Video Viral Pria Bali Ini Bisa Tirukan Logat Turis Perancis, Thailand, India, hingga Rusia

Kompas.com - 31/05/2022, 12:30 WIB

KOMPAS.com - Sebuah video menampilkan seorang pria menirukan logat turis asing seperti dari Australia, Perancis, Spanyol, dan Jerman, viral di media sosial pada Senin (30/5/2022).

"Bule bali part 2," tulis pengunggah yakni akun Instagram @northsidestory.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by de fried banana (@northsidestory)

Video itu diunggahnya pada 10 Mei 2022, dan hingga saat ini sudah ditonton sebanyak lebih dari 1,1 juta kali oleh pengguna Instagram lainnya.

Beberapa warganet merasa senang dan lucu dengan kemampuan pria tersebut yang bisa menirukan dengan baik atau mirip dengan logat bahasa yang ditirunya.

Lalu, siapa dia, dan bagaimana bisa menirukan banyak logat bahasa asing ini?

Baca juga: Penjelasan Polri soal Video Viral Calon Bintara yang Gagal Lulus karena Buta Warna Parsial

Meniru logat dari orang asing di sekolah surfing

Saat dikonfirmasi, pengunggah sekaligus pemuda yang berada dalam video bernama Ketut Widi Artawan.

Dalam keseharian, Widi bekerja sebagai mentor di sekolah surfing Bali Green Surf School di Seminyak, Bali.

"Saya mulai meniru logat orang luar karena saya punya sekolah surfing namanya Baligreensurfschool," ujar Widi saat dihubungi Kompas.com, Senin (30/5/2022).

Dari sekolah surfing tersebut dia mengaku banyak bertemu turis dari luar negeri dan juga mendengarkan mereka berbicara. Melalui interaksi itu Widi lalu mulai senang menirukannya. 

Ia mengatakan, awalnya dia tidak mahir segala bahasa yang ditirunya dalam video. Namun, ia bisa berbahasa Inggris dengan lancar.

"Kalau bahasa luar (asing) saya cuma bisa English saja, tapi masih belajar bahasa Jerman karena sekarang saya sering pergi ke Jerman," lanjut dia.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh de fried banana (@northsidestory)

Baca juga: Viral, Video Indomaret Terendam Banjir di Makassar, Ini Kronologinya

 

Sering bergurau dan mulai paham logat

Bekerja sebagai instruktur selancar membuat Widi bisa akrab dengan orang yang datang untuk belajar selancar dari mancanegara.

Sekolah yang didirikan sejak tahun 2013 itu, mengajarkan selancar dan program tertentu kepada kliennya.

Widi dan teman-temannya mengajarkan teknik selancar kepada klien menggunakan bahasa Inggris, terkadang mereka pun bergurau dengan logat yang dipakai kliennya.

"Pakai bahasa Inggris, tapi kadang bergurau pakai logat mereka," ujar Widi.

Bali Green Surf School ini juga mengadakan kegiatan donasi dan mengunjungi panti asuhan di Bali tiap 6 bulan sekali.

"God bless sampai sekarang kita sudah bekerja sama dengan study abroad di kampus Udayana," imbuhnya.

Beberapa klien yang mengikuti kelasnya berasal dari Spanyol, Singapura, Inggris, Jerman, dan lainnya.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh de fried banana (@northsidestory)

Otodidak sejak kecil

Menjadi mentor selancar, Widi berbekal ilmu yang didapatnya di bangku Sekolah Dasar (SD).

Ia mengaku belajar bahasa asing secara otodidak atau secara mandiri, dan tidak melalui kursus tertentu.

"Otodidak saja, karena sering berbaur saja sama bule-bule surfing sih," kata dia.

Menurut dia, logat bahasa asing memiliki karakter dan ciri khas tersendiri seperti ada yang ramah dan beberapa memang sedikit keras.

Widi mengatakan, bahasa yang melafalannya cukup keras yakni bahasa India dan bahasa Rusia.

Ia pun mengamati dan sedikit-sedikit mempelajari bahasa asing itu guna mengisi waktu saat pandemi Covid-19.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh de fried banana (@northsidestory)

Respons bule saat Widi meniru logatnya

Tidak hanya sekali Widi mengunggah video menirukan logat bahasa asing.

Ia menceritakan bahwa klien dan teman-temannya yang berasal dari luar negeri pun sudah paham betul tingkahnya yang gemar meledek dan menirukan logat mereka.

Belakangan ini, Widi diminta menirukan suara pemain Bali United, Impersonate Spasojevic.

"Mereka sudah tahu saya sering meledek mereka. Paling sukar waktu disuruh sama Bali United untuk bikin accent sama satu pemainnya, karena belum pernah dengar orang Montenegro berbahasa Indonesia," ujar Widi.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Bali United FC (@baliunitedfc)

Adanya permintaan untuk menirukan logat Spasojevic ini, Widi cukup tertarik.

Ia menganggap tawaran itu muncul karena pihak Bali United ada yang menonton video Widi sedang menirukan logat asing dan menjadi viral.

"Mungkin karena Bali United-nya ngelihat saya lagi viral mungkin, terus kan pemain mereka ada banyak dari luar negeri," ucap Widi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.