Pengadilan Myanmar Memvonis Aung San Suu Kyi 6 Tahun Penjara atas Tuduhan Korupsi

Kompas.com - 15/08/2022, 18:20 WIB

KOMPAS.com - Pengadilan di Myanmar yang dikuasai militer menjatuhkan hukuman enam tahun penjara kepada Aung San Suu Kyi pada Senin (15/8/2022).

Aung San Suu Kyi pemimpin Myanmar yang digulingkan kudeta Myanmar dinyatakan bersalah dalam empat kasus korupsi, kata sumber yang mengetahui proses itu dikutip dari Reuters.

Peraih Nobel berusia 77 tahun dan tokoh oposisi Myanmar terhadap pemerintahan militer telah didakwa dengan setidaknya 18 pelanggaran mulai dari korupsi hingga pelanggaran pemilu, dengan ancaman hukuman penjara maksimum gabungan hampir 190 tahun.

Baca juga: Aung San Suu Kyi, Sosok Kontroversial yang Terancam 150 Tahun Penjara

Dugaan penyalahgunaan dana yayasan

Dia dinyatakan bersalah pada hari Senin karena menyalahgunakan dana dari Yayasan Daw Khin Kyi - sebuah organisasi yang dia dirikan untuk mempromosikan kesehatan dan pendidikan - untuk membangun rumah, dan menyewakan tanah milik pemerintah dengan harga diskon, kata sumber itu.

Suu Kyi, yang ditahan di sel isolasi di sebuah penjara di ibu kota Naypyitaw, telah dijatuhi hukuman 11 tahun penjara dalam kasus lain.

Myanmar telah berada dalam kekacauan sejak tahun lalu ketika militer menggulingkan pemerintah terpilih yang dipimpin oleh partai Suu Kyi, setelah memenangkan pemilihan umum, dan memimpin tindakan keras mematikan terhadap perbedaan pendapat.

Puluhan ribu orang telah dipenjara dan banyak yang disiksa, dipukuli atau dibunuh, dalam apa yang disebut PBB sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan.

Kecaman internasional

Komunitas internasional telah menjatuhkan sanksi kepada militer dan menganggap pengadilan rahasia Suu Kyi sebagai lelucon.

"Ini adalah serangan besar-besaran terhadap hak-haknya, dan bagian dari kampanye untuk menguburnya dan NLD selamanya," kata Phil Robertson, wakil direktur Asia di Human Rights Watch, merujuk pada partainya yang digulingkan, Liga Nasional untuk Demokrasi.

Juru bicara pemerintah militer Zaw Min Tun tidak dapat dihubungi untuk memberikan komentar pada hari Senin.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.