Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kata Peneliti BRIN soal Video Viral Benda Langit Bersinar di Malaysia

Kompas.com - 02/08/2022, 07:05 WIB
Retia Kartika Dewi,
Dandy Bayu Bramasta,
Sari Hardiyanto

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Thomas Djamaludin angkat bicara perihal video benda langit bersinar yang disebutkan sedang melintas di langit, Kuching, Malaysia dan baru-baru ini ramai di media sosial.

Menurutnya, sejumlah benda langit yang bersinar dan sedang melintas di langit Kuching tersebut bukanlah meteor, melainkan roket yang diluncurkan dari China.

Roket itu imbuhnya, diluncurkan pada 24 Juli 2022.

"Itu roket peluncur modul stasiun antariksa RRT (Republik Rakyat Tiongkok) pada 24 Juli 2022," ujarnya kepada Kompas.com, Senin (1/8/2022).

Baca juga: Ramai soal Bintang Berjajar Melintas di Langit Gunung Semeru, Ini Kata BRIN

Baca juga: Viral, Video Red Devil Invasi Perairan Danau Toba, Ikan Apa Itu?

Roket China juga melintas di Indonesia

Roket tersebut terekam setelah menyelesaikan tugasnya, dan dalam kondisi turun atau jatuh pada Sabtu (30/7/2022) malam.

"Setelah menyelesaikan tugasnya, roket tersebut menjadi sampah dan akhirnya jatuh pada tengah malam di 30 Juli 2022," katanya lagi.

Thomas menambahkan, roket tersebut diberi kode CZ5, sementara sampahnya diber kode CZ5B.

Baca juga: Viral, Video Benda Bercahaya Melintas di Langit Semeru, Ini Kata Ahli

Tidak hanya di Malaysia, roket tersebut disebutkan juga sempat melintas dan dimungkinkan jatuh di wilayah Indonesia.

"Kami dari Pusat Riset Antariksa BRIN memantau CZ5B berdasarkan analisis orbitnya untuk antisipasi kemungkinan jatuh di wilayah Indonesia," ujar Thomas.

Dari analisis orbit tersebut, diketahui lintasan orbit CZ5B melintasi Sumatera bagian selatan, Bangka Belitung, dan Kalimantan Barat.

Berdasarkan informasi dari USSPACECOM bahwa obyek jatuh di Samudera Hindia. Namun, pecahannya bisa tersebar di sepanjang lintasan orbit terakhir.

Baca juga: Viral, Benda Asing Menyala di Langit Lampung, Ini Penjelasan BRIN

Viral di media sosial

Diberitakan sebelumnya, unggahan video yang menampilkan adanya sejumlah benda langit yang bersinar sedang melintas di langit Kuching, Malaysia ramai di media sosial.

Video itu diunggah akun ini pada Sabtu (30/7/2022).

Pengunggah menyebutkan bahwa benda bersinar yang melintas itu diduga sebagai meteor.

"Meteor spotted in kuching! #jalanbako 31/7/2022," tulis pengunggah dalam twitnya.

Hingga Selasa (2/8/2022) pagi, video berdurasi 27 detik tersebut sudah ditonton sebanyak 5,7 juta kali dan disukai lebih dari 108.000 pengguna Twitter.

Baca juga: Berikut Cara Mencairkan Uang dari Paypal ke Rekening Bank

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Iran Meluncurkan Serangan Drone ke Arah Israel

Iran Meluncurkan Serangan Drone ke Arah Israel

Tren
Aksi Heroik Polisi Wanita Sendirian Lawan Pelaku Penusukan Massal di Sydney, Australia

Aksi Heroik Polisi Wanita Sendirian Lawan Pelaku Penusukan Massal di Sydney, Australia

Tren
Kuil Setinggi 36,5 Meter Runtuh Saat Festival Keagamaan di India

Kuil Setinggi 36,5 Meter Runtuh Saat Festival Keagamaan di India

Tren
Bahaya Kesepian terhadap Kesehatan Fisik dan Mental

Bahaya Kesepian terhadap Kesehatan Fisik dan Mental

Tren
Cerita Mencekam Saksi Mata Insiden Penusukan Massal di Mal Sydney, Australia

Cerita Mencekam Saksi Mata Insiden Penusukan Massal di Mal Sydney, Australia

Tren
Mengapa Wilayah Maluku Disebut Sebagai Kepulauan Rempah-rempah? Berikut Sejarahnya

Mengapa Wilayah Maluku Disebut Sebagai Kepulauan Rempah-rempah? Berikut Sejarahnya

Tren
Kemenlu Pastikan Tidak ada WNI Jadi Korban Penusukan Massal di Mal Australia

Kemenlu Pastikan Tidak ada WNI Jadi Korban Penusukan Massal di Mal Australia

Tren
Insiden Penusukan Massal di Mal Australia, 6 Orang Meninggal Dunia

Insiden Penusukan Massal di Mal Australia, 6 Orang Meninggal Dunia

Tren
Daftar Perangkat Ponsel yang Dapat Menggunakan eSIM Telkomsel

Daftar Perangkat Ponsel yang Dapat Menggunakan eSIM Telkomsel

Tren
WhatsApp Berencana Memperketat Fitur Chat Lock, Percakapan Penting Semakin Terlindungi

WhatsApp Berencana Memperketat Fitur Chat Lock, Percakapan Penting Semakin Terlindungi

Tren
Beredar Video Kodim Deiyai Diduga Diserang OPM Saat Jenazah Danramil Aradide Tiba, TNI Angkat Bicara

Beredar Video Kodim Deiyai Diduga Diserang OPM Saat Jenazah Danramil Aradide Tiba, TNI Angkat Bicara

Tren
Resmi, ASN Bisa WFH pada 16-17 April 2024 untuk Perlancar Arus Balik Lebaran

Resmi, ASN Bisa WFH pada 16-17 April 2024 untuk Perlancar Arus Balik Lebaran

Tren
Jasa Marga Gelar Diskon Tarif Tol 20 Persen pada Arus Balik Lebaran 2024, Simak Jadwalnya

Jasa Marga Gelar Diskon Tarif Tol 20 Persen pada Arus Balik Lebaran 2024, Simak Jadwalnya

Tren
Pendaftaran Beli Elpiji 3 Kg Pakai KTP Ditutup Mei 2024, Berikut Cara Daftarnya

Pendaftaran Beli Elpiji 3 Kg Pakai KTP Ditutup Mei 2024, Berikut Cara Daftarnya

Tren
Arkeolog Temukan Lukisan Kuno di Pompeii yang Terkubur Hampir 2.000 Tahun

Arkeolog Temukan Lukisan Kuno di Pompeii yang Terkubur Hampir 2.000 Tahun

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com