Kasus Malaria di Medan Meningkat, Ini Beda Gejala Malaria dengan DBD

Kompas.com - 01/10/2022, 18:15 WIB


KOMPAS.com - Kasus malaria di Medan, Sumatera Utara, meningkat dalam tiga tahun terakhir.

Menurut laporan Dinas Kesehatan Kota Medan, sebagaimana diberitakan Kompas TV (1/10/2022), kasus malaria pada 2020 sebanyak 13 orang.

Pada 2021, jumlahnya naik menjadi 31 orang dan semakin meningkat menjadi 87 orang pada 2022.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Medan Pocut Fatimah menuturkan, penderita malaria tersebut mayoritas merupakan pendatang atau warga yang berkunjung.

"Warga luar Medan yang berkunjung ini contohnya dari Tanjung Balai, Deli Serdang, Simalungun, Jawa Tengah, Semarang, Asahan, Labuhan Batu Selatan, Aceh, Humbang Hasundutan, Papua, Kisaran, Riau, dan Batubara," ungkap Pocut.

Lantas, seperti apa gejala malaria? Apa bedanya dengan demam berdarah?

Baca juga: Dihantam Banjir, Pakistan Juga Alami Lonjakan Kasus Demam Berdarah dan Malaria

Gejala malaria

Malaria adalah penyakit yang disebabkan parasit Plasmodium melalui gigitan nyamuk Anopheles betina.

Dilansir dari Kompas.com (12/2/2022), saat nyamuk yang terinfeksi Plasmodium menggigit manusia, parasit akan dilepaskan ke dalam aliran darah dan menuju hati.

Setelah beberapa hari, parasit yang berkembang menjadi dewasa akan kembali memasuki aliran darah dan menginfeksi sel darah merah dan menyebabkan sel pecah.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.