Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Profil ACT dan Laporan Keuangannya

Kompas.com - 05/07/2022, 13:10 WIB
Diva Lufiana Putri,
Sari Hardiyanto

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) tengah menjadi perbincangan sejak Senin (4/7/2022).

Hal ini bermula dari dugaan penyelewengan dana donasi yang terbit dalam laporan jurnalistik majalah Tempo.

Terkait hal ini, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyatakan, telah mendalami soal dugaan penyelewengan dana ACT sejak lama.

"Kami sudah proses sejak lama dan sudah ada hasil analisis yang kami sampaikan kepada aparat penegak hukum," kata Kepala PPATK Ivan Yustiavandana saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin (4/7/2022).

Hasil analisis tersebut, menurut Ivan telah disampaikan kepada Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror.

Pasalnya, selain dugaan penyelewengan dana untuk kepentingan pribadi, PPATK juga menemukan indikasi penyelewengan untuk aktivitas terlarang.

Baca juga: Apa Alasan Perlunya Izin untuk Penggalangan Dana dan sejak Kapan?

Lantas, apa itu ACT?

Profil ACT

Dilansir dari laman resmi, Aksi Cepat Tanggap atau ACT adalah yayasan di bidang sosial dan kemanusiaan yang berdiri pada 2005.

Lembaga kemanusiaan ini berkantor pusat di Menara 165, lantai 11, Jalan TB Simatupang Kavling 1, Cilandak Timur, Jakarta Selatan.

ACT didirikan berdasarkan Akta Pendirian Nomor 2 tertanggal 21 April 2005, sebagaimana telah mendapat pengesahan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia dengan SK Nomor C-1714.HT.01.02.TH 2005 tanggal 1 November 2005.

Baca juga: Denda ETLE Capai Rp 639 Miliar, Akan Dikemanakan Dana Tersebut?

Food truck yang dioperasikan oleh Aksi Cepat Tanggap yang berada di GOR Kecamatan CengkarengSYIFA NURI KHAIRUNNISA Food truck yang dioperasikan oleh Aksi Cepat Tanggap yang berada di GOR Kecamatan Cengkareng

Aksi Cepat Tanggap melakukan kegiatan tanggap darurat, pemulihan pascabencana, serta pemberdayaan dan pengembangan masyarakat.

ACT juga mengembangkan kegiatan pada program berbasis spiritual seperti kurban, zakat, dan wakaf.

Dalam menjalankan kegiatannya, ACT didukung oleh donatur publik dari masyarakat yang memiliki kepedulian tinggi terhadap masalah kemanusiaan.

Baca juga: Mengenal ACT, Sejarah Pendirian, Pemilik, hingga Pengurusnya

Selain itu, ada pula partisipasi perusahaan melalui program kemitraan dan tanggung jawab perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).

Adapun pada 2012, ACT mentransformasi drinya menjadi lembaga kemanusiaan berskala global dengan jangkauan 22 negara di Asia Tenggara, Asia Selatan, Timur Tengah, dan Eropa Timur.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com