Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sejarah dan Asal Mula Polisi Tidur, Kenapa Dinamakan Begitu?

Kompas.com - 23/10/2022, 16:30 WIB
Nur Fitriatus Shalihah,
Rendika Ferri Kurniawan

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Di masyarakat polisi tidur kerap dijumpai. Tak hanya di jalan raya, tapi juga di gang-gang sempit.

Keberadaannya kerap dibenci karena menghambat laju kendaraan. Istilah polisi tidur tak hanya ada di Indonesia.

Dari mana istilah "polisi tidur" berasal?

Baca juga: Jangan Sembarangan Bikin Polisi Tidur, Ini Aturannya...

Sejarah dan asal mula polisi tidur

Menurut laman Seton, pada 7 Juni 1906, Chatham di New Jersey adalah tempat pertama yang menerapkan perangkat pengurang kecepatan itu.

Bahan seperti batu nisan dan batu bulat digunakan untuk menaikkan trotoar setinggi lima inci.

Lalu pada 1953, sebuah polisi tidur dirancang oleh seorang fisikawan bernama Arthur Holly Compton untuk memperlambat lalu lintas di luar universitasnya.

Bentuknya mirip gundukan polisi tidur yang digunakan saat ini.

Langkah-langkah untuk memperlambat laju kendaraan menjadi semakin populer di seluruh dunia dan polisi tidur pertama Inggris muncul pada 1983.

Baca juga: Ramai soal Polisi Tidur Menyulitkan Pengendara Mobil, Bagaimana Aturan Pembuatannya?

"Sleeping policeman"

Di luar negeri, ada juga istilah sleeping policeman atau polisi tidur.

Dilansir dari Dictionay.tn, istilah sleeping policeman berasal dari Inggris.

Akan tetapi itu memiliki istilah yang berbeda di negara lain. Di Selandia Baru itu disebut Bar Juddar.

Sementara itu di Kroasia, Slovenia, dan Rusia disebut "Lying-Down Policeman" atau polisi berbaring.

Polisi tidur diartikan sebagai gundukan buatan yang dipasang melintang di permukaan jalan, tempat parkir, atau jalan masuk untuk membuat operator kendaraan mengemudi dengan kecepatan lambat.

Itu juga disebut sebagai speed hump dan ada yang menyebutnya speed bump.

Menurut Cambridge Dictionary, speed bump atau polisi tidur diartikan "area kecil yang dibangun di seberang jalan untuk memaksa orang mengemudi lebih lambat".

Baca juga: Ramai soal Larangan Membuat Polisi Tidur, Ini Penjelasan dari Kemenhub

Halaman Berikutnya
Halaman:

Terkini Lainnya

Berakhirnya Pilpres 2024, Ucapan Selamat Anies dan Ganjar untuk Prabowo-Gibran

Berakhirnya Pilpres 2024, Ucapan Selamat Anies dan Ganjar untuk Prabowo-Gibran

Tren
Piala Asia U23 2024: 8 Tim yang Lolos dan Jadwal Pertandingan Perempat Final

Piala Asia U23 2024: 8 Tim yang Lolos dan Jadwal Pertandingan Perempat Final

Tren
Penyebab Masalah Rambut Rontok dan Cara Mengatasinya

Penyebab Masalah Rambut Rontok dan Cara Mengatasinya

Tren
Hasil Seleksi Administrasi Rekrutmen Bersama BUMN 2024 Diumumkan Hari Ini

Hasil Seleksi Administrasi Rekrutmen Bersama BUMN 2024 Diumumkan Hari Ini

Tren
Cara Mengubah Nama dan Password Hotspot pada Ponsel Android dan iPhone

Cara Mengubah Nama dan Password Hotspot pada Ponsel Android dan iPhone

Tren
Ramai soal Dana Pungutan Wisata via Tiket Pesawat, Ini Penjelasan Kemenko Marves dan Kemenparekraf

Ramai soal Dana Pungutan Wisata via Tiket Pesawat, Ini Penjelasan Kemenko Marves dan Kemenparekraf

Tren
Remaja di China Donasi Plasma 16 Kali dalam 8 Bulan demi Uang, Berakhir Meninggal Dunia

Remaja di China Donasi Plasma 16 Kali dalam 8 Bulan demi Uang, Berakhir Meninggal Dunia

Tren
Studi Ungkap Kemiskinan Bikin Otak Cepat Tua dan Tingkatkan Risiko Demensia

Studi Ungkap Kemiskinan Bikin Otak Cepat Tua dan Tingkatkan Risiko Demensia

Tren
Saat Media Asing Ramai-ramai Soroti Putusan Sengketa Hasil Pilpres 2024...

Saat Media Asing Ramai-ramai Soroti Putusan Sengketa Hasil Pilpres 2024...

Tren
BMKG Prediksi Musim Kemarau Mundur mulai Mei 2024, Wilayah Mana Saja?

BMKG Prediksi Musim Kemarau Mundur mulai Mei 2024, Wilayah Mana Saja?

Tren
Rencana Perjalanan Jemaah Haji 2024 Asal Indonesia, Keberangkatan mulai 12 Mei

Rencana Perjalanan Jemaah Haji 2024 Asal Indonesia, Keberangkatan mulai 12 Mei

Tren
Psikolog: 3 Ucapan Ini Sering Diucapkan Orang dengan Mental Tangguh

Psikolog: 3 Ucapan Ini Sering Diucapkan Orang dengan Mental Tangguh

Tren
Respons Kubu Anies, Prabowo, dan Ganjar Usai MK Tolak Gugatan Pilpres 2024

Respons Kubu Anies, Prabowo, dan Ganjar Usai MK Tolak Gugatan Pilpres 2024

Tren
Wilayah Berpotensi Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang pada 23-24 April 2024

Wilayah Berpotensi Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang pada 23-24 April 2024

Tren
[POPULER TREN] Prakiraan Cuaca BMKG 22-23 April | Gempa M 4,9 Guncang Cilacap

[POPULER TREN] Prakiraan Cuaca BMKG 22-23 April | Gempa M 4,9 Guncang Cilacap

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com