Jaya Suprana
Pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan

Penulis adalah pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan.

Harapan bagi Perkumpulan Dokter Seluruh Indonesia

Kompas.com - 29/04/2022, 05:30 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

MENJELANG akhir bulan suci Ramadhan 1443 H terberitakan bahwa sekelompok dokter Indonesia mendirikan Perkumpulan Dokter Seluruh Indonesia demi menghentikan perseteruan Doktor Terawan versus Ikatan Dokter Indonesia.

Misi dan visi pengurus PDSI antara lain adalah mengayomi para dokter dengan bersinergi bersama rakyat dan pemerintah dengan membentuk organisasi yang profesional serta meningkatkan taraf kesehatan rakyat Indonesia dan kesejahteraan anggota.

Dan juga mendorong kreatifitas dan inovasi anak bangsa di bidang kesehatan berwawasan Indonesia untuk dunia.

Meski harapan saya bahwa DR. Terawan bermusyawarah-mufakat dengan IDI demi berdamai pada hakikatnya tidak terkabul, namun sebagai pasien saya antusias menyambut gelora semangat para dokter Indonesia mendirikan PDSI.

Sudah ratusan teman saya yang kebetulan patra dokter Indonesia telah menyatakan hasrat untuk bergabung ke Perkumpulan Dokter Seluruh Indonesia bersama tentu saja Profesor Doktor Dokter Terawan.

Saya memiliki beberapa harapan baru bagi Perkumpulan Dokter Seluruh Indonesia yang telah berjanji akan mendorong kreatifitas dan inovasi anak bangsa di bidang kesehatan berwawasan Indonesia untuk dunia antara lain adalah:

1. PDSI menghargai dan menghormati hak asasi para pasien sebagai konsumen produk industri pelayanan kesehatan di Indonesia.

2. PDSI bersikap terbuka terhadap para dokter spesialis yang terdidik di negara-negara maju agar dapat mempersembahkan ilmu yang mereka peroleh di luar negeri kepada bangsa, negara dan rakyat Indonesia.

3. PDSI menghindari perangkap arogansi menara gading dengan bukan menghambat namun mendukung kreatifitas dan inovasi anak bangsa di bidang kesehatan berwawasan untuk dunia.

4. PDSI menghargai dan menghormati karsa dan karya para pelayan kesehatan tradisional Indonesia sebagai warisan kebudayaan kesehatan yang sebelum kedatangan ilmu kesehatan Barat telah terbukti berjaya membina kesehatan bangsa Indonesia sejak jaman Syailendra, Sriwijaya, Pajajaran, Singasari, Majapahit.

5. PDSI bersatu padu bersama pemerintah dalam meningkatkan taraf kesehatan rakyat Indonesia demi menegakan pilar-pilar kedaulatan kesehatan bangsa, negara dan rakyat Indonesia.

Pewujudan segenap harapan itu saya tulus dukung dengan gelora semangat kebanggaan nasional bangsa Indonesia yang tersirat dan tersurat di dalam pekik kebangsaan Indonesia, yaitu MERDEKA!

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.