Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengapa Banyak Atlet Mengunyah Permen Karet Saat Bertanding?

Kompas.com - 11/05/2022, 11:35 WIB
Ahmad Naufal Dzulfaroh,
Inten Esti Pratiwi

Tim Redaksi

 

KOMPAS.com - Saat menonton sepak bola, Anda mungkin pernah mendapati beberapa pemainnya mengunyah permen karet saat bertanding.

Tak hanya sepak bola, atlet olahraga lain juga kerap mengunyah permen karet ketika mereka tengah berlaga.

Lantas, mengapa para atlet melakukan hal itu?

Dikutip dari Soccer America, sebuah penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan dari Tokyo Dental College menemukan beberapa manfaat di balik mengunyah permen karet. Hal inilah yang mungkin menjadi dasar mengapa para atlet gemar mengunyah permen karet.

Para peneliti menemukan, mengunyah permen karet dapat memperpendek waktu respons tubuh dan memberikan efek positif pada saat berolahraga.

Beberapa penelitian yang lebih baru juga menunjukkan bahwa mengonsumsi permen karet berkafein tepat sebelum kompetisi dapat membantu meningkatkan kinerja tubuh seseorang.

Baca juga: Manfaat Kesehatan Permen Karet, Meredakan Gerd dan Meningkatkan Memori

Namun, efek itu disebabkan oleh kafein dan tidak harus pada permen karet.

Mengunyah permen karet juga dapat membantu mengatasi mulut kering, setidaknya untuk waktu yang singkat, dikutip dari WebMD.

Seperti diketahui, lebih banyak air liur dapat membantu menyeimbangkan asam di kerongkongan sehingga mengurangi gejala refluks asam.

Studi lain telah menemukan, mengunyah permen karet saat beraktivitas dapat meningkatkan berbagai aspek fungsi otak, termasuk kewaspadaan, memori, pemahaman, dan pengambilan keputusan.

Para ahli tidak sepenuhnya memahami bagaimana mengunyah permen karet dapat meningkatkan daya ingat.

Namun satu teori didapatkan, bahwa peningkatan ini disebabkan oleh adanya peningkatan aliran darah ke otak yang disebabkan oleh permen karet, dikutip dari Healthline.

Baca juga: Melawan Asam Lambung dengan Permen Karet

Risiko mengunyah permen karet

Permen karet mungkin bisa meningkatkan fokus dan kinerja tubuh saat berolahraga, kendati demikian, ada risiko kecil ketika mengunyah permen karet saat berolahraga, yaitu adanya kemungkinan tersedak.

Bagi sebagian besar remaja dan orang dewasa, kecil kemungkinan permen karet benar-benar bisa menyumbat trakea.

Akan tetapi, berbeda halnya ketika permen karet dikonsumsi oleh anak berusia di bawah 5 tahun yang memiliki mulit dan trakea lebih kecil.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com