Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Biaya Kuliah UI Jalur Simak UI 2022

Kompas.com - 16/07/2022, 19:05 WIB
Alinda Hardiantoro,
Inten Esti Pratiwi

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Hasil Seleksi Masuk Universitas Indonesia (Simak UI) 2022 telah diumumkan dua hari yang lalu, tepatnya pada Kamis (14/7/2022) pukul 15.00 WIB.

Dilansir dari Kompas.com (13/7/2022), sebanyak 3.737 mahasiswa diterima melalui jalur Simak UI 2022.

Jumlah tersebut kalah banyak dibandingkan dengan total calon mahasiswa yang mendaftar. Karena ada sebanyak 47.427 pendaftar yang dilaporkan bersaing mengikuti Simak UI 2022.

Adapun bagi pendaftar yang lolos Simak UI akan dinyatakan resmi menjadi mahasiswa UI setelah melakukan daftar ulang dengan membayar biaya kuliah di UI dengan besaran yang telah ditentukan.

Lantas berapa biaya kuliah di UI khususnya jalur SIMAK UI?

Baca juga: Biaya Kuliah Undip Jalur Mandiri 2022/2023

Biaya kuliah UI jalur SIMAK UI

Dilansir dari laman SIMAK UI (16/7/2022), biaya kuliah di UI telah ditetapkan berdasar program pendidikan, bukan berdasar jalur masuk.

Artinya, jalur masuk tidak akan menentukan besaran biaya kuliah di UI.

Biaya kuliah di UI akan dibedakan sesuai dengan program pendidikan secara umum, yakni:

  • Biaya pendidikan S1 Reguler bebas uang pangkal, jadi cukup membayar biaya per semester atau Biaya Operasional Pendidikan (BOP)
  • Biaya pendidikan Vokasi (D3 dan D4), S1 Paralel dan S1 Kelas Internasional dibebankan uang pangkal pada saat pertama kali diterima dan tetap membayar biaya BOP per semester.

Dilansir dari SK Rektor UI No 179 Tahun 2022 Tentang Biaya Pendidikan Mahasiswa Non S1 Reguler, besaran biaya kuliah di UI adalah sebagai berikut: 

Program Vokasi

  1. D3 Semua Pogram Studi/ Peminatan: Rp 10 juta per semester dan uang pangkal Rp 11,5 juta.
  2. D4 Fisioterapi: Rp 13 juta per semester dan uang pangkal Rp 15 juta.
  3. D4 Terapi Okupasi: Rp 13 juta per semester dan uang pangkal Rp 15 juta.
  4. D4 Manajemen Rekod dan Arsip: Rp 11 juta per semester dan uang pangkal Rp 15 juta.
  5. D4 Produksi Media: Rp 11 juta per semester dan uang pangkal Rp 15 juta.
  6. D4 Manajemen Bisnis Pariwisata: Rp 11 juta per semester dan uang pangkal Rp 15 juta.

Program S1 Reguler

Biaya kuliah program S1 Reguler di UI telah diatur dalam SK Rektor UI No. 178 Tentang Tarif Uang Kuliah Tunggal Bagi Mahasiswa Program Sarjana Reguler.

Berikut biaya kuliah S1 Reguler di UI:

1. Uang kuliah Tunggal (UKT) Biaya Operasional Pendidikan Berkeadilan (BOP-B)

  1. Rumpun Sains Tekonologi dan Kesehatan: Rp 0 - Rp 7,5 juta per semester.
  2. Rumpun Humaniora: Rp 0 - Rp 5 juta per semester.

2. Uang kuliah Tunggal (UKT) Biaya Operasional Pendidikan Pilihan(BOP-P)

  1. Rumpun Sains Tekonologi dan Kesehatan: Rp 10 juta - Rp 20 juta per semester.
  2. Rumpun Humaniora: Rp 7,5 juta - Rp 17,5 juta per semester.

Informasi biaya per-kelasnya bisa dilihat di sini

Baca juga: Biaya Kuliah UNY Seleksi Mandiri 2022 Jalur Prestasi Akademik

Program Sarjana Reguler WNA

S1 Fakultas Kesehatan Masyarakat

Halaman Berikutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

5 Pillihan Ikan untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Bantu Tubuh Lebih Sehat

5 Pillihan Ikan untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Bantu Tubuh Lebih Sehat

Tren
Apakah Masyarakat yang Tidak Memiliki NPWP Tak Perlu Membayar Pajak?

Apakah Masyarakat yang Tidak Memiliki NPWP Tak Perlu Membayar Pajak?

Tren
BMKG: Inilah Wilayah yang Berpotensi Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang pada 21-22 Mei 2024

BMKG: Inilah Wilayah yang Berpotensi Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang pada 21-22 Mei 2024

Tren
[POPULER TREN] Kasus Covid-19 di Singapura Naik Hampir Dua Kali Lipat | Ayah dan Anak Berlayar Menuju Tempat Terpencil di Dunia

[POPULER TREN] Kasus Covid-19 di Singapura Naik Hampir Dua Kali Lipat | Ayah dan Anak Berlayar Menuju Tempat Terpencil di Dunia

Tren
Apa Perbedaan Presiden dan Pemimpin Tertinggi di Iran?

Apa Perbedaan Presiden dan Pemimpin Tertinggi di Iran?

Tren
Jadwal dan Susunan Peringatan Waisak 2024 di Borobudur, Ada Festival Lampion

Jadwal dan Susunan Peringatan Waisak 2024 di Borobudur, Ada Festival Lampion

Tren
Berkaca dari Kasus Wanita Diteror Teman Sekolah di Surabaya, Apakah Stalker atau Penguntit Bisa Dipidana?

Berkaca dari Kasus Wanita Diteror Teman Sekolah di Surabaya, Apakah Stalker atau Penguntit Bisa Dipidana?

Tren
Studi Ungkap Obesitas pada Anak Bisa Kurangi Setengah Harapan Hidupnya

Studi Ungkap Obesitas pada Anak Bisa Kurangi Setengah Harapan Hidupnya

Tren
Presiden Iran Ebrahim Raisi Meninggal karena Kecelakaan Helikopter, Siapa Penggantinya?

Presiden Iran Ebrahim Raisi Meninggal karena Kecelakaan Helikopter, Siapa Penggantinya?

Tren
Cara Menambahkan Alamat Rumah di Google Maps, Bisa lewat HP

Cara Menambahkan Alamat Rumah di Google Maps, Bisa lewat HP

Tren
3 Idol Kpop yang Tersandung Skandal Burning Sun

3 Idol Kpop yang Tersandung Skandal Burning Sun

Tren
Spesifikasi Helikopter Bell 212 yang Jatuh Saat Membawa Presiden Iran

Spesifikasi Helikopter Bell 212 yang Jatuh Saat Membawa Presiden Iran

Tren
7 Makanan Obat Alami Asam Urat dan Makanan yang Harus Dihindari

7 Makanan Obat Alami Asam Urat dan Makanan yang Harus Dihindari

Tren
Skandal Burning Sun, Sisi Gelap di Balik Gemerlap Kpop

Skandal Burning Sun, Sisi Gelap di Balik Gemerlap Kpop

Tren
10 Kecelakaan Pesawat Tragis yang Renggut Nyawa Pemimpin Negara

10 Kecelakaan Pesawat Tragis yang Renggut Nyawa Pemimpin Negara

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com