HUT Ke-72 Jateng, Begini Sejarah Terbentuknya Provinsi Jawa Tengah

Kompas.com - 15/08/2022, 15:30 WIB

KOMPAS.com - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Provinsi Jawa Tengah jatuh pada hari ini, Senin (15/8/2022).

Beragam acara hiburan untuk menyemarakkannya pun disajikan, salah satunya seperti pertunjukkan seni tradisional jaranan dan gending Jawa bertema "Gamelan Kolosan" yang digelar Minggu (14/8/2022), di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Kota Semarang.

Sembari merayakan HUT ke-72 Provinsi Jateng, penting juga untuk mengetahui bagaimana sejarah berdirinya provinsi ini.

Jejak sejarah di Provinsi Jawa Tengah

Dikutip dari situs resmi Provinsi Jawa Tengah, dikisahkan pada abad ke-7, terdapat pemerintahan kerajaan yang berdiri di Jawa bagian tengah, yaitu Kerajaan Budha Kalingga, Jepara, yang diperintah oleh Ratu Sima pada tahun 674.

Menurut naskah atau prasasti Canggah tahun 732, kerajaan Hindu lahir di Medang Kamulan, Jawa Tengah dengan nama Raja Sanjaya atau Rakai Mataram.

Di bawah pemerintahan Rakai Pikatan dari Dinasti Sanjaya, ia membangun Candi Rorojonggrang atau Candi Prambanan.

Sementara Kerajaan Mataram Budha yang juga lahir di Jawa Tengah selama era pemerintahan Dinasti Syailendra, membangun candi-candi seperti Candi Borobudur, Candi Sewu, Candi Kalasan, dan lainnya.

Baca juga: Rayakan HUT Ke-72, Pemprov Jateng Gelar Pertujukan Seni Spektakuler

Munculnya kerajaan Islam di Jawa Tengah

Pada abad 16 setelah runtuhnya kerajaan Majapahit Hindu, kerajaan Islam muncul di Demak, sejak itulah agama Islam disebarkan di Jawa bagian tengah.

Setelah kerajaan Demak runtuh, Djoko Tingkir, anak menantu Raja Demak (Sultan Trenggono) memindahkan kerajaan Demak ke Pajang (dekat Solo) dan menyatakan diri sebagai Raja Kerajaan Pajang dan bergelar Sultan Adiwijaya.

Namun, selama pemerintahannya terjadi kerusuhan dan pemberontakan.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.