Kasus Roy Suryo dan Alasan Mengapa Seseorang Tidak Ditahan meski Sudah Tersangka

Kompas.com - 31/07/2022, 09:05 WIB

KOMPAS.com - Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo ditetapkan sebagai tersangka kasus penistaan agama pada pekan lalu.

Ia dijerat dengan Pasal 28 ayat (2) Juncto Pasal 45 Undang-Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Penyidik juga menjerat Roy Suryo dengan Pasal 156A Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946.

Hal ini terkait dengan unggahannya yang dianggap melecehkan dan mengolok-olok patung Sang Buddha karena mengunggah ulang gambar itu disertai dengan kata "lucu" dan "ambyar".

Akan tetapi, polisi tidak menahan Roy Suryo karena bersikap kooperatif selama penyidikan dan tidak menghilangkan barang bukti.

Baca juga: Roy Suryo Tersangka dan Trending Topik di Twitter, Kasus Apa?

Lantas, apa saja yang membuat seseorang tidak ditahan meski sudah berstatus tersangka?

Tergantung kebijakan penyidik 

Pakar hukum pidana Universitas Trisak Abdul Fickar Hajar mengatakan, seseorang yang berstatus tersangka memang bisa tidak ditahan karena alasan kooperatif.

Namun, hal itu tergantung pada kebijakan penyidik.

Kooperatif dalam hal ini bisa diartikan seperti selalu memenuhi panggilan penyidikan dan tidak berbelit-belit.

"Kooperatif tidak berbelit-belit, tapi bukan mengaku," kata Fickar saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (30/7/2022).

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.