaranya tinggi histamin dan tyramine.

Adapun histamin dan tryamine yang kadarnya terlalu tinggi berisiko menyebabkan reaksi alergi

Dikutip dari Live Science, orang yang pernah mengalami biduran atau tidak ingin terkena gangguan ini disarankan untuk menghindari makanan tinggi histamin yang berikut ini:

  • Blue cheese dan keju parmesan
  • Anggur merah
  • Makanan kalengan
  • Makanan fermentasi
  • Sarden, ikan teri, produk daging asap
  • Kacang-kacangan
  • Kerang
  • Makanan tinggi pewarna buatan dan pengawet
  • Cuka.

Di sisi lain, ada beberapa makanan yang dapat melepaskan histamin, yakni:

  • Sebagian besar jeruk
  • Cokelat
  • Kacang-kacangan
  • Tomat.

Sementara itu, masih ada daftar makanan tinggi tyramine yang sebaiknya dihindari jika tidak mau terkena biduran, seperti:

  • Produk beragi
  • Miso, tahu, dan bean curd
  • Bir
  • Makanan yang diasap atau diawetkan, seperti daging dan keju.

Baca juga: Alami Biduran, Lakukan 9 Hal Ini agar Gatal-gatal Tidak Semakin Parah

Cara menyembuhkan biduran

Ilustrasi biduran, penyebab biduran, cara mengobati biduran, pantangan biduran. Shutterstock/namtipStudio Ilustrasi biduran, penyebab biduran, cara mengobati biduran, pantangan biduran.
Siapa pun tentunya tidak ingin terkena biduran karena kondisi ini begitu mengganggu aktivitas sehari-hari.

Dilansir dari Kementerian Kesehatan, biduran bisa diatasi dengan resep obat antihistamin dari dokter.

Cara lainnya adalah mengoleskan obat antiradang dan losion kalamin, serta kompres air dingin ketika menjalani perawatan di rumah.

Hindari juga penggunaan produk iritan, seperti pelembap, body lotion, sabun, termasuk tidak berjemur di bawah sinar matahri.

Gunakan juga pakaian yang longgar, mampu meneyerap keringat dengan baik, dan hindari pakaian berbahan dasar wol.

 Baca juga: Kulit Terkena Biduran, Berapa Lama Bisa Sembuh?

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

Bocoran Susunan Satgas Judi Online yang Dikomandoi Menko Polhukam, Ada Siapa Saja?

Bocoran Susunan Satgas Judi Online yang Dikomandoi Menko Polhukam, Ada Siapa Saja?

Tren
Seorang Dokter Temukan Potongan Jari Manusia di Dalam Es Krim 'Cone'

Seorang Dokter Temukan Potongan Jari Manusia di Dalam Es Krim "Cone"

Tren
4 Kader Gerindra yang Dapat Jatah Komisaris BUMN, Siapa Saja?

4 Kader Gerindra yang Dapat Jatah Komisaris BUMN, Siapa Saja?

Tren
Apakah Karyawan Swasta Dapat Libur Cuti Bersama Idul Adha? Berikut Aturannya

Apakah Karyawan Swasta Dapat Libur Cuti Bersama Idul Adha? Berikut Aturannya

Tren
7 Manfaat Memelihara Anjing, Salah Satunya Baik untuk Kesehatan Jantung

7 Manfaat Memelihara Anjing, Salah Satunya Baik untuk Kesehatan Jantung

Tren
Arab Saudi Uji Coba Taksi Terbang Tanpa Awak di Musim Haji 2024

Arab Saudi Uji Coba Taksi Terbang Tanpa Awak di Musim Haji 2024

Tren
Kapan Waktu yang Tepat Calon Karyawan Bertanya soal Gaji?

Kapan Waktu yang Tepat Calon Karyawan Bertanya soal Gaji?

Tren
Kapan Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 70? Berikut Jadwal, Cara Daftar, Syaratnya

Kapan Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 70? Berikut Jadwal, Cara Daftar, Syaratnya

Tren
Menko PMK Sebut Judi Online Bahaya, tapi Korbannya Akan Diberi Bansos

Menko PMK Sebut Judi Online Bahaya, tapi Korbannya Akan Diberi Bansos

Tren
KA Blambangan Ekspres dan Banyubiru Kini Gunakan Kereta Ekonomi New Generation, Cek Tarifnya

KA Blambangan Ekspres dan Banyubiru Kini Gunakan Kereta Ekonomi New Generation, Cek Tarifnya

Tren
Jemaah Haji Indonesia Berangkat ke Arafah untuk Wukuf, Ini Alur Perjalanannya

Jemaah Haji Indonesia Berangkat ke Arafah untuk Wukuf, Ini Alur Perjalanannya

Tren
Cara Mengubah Kalimat dengan Format Huruf Besar Menjadi Huruf Kecil di Google Docs

Cara Mengubah Kalimat dengan Format Huruf Besar Menjadi Huruf Kecil di Google Docs

Tren
Lolos SNBT 2024, Ini UKT Kedokteran UGM, Unair, Unpad, Undip, dan UNS

Lolos SNBT 2024, Ini UKT Kedokteran UGM, Unair, Unpad, Undip, dan UNS

Tren
Cara Daftar KIP Kuliah Jalur Mandiri PTN 2024, Klik kip-kuliah.kemdikbud.go.id

Cara Daftar KIP Kuliah Jalur Mandiri PTN 2024, Klik kip-kuliah.kemdikbud.go.id

Tren
Cara Cek Lokasi Faskes dan Kantor BPJS Kesehatan Terdekat secara Online

Cara Cek Lokasi Faskes dan Kantor BPJS Kesehatan Terdekat secara Online

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com