Kompas.com - 17/08/2022, 06:05 WIB

KOMPAS.com - Hobi makan di luar kerap dikatakan sebagai salah satu penyebab kenaikan berat badan secara signifikan.

Data dari USDA menyebutkan, makan di luar dapat menyebabkan penambahan berat badan hingga obestitas meskipun hanya dilakukan beberapa kali per minggu.

Menurut Everyday Health, sebuah penelitian yang dilakukan pada 2010 menemukan bahwa seseorang akan menambah rata-rata 134 kalori untuk asupan harian ketika jajan di luar.

Kendati demikian, Anda tetap bisa menurunkan berat badan tanpa harus menghentikan hobi makan di luar bersama teman-teman.

Penelitian menyebutkan, seseorang tetap bisa menurunkan berat badan meskipun sering makan di luar. Syaratnya, seseorang itu memiliki informasi yang tepat tentang cara makan yang sehat.

Studi yang diterbitkan dalam Journal of Nutrition Education and Behavior edisi Januari 2012 melibatkan 35 wanita berusia 40-59 tahun. Mereka makan di luar sebanyak lebih dari tiga kali per minggu.

19 wanita di antaranya mengikuti kursus enam minggu tentang cara makan di luar dengan penuh kesadaran. Sementara 16 wanita lainnya tidak.

Hasilnya, wanita yang mengikuti kursus cara makan di luar kehilangan rata-rata 3,7 pon.

Baca juga: Tensi Naik Saat Emosi? Begini Cara Menurunkan Tekanan Darah Selepas Marah

Berikut Kompas.com merangkum tips menurunkan berat badan untuk Anda yang hobi makan di luar.

1. Perhatikan porsi makan

Ketika makan di luar, usahakan tetap sadar terhadap porsi makanan yang dipesan. Dengan begitu, berat badan tetap terjaga.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Perlu Tes untuk Mengetahui 'Love Language' Kita, Ini Cara Tahu Tipe Bahasa Cinta

Tak Perlu Tes untuk Mengetahui "Love Language" Kita, Ini Cara Tahu Tipe Bahasa Cinta

Tren
Tragedi Kanjuruhan Jangan Terulang Kembali

Tragedi Kanjuruhan Jangan Terulang Kembali

Tren
Fakta Tragedi Kanjuruhan, Update Jumlah Korban hingga Penyebabnya

Fakta Tragedi Kanjuruhan, Update Jumlah Korban hingga Penyebabnya

Tren
Update BPUM 2022, Kemenkop UKM: Bisa Jadi Ada, Bisa Jadi Tidak...

Update BPUM 2022, Kemenkop UKM: Bisa Jadi Ada, Bisa Jadi Tidak...

Tren
Mengapa Wanita Mudah Marah Saat Menjelang Haid?

Mengapa Wanita Mudah Marah Saat Menjelang Haid?

Tren
10 Tanda Kucing Sedang Sakit

10 Tanda Kucing Sedang Sakit

Tren
[POPULER TREN] Tragedi Kanjuruhan Pertandingan Sepak Bola Paling Mematikan | Bahaya Gas Air Mata yang Dilarang FIFA di Stadion

[POPULER TREN] Tragedi Kanjuruhan Pertandingan Sepak Bola Paling Mematikan | Bahaya Gas Air Mata yang Dilarang FIFA di Stadion

Tren
Besok, Polri Limpahkan Tahap II Ferdy Sambo dkk ke Jaksa Penuntut Umum

Besok, Polri Limpahkan Tahap II Ferdy Sambo dkk ke Jaksa Penuntut Umum

Tren
Apa Itu 'Crush'? Berikut Tanda-tandanya

Apa Itu "Crush"? Berikut Tanda-tandanya

Tren
14 Sasaran Pelanggaran Operasi Zebra 3-16 Oktober 2022, Apa Saja?

14 Sasaran Pelanggaran Operasi Zebra 3-16 Oktober 2022, Apa Saja?

Tren
Ilmuwan Temukan Virus Mirip Ebola di Monyet Afrika, Dapat Memicu Pandemi Berikutnya

Ilmuwan Temukan Virus Mirip Ebola di Monyet Afrika, Dapat Memicu Pandemi Berikutnya

Tren
Kerusuhan Kanjuruhan, Pengamat: Pengamanan Sepak Bola Beda dengan Demo, Tak Boleh Ada Gas Air Mata!

Kerusuhan Kanjuruhan, Pengamat: Pengamanan Sepak Bola Beda dengan Demo, Tak Boleh Ada Gas Air Mata!

Tren
Kota Padang Berpotensi Tsunami, BMKG Dorong Tsunami Ready Community

Kota Padang Berpotensi Tsunami, BMKG Dorong Tsunami Ready Community

Tren
Banyak Anak Jadi Korban Tragedi Kanjuruhan, Dokter: Tak Semua Laga Bisa Ditonton 'Live' Bersama Anak

Banyak Anak Jadi Korban Tragedi Kanjuruhan, Dokter: Tak Semua Laga Bisa Ditonton "Live" Bersama Anak

Tren
Kesaksian Suporter Saat Tragedi Kanjuruhan: Sudut Lapangan Penuh Gas Air Mata, Banyak Ibu dan Anak Kecil Tak Berdaya

Kesaksian Suporter Saat Tragedi Kanjuruhan: Sudut Lapangan Penuh Gas Air Mata, Banyak Ibu dan Anak Kecil Tak Berdaya

Tren
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.