Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Tips Membuat CV yang Menarik di Mata HRD

Kompas.com - 13/05/2022, 06:00 WIB
Luthfia Ayu Azanella,
Rendika Ferri Kurniawan

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Curriculum Vitae (CV) menjadi salah satu berkas penting yang dibuat oleh pencari kerja untuk menunjukkan identitas dan kapabilitas diri terhadap perusahaan yang ingin dituju.

CV bisa jadi pertimbangan perusahaan menerima pelamar untuk posisi yang ditawarkan.

CV merupakan sebuah ringkasan karier, kualifikasi pelamar, hingga pendidikan.

Ada banyak cara membuat CV menarik. Mulai dari aplikasi hingga layanan online bisa diakses dengan mudahnya.

Namun, bagaimana cara membuat CV menarik, sehingga dapat mendapat perhatian HRD?

Berikut 7 tips membuat CV terlihat menarik di mata HRD, dikutip dari Top Universities:

Baca juga: Agar Dilirik Perusahaan, Hindari 5 Kesalahan Ini di CV

1. Mulai dengan kekuatan atau kelebihan

Awali CV dengan ringkasan terkait kemampuan dan prestasi yang Anda miliki.

Dua hal ini jika dituliskan di bagian permulaan CV dapat menarik perhatian pihak HRD sejak awal.
Profil diri ini merupakan bagian penting daru CV dan akan menceritakan siapa diri Anda sesungguhnya. Jadi tuliskan kalimat yang tepat dan sesuai, artinya tidak mengada-ada dan dilebih-lebihkan.

Misalnya:

"Saya merupakan individu yang antusias, pekerja keras, dan berkomitmen. Dengan rekam jejak yang telah terbukti di bidang pemasaran dan penjualan. Saya memiliki keterampilan teknis yang matang dan keterampilan interpersonal yang juga baik. Saya ingin ditantang untuk mengembangkan dan memperluas keterampilan yang telah saya miliki melalui pengalaman kerja di bidang pemasaran".

2. Tekankan hasil dan bukan tanggung jawab

Jika Anda masih membuat CV berisi deretan tanggung jawab yang pernah Anda emban di posisi sebelumnya, maka saatnya berbenah.

Tunjukkan capaian atau hasil apa saja yang pernah Anda capai selama memegang tanggung jawab di posisi itu.

Jika ini diterapkan, maka CV Anda akan terlihat luar biasa.

Contoh:

Daripada  Anda menuliskan "Saya berperan meningkatkan keterikatan media sosial untuk perusahaan A" gantilah dengan "Saya meningkatkan keterikatan media sosial perusahaan A sebesar 38 persen".

Baca juga: Mahasiswa, Ini 5 Kesalahan Buat CV yang Akhirnya Tidak Dilirik HR

3. Sesuaikan dengan posisi yang dilamar

Biasanya, dalam informasi lowongan pekerjaan perusahaan akan menginformasikan posisi apa yang mereka tawarkan beserta tantangan kerja dan kualifikasi yang dibutuhkan.

Tanggapi penjelasan tersebut dan jelaskan mengapa Anda adalah kandidat yang tepat untuk posisi tersebut.

Hubungkan capaian-capaian yang telah Anda raih sebelumnya dengan elemen pekerjaan di tempat baru.

Pencari kerja tentu ingin kandidat memahami peran yang mereka lamar. Semakin Anda dapat menunjukkannya, maka akan semakin menonjol CV yang Anda buat.

4. Tonjolkan perubahan dan perkembangan diri

Fokuslah menyampaikan perkembangan diri saat membuat CV.

Tunjukkan bagaimana Anda telah tumbuh dan berubah selama menjalani peran-peran di perusahaan sebelumnya.

Ini akan menunjukkan kepada pencari kerja bahwa Anda belajar banyak dari posisi sebelumnya dan mencirikan bahwa Anda merupakan individu yang berkomitmen untuk terus belajar dan memperluas kemampuan.

Baca juga: 10 Contoh CV Lamaran Kerja yang Baik dan Benar

5. Tunjukkan bahwa Anda memiliki banyak relasi

Relasi di sini bukan berarti orang dalam atau penting yang akan memudahkan Anda mendapat posisi, tetapi koneksi berbagai kalangan yang Anda dapat di berbagai tempat.

Misalnya, selama Anda kuliah, bekerja di tempat lama, ketika melakukan suatu perjalanan, dan sebagainya.

Ini menunjukkan Anda memiliki kemampuan komunikasi yang baik, dan HRD akan sangat menghargai itu

6. Tunjukkan wawasan seputar industri

Jika ini ditunjukkan, perekrut akan menilai Anda sebagai orang yang berwawasan di bidang industri yang mereka jalani, sehingga Anda terlihat lebih menarik.

Jadi, pastikan Anda selalu mengikuti perkembangan isu atau tren di industri yang akan Anda lamar.

7. Gunakan kata-kata yang kuat

Di akhir CV, tuliskan kalimat dengan kata-kata yang memiliki konotasi kuat.

Misalnya, "adaptif", "inovatif", dan sebagainya.

Sebutkan apa saja yang telah Anda implementasikan dan capai di peran Anda sebelumnya, tutup dengan hasil yang mengesankan dan menggambarkan apa yang telah Anda sampaikan di awal.

Baca juga: 5 Aplikasi Gratis untuk Membuat CV Lamaran Kerja lewat HP

Hal yang harus dihindari saat membuat CV

Jika paparan sebelumnya telah menyebutkan apa saja yang harus Anda lakukan saat membuat CV, maka ada juga hal-hal yang harus dihindari.

Dicuplik dari careers.umbc.edu, berikut adalah beberapa di antaranya:

  1. Menggunakan template yang ada di aplikasi atau website;
  2. Memberi informasi palsu, misalnya IPK, keterampilan, dan kemampuan Anda;
  3. Menyampaikan pernyataan dalam kalimat terlalu panjang;
  4. Jangan melebihi 2 halaman;
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Ini Daftar Kenaikan HET Beras Premium dan Medium hingga 31 Mei 2024

Ini Daftar Kenaikan HET Beras Premium dan Medium hingga 31 Mei 2024

Tren
Ramai soal Nadiem Akan Wajibkan Pelajaran Bahasa Inggris, Ini Kata Kemendikbud Ristek

Ramai soal Nadiem Akan Wajibkan Pelajaran Bahasa Inggris, Ini Kata Kemendikbud Ristek

Tren
Media Korsel Soroti Pertemuan Hwang Seon-hong dan Shin Tae-yong di Piala Asia U23

Media Korsel Soroti Pertemuan Hwang Seon-hong dan Shin Tae-yong di Piala Asia U23

Tren
10 Ras Anjing Pendamping yang Cocok Dipelihara di Usia Tua

10 Ras Anjing Pendamping yang Cocok Dipelihara di Usia Tua

Tren
5 Manfaat Kesehatan Daging Buah Kelapa Muda, Salah Satunya Menurunkan Kolesterol

5 Manfaat Kesehatan Daging Buah Kelapa Muda, Salah Satunya Menurunkan Kolesterol

Tren
Viral, Video Sopir Bus Cekcok dengan Pengendara Motor di Purworejo, Ini Kata Polisi

Viral, Video Sopir Bus Cekcok dengan Pengendara Motor di Purworejo, Ini Kata Polisi

Tren
PDI-P Laporkan Hasil Pilpres 2024 ke PTUN Usai Putusan MK, Apa Efeknya?

PDI-P Laporkan Hasil Pilpres 2024 ke PTUN Usai Putusan MK, Apa Efeknya?

Tren
UKT Unsoed Tembus Belasan-Puluhan Juta, Kampus Sebut Mahasiswa Bisa Ajukan Keringanan

UKT Unsoed Tembus Belasan-Puluhan Juta, Kampus Sebut Mahasiswa Bisa Ajukan Keringanan

Tren
Sejarah dan Makna Setiap Warna pada Lima Cincin di Logo Olimpiade

Sejarah dan Makna Setiap Warna pada Lima Cincin di Logo Olimpiade

Tren
Ramai Anjuran Pakai Masker karena Gas Beracun SO2 Menyebar di Kalimantan, Ini Kata BMKG

Ramai Anjuran Pakai Masker karena Gas Beracun SO2 Menyebar di Kalimantan, Ini Kata BMKG

Tren
Kenya Diterjang Banjir Bandang Lebih dari Sebulan, 38 Meninggal dan Ribuan Mengungsi

Kenya Diterjang Banjir Bandang Lebih dari Sebulan, 38 Meninggal dan Ribuan Mengungsi

Tren
Dari Jakarta ke Penang, WNI Akhirnya Berhasil Obati Katarak di Korea

Dari Jakarta ke Penang, WNI Akhirnya Berhasil Obati Katarak di Korea

Tren
Warganet Kaitkan Kenaikan UKT Unsoed dengan Peralihan Menuju PTN-BH, Ini Penjelasan Kampus

Warganet Kaitkan Kenaikan UKT Unsoed dengan Peralihan Menuju PTN-BH, Ini Penjelasan Kampus

Tren
Israel Diduga Gunakan WhatsApp untuk Targetkan Serangan ke Palestina

Israel Diduga Gunakan WhatsApp untuk Targetkan Serangan ke Palestina

Tren
Apa Itu Asuransi? Berikut Cara Kerja dan Manfaatnya

Apa Itu Asuransi? Berikut Cara Kerja dan Manfaatnya

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com