Kompas.com - 26/06/2022, 18:00 WIB

KOMPAS.com - Kata tidak baku adalah kata-kata yang tidak mengikuti kaidah yang berlaku dalam bahasa Indonesia.

Kaidah Bahasa Indonesia yang resmi mengikuti Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI).

Dikutip dari Bahasa Indonesia untuk Perguruan Tinggi (2016) karya Sukirma Nurdjan, Firman dan Mirnawati menjelaskan kata baku merupakan kata-kata yang telah resmi dan standar dalam penggunannya.

Kata tidak baku bisa berasal dari serapan bahasa asing dan bahasa daerah yang belum memenuhi kaidah ejaan dalam bahasa Indonesia.

Sehingga, penggunaan kata tidak baku tidak digunakan sebagai tuturan atau tulisan yang resmi di Indonesia.

Lantas, bagaimana ciri-ciri kata tidak baku beserta contohnya?

Ciri-ciri kata tidak baku

Terdapat beberapa ciri-ciri yang dapat membuat sebuah kata disebut sebagai kata tidak baku.

Berikut adalah ciri-cirinya:

  • Kata-kata dari dialek-dialek bahasa Indonesia yang ada.
  • Kata-kata serapan bahasa daerah yang belum bererima.
  • Kata-kata bahasa asing yang tidak memenuhi persyaratan ejaan dalam bahasa Indonesia.
  • Kata-kata bahasa Indonesia yang dieja sebagai bahasa asing.
  • Kata-kata bentukan yang tidak menuruti kaidah yang berlaku.

Contoh kata-kata tidak baku

Dikutip dari Kompas.com (29/1/2021), berikut ini adalah contoh kata tidak baku disandingkan dengan kata baku:

1. Dipengaruhi bahasa daerah

Kata tidak baku

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.