Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Cek Pengumuman Hasil PPDB Jateng 2022 dan Jadwal Daftar Ulang

Kompas.com - 05/07/2022, 15:31 WIB
Taufieq Renaldi Arfiansyah,
Rendika Ferri Kurniawan

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) telah mengumumkan hasil seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2022 jenjang SMA/SMK Negeri.

Calon peserta didik sudah dapat melihat pengumuman tersebut pada Senin (4/7/2022) melalui laman https://ppdb.jatengprov.go.id.

Peserta PPDB Jateng 2022 yang dinyatakan lolos diwajibkan daftar ulang di masing-masing satuan pendidikan.

Jika tidak melakukan daftar ulang, maka peserta akan dinyatakan mengundurkan diri dari proses PPDB Jateng 2022.

Pelaksanaan daftar ulang sendiri dilakukan pada 5-7 Juli 2022 pada pukul 08.00-15.30 WIB di satuan pendidikan tempat peserta dinyatakan lolos seleksi.

"Informasi lebih lanjut dapat diperoleh di satuan pendidikan pilihan dan/atau melalui website/papan pengumuman satuan pendidikan masing-masing," tulis laman ppdb.jatengprov.go.id.

Setelah melakukan daftar ulang, peserta didik baru akan melaksanakan hari pertama masuk sekolah pada 18 Juli 2022 mendatang.

Baca juga: Hasil PPDB Jateng 2022 Telah Diumumkan, Ini Cara Cek dan Daftar Ulangnya!

Cara cek pengumuman hasil PPDB Jateng 2022

Calon peserta didik baru maupun orang tua/wali dapat mengakses hasil seleksi secara online dengan melalui laman resmi PPDB Jateng 2022.

Berikut langkah-langkahnya:

  1. Buka laman https://ppdb.jatengprov.go.id/
  2. Pilih jenjang pendidikan yang didaftar (SMA atau SMK)
  3. Klik "SMA" atau "SMK"
  4. Pilih jalur pendaftaran bagi SMA dan sitem seleksi pada SMK
  5. Kemudian klik menu "Seleksi"
  6. Cari dan pilih sekolah berdasarkan kabupaten/kota pilihan
  7. Untuk SMK, pilih peminatan atau jurusan yang didaftar
  8. Hasil pengumuman peserta didik yang lolos PPDB Jateng 2022 akan muncul dengan berisikan nama, nomor pendaftaran dan nilai akhir.

Apabila peserta dinyatakan lolos, langkah berikutnya adalah melakukan daftar ulang di satuan pendidkan yang dipilih.

Baca juga: Cara Melihat Pengumuman Hasil PPDB Jateng 2022

Ketentuan daftar ulang

Dikutip dari Juknis Penyelenggaraan PPDB SMA/SMK Negeri Jateng 2022, peserta didik yang dinyatakan diterima pada PPDB Jateng 2022 wajib melakukan daftar ulang.

Daftar ulang dilakukan di satuan pendidikan tempat peserta dinyatakan lolos seleksi.

Apabila tidak melakukan daftar ulang, maka peserta didik yang diterima akan dianggap mengundurkan diri.

Untuk ketentuan dan tata cara daftar ulang akan diatur lebih lanjut oleh satuan pendidikan masing-masing berdasarkan kondsi kedaruratan Covid-19.

Namun, jika peserta didik memberikan data palsu akan dikenai sanksi pengeluaran oleh satuan pendidikan meskipun peserta tersebut sudah diterma dalam proses seleksi.

Sedangkan untuk penyelenggara PPDB apabila tidak melaksanakan penyelenggaraan PPDB sesuai ketentuan, maka akan diberikan sanksi sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Baca juga: Link Pengumuman PPDB Jateng 2022 Jenjang SMA dan SMK serta Ketentuan Daftar Ulangnya

Jadwal PPDB Jateng 2022 jenjang SMA dan SMK

Berikut ini adalah jadwal lengkap PPDB Jateng 2022, termasuk jadwal daftar ulang sampai hari pertama masuk sekolah:

  • Pengajuan akun, verifikasi berkas dan aktivasi akun: 15-28 Juni 2022
  • Pendaftaran dan perubahan pilihan: 29 Juni-1 Juli 2022
  • Validasi dan evaluasi: 2-3 Juli 2022
  • Pengumuman hasil: 4 Juli 2022
  • Daftar ulang: 5-7 Juli 2022
  • Hari pertama masuk sekolah: 18 Juli 2022.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Beredar Daftar Nama Panitia Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia, Ini Kata Keuskupan Agung Jakarta

Beredar Daftar Nama Panitia Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia, Ini Kata Keuskupan Agung Jakarta

Tren
Mencabut Naskah Riset Gunung Padang

Mencabut Naskah Riset Gunung Padang

Tren
Diserang Rudal Iran, Ini Gambaran Sistem Pertahanan Udara Israel

Diserang Rudal Iran, Ini Gambaran Sistem Pertahanan Udara Israel

Tren
Modus Penipuan Salah Transfer ke Rekening Pribadi, Ini yang Harus Dilakukan

Modus Penipuan Salah Transfer ke Rekening Pribadi, Ini yang Harus Dilakukan

Tren
Sirene Peringatan Terdengar di Israel Usai Serangan Udara Iran

Sirene Peringatan Terdengar di Israel Usai Serangan Udara Iran

Tren
Prakiraan BMKG: Wilayah Ini Berpotensi Dilanda Hujan Lebat, Angin Kencang, dan Petir pada 14-15 April 2024

Prakiraan BMKG: Wilayah Ini Berpotensi Dilanda Hujan Lebat, Angin Kencang, dan Petir pada 14-15 April 2024

Tren
Iran Luncukan 100 Drone ke Israel, Irak-Lebanon Tutup Wilayah Udara

Iran Luncukan 100 Drone ke Israel, Irak-Lebanon Tutup Wilayah Udara

Tren
[POPULER TREN] TNI Selidiki Pria Mengaku Adik Jenderal yang Tabrak Mobil Warga | Cara Daftar Beli Elpiji Pakai KTP, Ditutup Mei 2024

[POPULER TREN] TNI Selidiki Pria Mengaku Adik Jenderal yang Tabrak Mobil Warga | Cara Daftar Beli Elpiji Pakai KTP, Ditutup Mei 2024

Tren
Iran Meluncurkan Serangan Drone ke Arah Israel

Iran Meluncurkan Serangan Drone ke Arah Israel

Tren
Aksi Heroik Polisi Wanita Sendirian Lawan Pelaku Penusukan Massal di Sydney, Australia

Aksi Heroik Polisi Wanita Sendirian Lawan Pelaku Penusukan Massal di Sydney, Australia

Tren
Kuil Setinggi 36,5 Meter Runtuh Saat Festival Keagamaan di India

Kuil Setinggi 36,5 Meter Runtuh Saat Festival Keagamaan di India

Tren
Bahaya Kesepian terhadap Kesehatan Fisik dan Mental

Bahaya Kesepian terhadap Kesehatan Fisik dan Mental

Tren
Cerita Mencekam Saksi Mata Insiden Penusukan Massal di Mal Sydney, Australia

Cerita Mencekam Saksi Mata Insiden Penusukan Massal di Mal Sydney, Australia

Tren
Mengapa Wilayah Maluku Disebut Sebagai Kepulauan Rempah-rempah? Berikut Sejarahnya

Mengapa Wilayah Maluku Disebut Sebagai Kepulauan Rempah-rempah? Berikut Sejarahnya

Tren
Kemenlu Pastikan Tidak ada WNI Jadi Korban Penusukan Massal di Mal Australia

Kemenlu Pastikan Tidak ada WNI Jadi Korban Penusukan Massal di Mal Australia

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com