Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 30/11/2022, 11:30 WIB

KOMPAS.com - Resesi seks yang terjadi di Jepang dan Korea Selatan membuat kedua negara tersebut memiliki tingkat kesuburan yang rendah.

Resesi seks terjadi karena pasangan suami istri enggan untuk memiliki anak atau memilih untuk memiliki sedikit anak.

Pada tahun 2021, jumlah kelahiran di Jepang mencapai 811.604. Angka ini terendah sejak pencatatan pertama kali dilakukan pada 1899.

Sedangkan di Korea Selatan, jumlah pernikahan mencapai titik terendah sepanjang masa, yaitu 193.000 pada 2021.

Pemerintah kedua negara memberikan "imbalan" bagi pasutri yang berencana untuk memiliki anak.

Baca juga: Jepang dan Korsel Alami Resesi Seks, Apa Penyebabnya?


Jepang

Dilansir dari The Japan Times, (19/7/2022), pemerintah Jepang menawarkan subsidi untuk pembelian rumah baru bagi keluarga yang mengasuh anak.

Hal ini ditujukan untuk meringankan beban keuangan akuisisi rumah oleh pasangan menikah muda. Para pasangan muda ini biasanya menghadapi berbagai biaya, termasuk pendidikan untuk anak-anak.

Perdana Menteri Fumio Kishida mengatakan akan memperkuat bantuan biaya pendidikan dan perumahan untuk mendukung pengasuhan anak ini.

Besaran subsidi perumahan baru yang akan diberikan sekitar 600.000 yen (sekitar Rp 68,1 juta) sampai 1 juta yen (sekitar Rp 113,6 juta) per unit, tergantung tingkat kinerja.

Subsidi ini juga bertujuan untuk mempromosikan perjuangan melawan perubahan iklim yang sejalan dengan tujuan pemerintah mengurangi emisi gas rumah kaca menjadi nol secara efektif pada 2050.

Pemerintah Jepang telah memulai program subsidi ini sejak November 2021 dengan total anggaran mencapai 54,2 miliar yen.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+