Kompas.com - 12/08/2022, 06:00 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

MOHAMMAD Hatta lahir di Bukittinggi (kini masuk wilayah Sumatra Barat), 12 Agustus 1902. Mohammad Hatta, yang populer dipanggil Bung Hatta, seolah ditakdirkan menjadi salah satu tokoh dan pelaku sejarah di Indonesia. Terlahir sebagai seorang pejuang yang konsisten pada pendirian dan teguh pada prinsip-prinsip yang dipegangnya.

Bung Hatta selama ini mendapat berbagai julukan Bapak Koperasi Nasional, Bapak Perumahan Nasional, Bapak Kedaulatan Rakyat, dan Bapak Hak Asasi Manusia. Juga telah kita ketahui, Ir. Soekarno dan Mohammad Hatta adalah Pahlawan Proklamator berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 86/TK/1986 tentang Pemberian Gelar Pahlawan Proklamator.

Sosok disiplin, religius, jujur, dan bersahaja

Dalam suasana memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, saya tertarik pada sosok Bung Hatta yang dikenal tertib, disiplin, religius, jujur, bersahaja, dan pembaca buku tulen.

Melalui buku Bung Hatta di Mata Tiga Putrinya (Penerbit Buku Kompas, 2015) yang ditulis ketiga putrinya, yaitu Meutia Farida Hatta, Gemala Rabi’ah Hatta, dan Halida Nuriah Hatta, tampak sosok Bung Hatta yang tegar menghadapi berbagai gelombang kehidupan, termasuk ketika beliau didiskreditkan pada zamannya.

Baca juga: Profil Mohammad Hatta, Sang Proklamator yang Jadi Wakil Presiden Pertama Indonesia

Meutia Hatta mengatakan bahwa Bung Hatta adalah orang yang berprinsip kuat dan tahan uji. Beliau bukan orang yang cengeng atau mudah mengucurkan air mata meski sekadar mata merah karena sedih atau terharu. Meutia tak pernah melihat Bung Hatta menangis di sepanjang hidupnya.

Bung Hatta tidak ambil pusing kepada orang yang tidak suka pada dirinya akibat perbedaan pendapat, tetapi Bung Hatta tidak suka pada orang yang jelas merugikan negara akibat masalah politik atau korupsi. Meutia ingat bagaimana Bung Hatta mendidik anak-anaknya agar mencatat setiap berbelanja sebagai bentuk ketelitian atau tanggung jawab, kemudian melaporkan dan mengembalikan sisa uang belanja yang bukan milik sendiri sebagai bentuk kejujuran.

Seorang konseptor

Bung Hatta adalah konseptor utama isi Pasal 33 dan Pasal 34 UUD 1945 yang disatukan sebagai Bab XIV berjudul “Kesejahteraan Sosial”. Pasal ini intinya menegaskan pesan konstitusi bahwa sistem perekonomian negara (nasional) ditujukan untuk mencapai kemakmuran dan kesejahteraan rakyat. Kemudian Pasal 34 intinya menegaskan bahwa rakyat miskin dan anak-anak yang telantar menjadi tanggung jawab negara untuk melindungi mereka.

Bung Hatta juga menyumbangkan pikiran mengenai hak warga negara yang ditetapkan dalam Pasal 27 Ayat (2), Pasal 29 Ayat (2) tentang kemerdekaan penduduk memeluk agamanya masing-masing, Pasal 30 Ayat (1) UUD 1945 mengenai pertahanan negara. (Meutia, hlm 80).

Paspor ditahan

Meutia Hatta menceritakan dalam buku Bung Hatta di Mata Tiga Putrinya bahwa pernah suatu ketika Bung Hatta merasa kecewa ketika batal berangkat ke Austria. Rencananya Bung Hatta akan menghadiri Kongres Koperasi Internasional di Austria. Keberangkatan batal karena paspor yang diperlukan tidak kunjung keluar dari pihak Kementerian Luar Negeri yang waktu itu dipimpin oleh Dr. Subandrio.

Meutia mengatakan berhari-hari Bung Hatta menulis pidatonya itu yang kemudian ditik ulang oleh Om Willem Iskander Hutabarat. Pak Wangsa Widjaja, sekretaris pribadi Bung Hatta, bolak-balik ke Kementerian Luar Negeri untuk menanyakan proses pembuatan paspor. Tidak selesai-selesai juga.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.