Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Anemia Saat Hamil Bisa Berakibat Buruk pada Bayi, Ini Cara Mencegahnya

Kompas.com - 27/09/2022, 16:00 WIB
Nur Rohmi Aida,
Rizal Setyo Nugroho

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Selama kehamilan, seorang perempuan bisa mengalami anemia, yaitu saat kadar hemoglobin (Hb) dalam darahnya berkurang dari seharusnya.

Hemoglobin merupakan protein dalam sel darah merah yang membawa oksigen ke jaringan tubuh.

Dikutip dari Health.Gov.Au selama kehamilan, kriteria WHO untuk rata-rata konsentrasi hemoglobin normal minimum pada wanita hamil yang sehat adalah 110 mg/dL pada paruh pertama kehamilan dan 105 mg/dL pada paruh kedua kehamilan.

Kekurangan zat besi adalah penyebab paling umum dari anemia pada kehamilan, tetapi kekurangan lain juga dapat menyebabkan anemia seperti kekurangan folat maupun vitamin B12.

Lantas bagaimana cara meningkatkan Hb selama kehamilan?

Baca juga: Apa Itu Anemia? Berikut Gejala hingga Penyebabnya

Cara tingkatkan Hb selama hamil

Ada beberapa kelainan saat kehamilan yang perlu kita waspadai.Freepik/valwria_aksakova Ada beberapa kelainan saat kehamilan yang perlu kita waspadai.

Dikutip dari laman MayoClinic, sejumlah cara bisa dilakukan untuk mengatasi anemia dan meningkatkan Hb selama kehamilan yakni:

  • Konsumsi vitamin prenatal
  • Konsumsi nutrisi yang baik

Mengkonsumsi vitamin prenatal akan membantu mengatasi anemia selama kehamilan. Oleh karena itu sebaiknya konsultasikan dengan dokter kandungan Anda terkait suplemen vitamin yang dibutuhkan.

Biasanya dalam suplemen vitamin sudah termasuk kandungan zat besi di dalamnya, namun terkadang dokter biasanya juga akan menambahkan tablet zat besi secara terpisah.

Makanan yang dikonsumsi saat hamil

Selain itu dikutip dari laman WebMd, dokter mungkin juga akan menyarankan Anda untuk konsumsi asam folat maupun vitamin B12 untuk mengatasi kekurangan Hb selama kehamilan

Sementara itu, terkait nutrisi yang baik juga perlu mendapat perhatian selama seseorang mengandung. Pilihlah makanan yang bergizi baik seperti daging merah tanpa lemak, unggas dan ikan.

Termasuk pula sereal sarapan yang kaya zat besi, sayuran berdaun hijau tua, kacang kering dan kacang polong. Selain itu sebaiknya tingkatkan konsumsi zat besi dari produk hewan seperti daging.

Lengkapi pula dengan makanan dan minuman tinggi vitamin C seperti jus jeruk tomat dan sebagainya.

Baca juga: Dear Calon Pengantin, Anemia Bisa Sebabkan Anak Lahir Stunting Lho

Halaman:

Terkini Lainnya

Kesaksian Warga Palestina yang Diikat di Kap Mobil dan Dijadikan Tameng oleh Tentara Israel

Kesaksian Warga Palestina yang Diikat di Kap Mobil dan Dijadikan Tameng oleh Tentara Israel

Tren
Ethiopia Selangkah Lagi Miliki Proyek Bendungan PLTA Terbesar di Afrika

Ethiopia Selangkah Lagi Miliki Proyek Bendungan PLTA Terbesar di Afrika

Tren
Jet Tempur Israel Serang Klinik di Gaza, Runtuhkan Salah Satu Pilar Kesehatan Palestina

Jet Tempur Israel Serang Klinik di Gaza, Runtuhkan Salah Satu Pilar Kesehatan Palestina

Tren
Sama-sama Baik untuk Pencernaan, Apa Beda Prebiotik dan Probiotik?

Sama-sama Baik untuk Pencernaan, Apa Beda Prebiotik dan Probiotik?

Tren
Dilirik Korsel, Bagaimana Nasib Timnas Indonesia jika Ditinggal STY?

Dilirik Korsel, Bagaimana Nasib Timnas Indonesia jika Ditinggal STY?

Tren
Ramai soal Siswi SMAN 8 Medan Tak Naik Kelas, Ini Penjelasan Polisi, Kepsek, dan Disdik

Ramai soal Siswi SMAN 8 Medan Tak Naik Kelas, Ini Penjelasan Polisi, Kepsek, dan Disdik

Tren
Perang Balon Berlanjut, Kini Korut Kirimkan Hello Kitty dan Cacing ke Korsel

Perang Balon Berlanjut, Kini Korut Kirimkan Hello Kitty dan Cacing ke Korsel

Tren
Perjalanan Kasus Karen Agustiawan, Eks Dirut Pertamina yang Rugikan Negara Rp 1,8 T

Perjalanan Kasus Karen Agustiawan, Eks Dirut Pertamina yang Rugikan Negara Rp 1,8 T

Tren
Ini Kronologi dan Motif Anak Bunuh Ayah Kandung di Jakarta Timur

Ini Kronologi dan Motif Anak Bunuh Ayah Kandung di Jakarta Timur

Tren
Pasangan Haji Meninggal Dunia, Jalan Kaki Berjam-jam di Cuaca Panas dan Sempat Hilang

Pasangan Haji Meninggal Dunia, Jalan Kaki Berjam-jam di Cuaca Panas dan Sempat Hilang

Tren
Kata Media Asing soal PDN Diserang 'Ransomware', Soroti Lemahnya Perlindungan Siber Pemerintah Indonesia

Kata Media Asing soal PDN Diserang "Ransomware", Soroti Lemahnya Perlindungan Siber Pemerintah Indonesia

Tren
Populasi Thailand Turun Imbas Resesi Seks, Warga Pilih Adopsi Kucing

Populasi Thailand Turun Imbas Resesi Seks, Warga Pilih Adopsi Kucing

Tren
Kisah Nenek Berusia 105 Tahun Raih Gelar Master dari Stanford, Kuliah sejak Perang Dunia II

Kisah Nenek Berusia 105 Tahun Raih Gelar Master dari Stanford, Kuliah sejak Perang Dunia II

Tren
Kronologi dan Kejanggalan Kematian Afif Maulana Menurut LBH Padang

Kronologi dan Kejanggalan Kematian Afif Maulana Menurut LBH Padang

Tren
7 Fakta Konser di Tangerang Membara, Vendor Rugi Rp 600 Juta, Ketua Panitia Diburu Polisi

7 Fakta Konser di Tangerang Membara, Vendor Rugi Rp 600 Juta, Ketua Panitia Diburu Polisi

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com