Negara Pemakan Mi Instan Terbanyak di Dunia, Indonesia Nomor Berapa?

Kompas.com - 11/08/2022, 07:00 WIB

KOMPAS.com - Mi instan adalah makanan praktis yang tidak membutuhkan waktu lama untuk mengolahnya.

Produk makanan ini mudah ditemukan, mulai dari warung pinggir jalan hingga restoran.

Dilansir dari World Instant Noodles Association (WINA), mi instan bukanlah produk yang baru muncul beberapa tahun belakangan.

Menilik sejarahnya, makanan ini sudah ada setelah Perang Dunia II berakhir. Tepatnya, mi instan pertama kali eksis di Jepang pada 1958.

Namun kini, hampir setiap negara memiliki mi instan dengan ciri khas masing-masing.

Beberapa negara juga tercatat sebagai pemakan mi instan terbanyak di dunia, dengan jutaan porsi.

Lantas, mana saja negara dengan konsumsi mi instan paling banyak?

Baca juga: Ini Alasan Mengapa Harga Mi Instan Bakal Naik Tiga Kali Lipat

Negara pemakan mi instan terbanyak

Berdasarkan data WINA per 13 Mei 2022, China dan Hong Kong berada di urutan pertama sebagai negara pemakan mi instan terbanyak.

Kemudian, disusul oleh Indonesia dan Vietnam yang berada di posisi kedua dan ketiga.

Bukan hanya Asia, daftar teratas negara pemakan mi instan juga ditempati negara di kawasan Amerika.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.