Kompas.com - 24/05/2022, 15:31 WIB

KOMPAS.com - Banjir rob melanda sebagian wilayah Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (23/5/2022).

Penyebabnya akibat tanggul penahan air laut di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas, Kecamatan Semarang Utara yang jebol.

Meski sudah satu hari berlalu, air banjir dengan ketinggian beragam masih terjadi hingga hari ini, Selasa (24/5/2022).

Kendati demikian, berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, Selasa (24/5/2022), air yang merendam sejumlah kelurahan, kini berangsur surut.

Misalnya, di Kelurahan Tanjung Emas, kini ketinggian air tersisa 30-40 sentimeter, Kelurahan Kemijen 20-30 sentimeter, Kelurahan Mangkang dan Mangunharjo 5-10 sentimeter.

Sebelumnya, air banjir pesisir ini ada yang mencapai ketinggian lebih dari 1 meter.

Baca juga: Banjir Rob Ekstrem di Pesisir Utara Jateng Diprediksi Terjadi hingga 25 Mei Disebabkan Fenomena Perigee

Dampak banjir rob Semarang

Ribuan warga terdampak dengan adanya banjir ini, aktivitas atau kegiatan sehari-hari menjadi terganggu.

Bahkan dilaporkan masih ada pekerja di area Jalan Cooster yang terjebak dan belum berhasil dievakuasi.

Selain itu, peristiwa ini juga menyebabkan tanggul jebol di beberapa titik dengan dimensi yang cukup luas.

Besarnya volume air laut yang menerjang masuk ke daratan pun membuat akses jalan ke lokasi tanggul yang jebol sulit dilalui.

Baca juga: FOTO: Diterjang Banjir Rob, Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Lumpuh, 10.000 Kendaraan Terendam

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.