Kompas.com - 09/08/2022, 10:31 WIB

KOMPAS.com - Produsen motor Kawasaki memperkenalkan motor sport Kawasaki Ninja 250.

Dibentuk dengan gaya Ninja baru yang tajam, motor Kawasaki Ninja 250 baru memberikan performa lebih hebat dibanding pendahulunya.

Dengan mesin baru yang lebih bertenaga, Ninja 250 memiliki bobot yang lebih ringan.

Sementara itu, Kawasaki Ninja 250 terdiri dari tiga tipe, yakni Kawasaki Ninja 250, Kawasaki Ninja ABS SE, dan Kawasaki Ninja 250 ABS SE MDP.

Berikut rincian harga untuk masing-masing tipe motor Kawasaki Ninja 250 beserta spesifikasinya.

Baca juga: Harga Motor Yamaha Aerox 2022, Lengkap dengan Spesifikasinya

Harga Kawasaki Ninja 250

Kawasaki Ninja 250 ABS SE Smart Key 2022 warna Lime Green/Pearl Blizzard WhiteFoto: Kawasaki Kawasaki Ninja 250 ABS SE Smart Key 2022 warna Lime Green/Pearl Blizzard White

  • Kawasaki Ninja 250: Rp 66,5 juta (OTR Jakarta)
  • Kawasaki Ninja 250 ABS SE: Rp 78,5 juta (OTR Jakarta)
  • Kawasaki Ninja 250 ABS SE MDP: Rp 78,9 juta (OTR Jakarta)

Spesifikasi Kawasaki Ninja 250

Dilansir dari laman resmi Kawasaki Motor, motor Kawasaki Ninja 250 terdiri dari dua warna, yakni:

  • Metallic Carbon Gray/Metallic Flat Spark Black
  • Passion Red

Power

  • Power Maksimum: 28.5 kW {39 PS} / 12,500 rpm
  • Torsi Maksimum: 23.5 Nm {2.4 kgfm} / 10,000 rpm
  • Jenis Mesin: Liquid-cooled, 4-stroke Parallel Twin
  • Volume Silinder: 249 cc
  • Diameter x Langkah: 62.0 x 41.2 mm
  • Perbandingan Kompresi: 11.6:1
  • Sistem Katup: DOHC, 8 valves
  • Sistem Suplai Bahan Bakar: Fuel injection: ø32 mm x 2
  • Sistem Pengapian: Digital
  • Start: Electric
  • Transmission: 6-speed, return
  • Primary Reduction Ratio: 3.069 (89/29)
  • Final Reduction Ratio: 2.929 (41/14)
  • Kopling: Wet multi-disc, manual
  • System Final Drive Type: Chain

Performance

  • Tipe Rangka: Trellis, high-tensile steel
  • Suspensi Depan: ø41 mm telescopic fork
  • Suspensi Belakang: Bottom-link Uni Trak, gas-charged shock with adjustable spring preload
  • Wheel Travel Depan: 120 mm
  • Wheel Travel Belakang: 130 mm
  • Sudut Putar / Trail: 24.3° / 90 mm
  • Roda Depan: 110/70-17M/C 54H
  • Roda Belakang: 140/70-17M/C 66H
  • Rem Depan: Single semi-floating ø310 mm petal disc
  • Kaliper Depan: Single balanced-actuation dual-piston
  • Rem Belakang: ø220 mm petal disc
  • Kaliper Belakang: Dual-piston

Details

  • Panjang x Lebar x Tinggi: 1,990 x 710 x 1,125 mm
  • Jarak poros roda: 1,370 mm
  • Jarak ke Tanah: 145 mm
  • Tinggi Tempat Duduk: 795 mm
  • Berat: 163 kg
  • Kapasitas Bensin: 14 litres
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Perlu Tes untuk Mengetahui 'Love Language' Kita, Ini Cara Tahu Tipe Bahasa Cinta

Tak Perlu Tes untuk Mengetahui "Love Language" Kita, Ini Cara Tahu Tipe Bahasa Cinta

Tren
Tragedi Kanjuruhan Jangan Terulang Kembali

Tragedi Kanjuruhan Jangan Terulang Kembali

Tren
Fakta Tragedi Kanjuruhan, Update Jumlah Korban hingga Penyebabnya

Fakta Tragedi Kanjuruhan, Update Jumlah Korban hingga Penyebabnya

Tren
Update BPUM 2022, Kemenkop UKM: Bisa Jadi Ada, Bisa Jadi Tidak...

Update BPUM 2022, Kemenkop UKM: Bisa Jadi Ada, Bisa Jadi Tidak...

Tren
Mengapa Wanita Mudah Marah Saat Menjelang Haid?

Mengapa Wanita Mudah Marah Saat Menjelang Haid?

Tren
10 Tanda Kucing Sedang Sakit

10 Tanda Kucing Sedang Sakit

Tren
[POPULER TREN] Tragedi Kanjuruhan Pertandingan Sepak Bola Paling Mematikan | Bahaya Gas Air Mata yang Dilarang FIFA di Stadion

[POPULER TREN] Tragedi Kanjuruhan Pertandingan Sepak Bola Paling Mematikan | Bahaya Gas Air Mata yang Dilarang FIFA di Stadion

Tren
Besok, Polri Limpahkan Tahap II Ferdy Sambo dkk ke Jaksa Penuntut Umum

Besok, Polri Limpahkan Tahap II Ferdy Sambo dkk ke Jaksa Penuntut Umum

Tren
Apa Itu 'Crush'? Berikut Tanda-tandanya

Apa Itu "Crush"? Berikut Tanda-tandanya

Tren
14 Sasaran Pelanggaran Operasi Zebra 3-16 Oktober 2022, Apa Saja?

14 Sasaran Pelanggaran Operasi Zebra 3-16 Oktober 2022, Apa Saja?

Tren
Ilmuwan Temukan Virus Mirip Ebola di Monyet Afrika, Dapat Memicu Pandemi Berikutnya

Ilmuwan Temukan Virus Mirip Ebola di Monyet Afrika, Dapat Memicu Pandemi Berikutnya

Tren
Kerusuhan Kanjuruhan, Pengamat: Pengamanan Sepak Bola Beda dengan Demo, Tak Boleh Ada Gas Air Mata!

Kerusuhan Kanjuruhan, Pengamat: Pengamanan Sepak Bola Beda dengan Demo, Tak Boleh Ada Gas Air Mata!

Tren
Kota Padang Berpotensi Tsunami, BMKG Dorong Tsunami Ready Community

Kota Padang Berpotensi Tsunami, BMKG Dorong Tsunami Ready Community

Tren
Banyak Anak Jadi Korban Tragedi Kanjuruhan, Dokter: Tak Semua Laga Bisa Ditonton 'Live' Bersama Anak

Banyak Anak Jadi Korban Tragedi Kanjuruhan, Dokter: Tak Semua Laga Bisa Ditonton "Live" Bersama Anak

Tren
Kesaksian Suporter Saat Tragedi Kanjuruhan: Sudut Lapangan Penuh Gas Air Mata, Banyak Ibu dan Anak Kecil Tak Berdaya

Kesaksian Suporter Saat Tragedi Kanjuruhan: Sudut Lapangan Penuh Gas Air Mata, Banyak Ibu dan Anak Kecil Tak Berdaya

Tren
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.