Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 29/11/2022, 09:30 WIB

KOMPAS.com - Sebuah studi genom yang diterbitkan di Jurnal Nature pada 2016 mengungkapkan bahwa Aborigin Australia adalah peradaban tertua di dunia.

Disebutkan mereka memiliki nenek moyang yang sudah ada sejak sekitar 75.000 tahun lalu, dikutip dari CNN.

Dalam sebuah penelitian, sekelompok peneliti internasional mengumpulkan data genom pada 83 orang Aborigin Australia dan 25 orang Papua Dataran Tinggi dari Papua Nugini. 

Migrasi Suku Aborogin dari Afrika

Temuan menunjukkan nenek moyang mereka telah bermigrasi dari Eurasia 57.000 tahun yang lalu, menyusul eksodus tunggal dari Afrika sekitar 75.000 tahun yang lalu.

Penelitian ini sekaligus menjelaskan asal-usul orang Aborigin Australia, yang telah diperdebatkan di kalangan akademisi selama beberapa dekade.

Dalam studi lain pada 2018, Aborigin Australia diperkirakan sudah berada di wilayah gurun Australia setidaknya 50.000 tahun.

Dikutip dari All Thats Interesting, para peneliti sampai pada kesimpulan ini saat menggali hampir 25.000 artefak batu dari tempat perlindungan batu gurun Karnatukul.

Baca juga: Mengenal Ming, Hewan Tertua di Dunia Berusia 507 Tahun

Salah satu temuan yang menarik adalah penemuan mikrolit awal, alat runcing dengan satu sisi tajam tumpul.

Alat tersebut bisa saja digunakan sebagai tombak atau sebagai alat untuk mengolah kayu.

Hal ini membuktikan bahwa masyarakat gurun awal sangat inovatif dengan teknologinya.

Alat tersebut juga tampak canggih, sehingga menunjukkan bahwa suku Aborigin juga dapat beradaptasi dengan lingkungan ketika mereka menyebar ke seluruh benua.

Mikrolit ini diyakini berusia sekitar 43.000 tahun, lebih tua 15.000 tahun dari contoh barang serupa lainnya.

Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa suku Aborigin bukan hanya orang pertama yang tinggal di gurun Australia, tetapi di gurun mana pun di seluruh dunia.

Sejarah mereka yang kaya dimulai jauh sebelum mereka menyebut gurun itu rumah.

Baca juga: Mengenal Jonathan, Kura-kura Tertua di Dunia Berusia 190 Tahun yang Masih Hidup

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+