Kompas.com - 27/06/2022, 15:05 WIB

KOMPAS.com - Video seorang pengemudi yang mengaku kena tilang saat hendak belok ke hotel viral di media sosial TikTok. Video tersebut diunggah oleh akun ini pada Minggu (26/5/2022).

Dalam video viral itu, perekam mengaku hendak belok ke hotel tempat ia menginap. Namun, ia tiba-tiba didatangi polisi yang tengah melakukan razia.

"Belok ke hotel tempat menginap tiba-tiba disamperin Polisi dikira mau menghindari razia, giliran ditanya alasan jawabnya bingung, diminta tunjukkan Surat Perintah Razia dan ditunggu kedua Polantas gak nongol-nongol," tulis pengunggah.

Video berdurasi 2 menit itu menampilkan seorang polisi yang tengah melakukan razia dan meminta kelengkapan surat pengemudi kepada perekam. Dalam video itu, perekam mengatakan bahwa ia diberhentikan bukan karena melanggar lalu lintas.

"Saya diberhentikan atas alasan razia ya, bukan karena pelanggaran kasat mata," ujar perekam yang dibenarkan oleh petugas.

Perekam kemudian meminta petugas untuk menunjukkan Surat Perintah Tugas (SPT) razia. Saat itu, perekam enggan mendatangi pos razia, ia memutuskan untuk menunggu petugas membawa SPT tersebut di titik tempatnya diberhentikan.

"Saya tunggu Bapak di sini, saya enggak kemana-mana. Memang saya lagi menginap di sini, saya tunggu di sini makanya," kata perekam.

Perekam sempat berdebat dengan petugas terkait penunjukkan SPT. Sebab, petugas meminta agar perekam ke pos razia apabila ingin melihat SPT tersebut.

"Bawa saja (SPT) itu ke sini, selesai itu masalah. Bapak mau lihat apa? SIM? STNK? Saya tunggu di sini," tegas perekam.

Kedua petugas kemudian berboncengan menggunakan sepeda motor untuk mengambil SPT yang diminta.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.