Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Aturan Lengkap PPKM Level 1, 2, dan 3 Jawa-Bali 19 April-9 Mei 2022

Kompas.com - 20/04/2022, 10:05 WIB
Taufieq Renaldi Arfiansyah,
Sari Hardiyanto

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pemerintah kembali memperpanjang pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Jawa-Bali periode 19 April sampai 9 Mei 2022.

Ketentuan perpanjangan PPKM luar Jawa-Bali tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 22 Tahun 2022 yang terbit pada Senin (18/4/2022).

Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Syafrizal mengatakan bahwa pada Inmendagri kali ini tidak banyak aturan yang berubah terkait perpanjangan PPKM Jawa-Bali.

“Perpanjangan PPKM Jawa-Bali kali ini hanya mengalami perubahan pada jumlah daerah di setiap Level PPKM, dan waktu operasional pusat perbelanjaan dan kegiatan UMKM," kata Syafrizal, dikutip dari Kompas.com, Selasa (19/4/2022).

Baca juga: Daftar Lengkap Daerah PPKM Level 1, 2, dan 3 Jawa-Bali 19 April-9 Mei 2022

Terdapat daerah dengan PPKM Level 1 sebanyak 29 daerah, Level 2 sebanyak 97 daerah, dan Level 3 berjumlah 2 daerah.

Selain itu, tidak ada daerah yang masuk kategori PPKM Level 4.

Perubahan aturan pada Inmendagri 22 Tahun 2022 memberikan kabar yang baik terkait penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia.

"Namun, kita patut bersyukur bahwa perubahan ini mengindikasikan hal baik dalam proses penanggulangan Covid-19 di Indonesia.” katanya lagi.

Baca juga: Catat, Ini Prediksi Puncak Arus Mudik dan Arus Balik Lebaran 2022

Pusat perbelanjaan

Pada Inmendagri Nomor 22 Tahun 2022 terdapat perubahan pengaturan jam operasional pusat perbelanjaan dan kegiatan UMKM.

Pada daerah PPKM Level 2 mendapat kelonggaran jam operasional hingga pukul 22.00 waktu setempat.

"Sedangkan untuk pengaturan jam operasional pada daerah dengan status PPKM Level 1 dan Level 3 tidak mengalami perubahan," jelas Syafrizal.

Baca juga: Efek Samping Sinopharm yang Resmi Jadi Regimen Vaksin Booster Covid-19

Selain itu, Syafrizal juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat Indonesia yang telah mendukung program vaksinasi dari pemerintah pada masa menjelang mudik Lebaran 2022.

Dia juga mengharapkan agar pada pelaksanaan hari raya Idul Fitri nanti masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan demi keselamatan diri, keluarga dan masyarakat.

"Untuk itu, pemerintah mengapresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah mendukung upaya pemerintah tersebut," pungkasnya.

Baca juga: Ketahui, Ini Efek Samping Vaksin Covid-19 Booster

Aturan PPKM Level 1, 2 dan 3 di Jawa-Bali 19 April-9 Mei 2022

Bus Transjakarta melintas di kawasan Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat, Selasa (29/3/2022). PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) kembali membuka kapasitas angkut 100 persen dari sebelumnya dibatasi 70 persen seiring diturunkannya level pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Ibu Kota dari level 3 menjadi level 2.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Bus Transjakarta melintas di kawasan Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat, Selasa (29/3/2022). PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) kembali membuka kapasitas angkut 100 persen dari sebelumnya dibatasi 70 persen seiring diturunkannya level pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Ibu Kota dari level 3 menjadi level 2.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Peneliti Temukan Efek Pengonsumsian Obat Hipertensi dalam Jangka Panjang, Apa Itu?

Peneliti Temukan Efek Pengonsumsian Obat Hipertensi dalam Jangka Panjang, Apa Itu?

Tren
Harus Tahu, Ini Tanda-tanda Akan Terjadi Angin Puting Beliung

Harus Tahu, Ini Tanda-tanda Akan Terjadi Angin Puting Beliung

Tren
Ramai soal Kura-kura Benci dan Akan Menyerang Obyek Berwarna Hitam, Ini Penjelasan Pakar

Ramai soal Kura-kura Benci dan Akan Menyerang Obyek Berwarna Hitam, Ini Penjelasan Pakar

Tren
Pemerintah Bakal Terapkan Cukai Minuman Berpemanis, Pakar: Efektif Tekan Konsumsi Gula

Pemerintah Bakal Terapkan Cukai Minuman Berpemanis, Pakar: Efektif Tekan Konsumsi Gula

Tren
Bisakah Hanya Menunjukkan Foto SIM dan STNK agar Tak Ditilang? Ini Kata Dirlantas

Bisakah Hanya Menunjukkan Foto SIM dan STNK agar Tak Ditilang? Ini Kata Dirlantas

Tren
Syarat Pembuatan Paspor Terbaru 2024, Ini Dokumen yang Perlu Dipersiapkan

Syarat Pembuatan Paspor Terbaru 2024, Ini Dokumen yang Perlu Dipersiapkan

Tren
Tak Dibatasi Hanya 2 Juta Jiwa, Ini Proyeksi Pertumbuhan Penduduk IKN hingga 2045

Tak Dibatasi Hanya 2 Juta Jiwa, Ini Proyeksi Pertumbuhan Penduduk IKN hingga 2045

Tren
Kucing Termasuk Hewan yang Tidak Bisa Merasakan Rasa Manis, Mengapa Demikian?

Kucing Termasuk Hewan yang Tidak Bisa Merasakan Rasa Manis, Mengapa Demikian?

Tren
Ilmuwan Temukan Fosil Berusia 240 Juta Tahun yang Mirip Naga

Ilmuwan Temukan Fosil Berusia 240 Juta Tahun yang Mirip Naga

Tren
Tornado Disebut Tak Bisa Terjadi di Ekuator atau Daerah Khatulistiwa, Benarkah?

Tornado Disebut Tak Bisa Terjadi di Ekuator atau Daerah Khatulistiwa, Benarkah?

Tren
Warga Rekam 2 Matahari di Mentawai, Ini Kata BMKG tentang Matahari Kembar

Warga Rekam 2 Matahari di Mentawai, Ini Kata BMKG tentang Matahari Kembar

Tren
Ramai soal Waktu Tunggu Antre Beli Tiket Kereta Bertambah, Ini Kata KAI

Ramai soal Waktu Tunggu Antre Beli Tiket Kereta Bertambah, Ini Kata KAI

Tren
BMKG Ungkap Potensi Banjir pada Maret 2024, Ini Daftar Wilayahnya

BMKG Ungkap Potensi Banjir pada Maret 2024, Ini Daftar Wilayahnya

Tren
7 Manfaat Minum Susu Campur Kayu Manis untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui

7 Manfaat Minum Susu Campur Kayu Manis untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui

Tren
Bagaimana Proses Terjadinya Gerhana Bulan? Berikut Penjelasannya

Bagaimana Proses Terjadinya Gerhana Bulan? Berikut Penjelasannya

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com