Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 27/09/2022, 14:30 WIB

KOMPAS.com - Hasil survei Centre for Strategic and International Studies (CSIS) menunjukkan, pemilih muda akan mendominasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Dalam hal ini, pemilih muda didefinisakan sebagai warga berusia 17-39 tahun.

Menurut hasil survei tersebut, proporsi pemilih muda pada Pemilu 2024 diprediksi mendekati 60 persen atau sekitar 190 juta warga.

Dengan kondisi tersebut, apakah peta politik Pemilu 2024 akan berubah?

Baca juga: DPR RI Lembaga Paling Tidak Dipercaya Anak Muda Versi Survei CSIS

Pemilih muda bisa pengaruhi peta politik

Analis komunikasi politik Universitas Paramadina Hendri Satrio mengatakan, perubahan demografi pemilih tersebut sangat mungkin akan memengaruhi peta politik Pemilu 2024.

Akan tetapi, perubahan atau pergeseran itu tidak akan terlalu signifikan.

Ia menjelaskan, perubahan signifikan baru akan terlihat, misalnya Prabowo Subianto tidak jadi maju menjadi calon presiden dari Partai Gerindra.

"Itu mungkin akan memengaruhi suara elektabilitas Gerindra atau kemudian dipaksakan Airlangga untuk jadi calon presiden, itu juga akan mengubah Golkar," kata Hendri kepada Kompas.com, Selasa (27/9/2022). 

Warga menggunakan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 39 Banjarsari, dalam pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Solo, Rabu (9/12/2020). Mengangkat tema TPS sadar protokol kesehatan, petugas TPS 39 terlihat mengenakan hasmat serta warga yang datang diwajibkan menggunakan masker, mencuci tangan, dan mengenakan sarung tangan.KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO Warga menggunakan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 39 Banjarsari, dalam pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Solo, Rabu (9/12/2020). Mengangkat tema TPS sadar protokol kesehatan, petugas TPS 39 terlihat mengenakan hasmat serta warga yang datang diwajibkan menggunakan masker, mencuci tangan, dan mengenakan sarung tangan.

Menggaet pemilih muda

Untuk menggaet para pemilih muda ini, Hendri menilai partai bisa memberikan ruang dan peran luas kepada mereka.

"Jadi buka saja ruang diskusi anak-anak muda seluas-luasnya. Itu yang paling ampuh," jelas dia.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+