Kompas.com - 01/04/2022, 08:05 WIB

KOMPAS.com – Pemerintah menunjuk Maudy Ayunda sebagai jubir pemerintah untuk Presidensi G20 Indonesia.

Hal tersebut diumumkan secara resmi oleh Menteri Komunikasi dan Informatika dan Komunikasi (Menkominfo) Jhonny G Plate melalui keterangan pers yang dilakukan secara daring pada Kamis (31/3/2022).

Penunjukkan Maudy Ayunda sebagai Jubir Presidensi G20 Indonesia bertujuan untuk mendukung penyelenggaraan komunikasi publik terkait G20 Indonesia.

Baca juga: Profil dan Harta Kekayaan Immanuel Ebenezer, Ketua Relawan Jokowi yang Dicopot dari Komisaris BUMN

Pasalnya, Maudy menguasai sejumlah bahasa asing sehingga dapat membantunya melaksanakan tugasnya sebagai jubir.

“Saya ingin memperkenalkan saudari Maudy Ayunda sebagai juru bicara pemerintah untuk Presidensi G20 Indonesia,” ujar Jhonny.

Penunjukkan Maudy yang merupakan bagian dari anak muda berbakat di Indonesia juga dimaksudkan untuk menjangkau generasi milenial dan generasi Z agar turut serta dalam momentum G20.

Baca juga: Jadi Kepala Otorita IKN Nusantara, Ini Profil dan Harta Kekayaan Bambang Susantono

Lantas, bagaimana sosok Maudy hingga ditunjuk menjadi Jubir Presidensi Indonesia untuk G20?

Profil Maudy Ayunda

Maudy AyundaYouTube Maudy Ayunda Maudy Ayunda

Nama Maudy Ayunda tidak asing bagi masyarakat di Indonesia. Sebab, sebelum ditunjuk sebagai Jubir Presidensi G20 Indonesia, Maudy sudah dikenal melalui karya-karyanya, baik di dunia seni peran maupun seni musik.

Berikut profil singkat Maudy Ayunda, jubir pemerintah untuk Presidensi G20 Indonesia:

1. Berkarya sejak usia 11 tahun

Anak pertama dari pasangan Mauren Jasmedi dan Didit Jasmedi ini mengawali kariernya di usia muda.

Pada 2005, Maudy membintangi film pertamanya yang berjudul “Surat Untuk Rena” di usia yang baru menginjak 11 tahun.

Di film itu, Maudy berperan sebagai Rena yang merupakan tokoh utama.

Baca juga: Profil Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, Menantu Luhut yang Resmi Jabat Pangkostrad

Berkat aktingnya tersebut, Maudy meraih penghargaan Aktris Utama Terpilih di Festival Film Jakarta pada 2006.

Ia berhasil meraih penghargaan setelah mengalahkan aktris papan atas lainnya, seperti Nirina Zubir dan Titi Kamal.

Tidak berpuas diri, Maudy kembali membintangi sejumlah film ternama seperti “Tendangan dari Langit”, “Perahu Kertas” yang merupakan adaptasi dari novel karya Dee lestari, dan Habibie Ainun 3 di mana Maudy memerankan Ibu Ainun, isteri mantan presiden Indonesia ketiga, BJ Habibie.

Baca juga: Profil Lengkap Shin Tae-yong, Pelatih yang Bawa Timnas Indonesia ke Final Piala AFF 2020

2. Berbakat di dunia seni musik

Aktris Maudy Ayunda .YouTube Maudy Ayunda Aktris Maudy Ayunda .

Tidak hanya berbakat di dunia seni peran, Maudy juga memiliki suara merdu. Ia piawai memainkan alat musik, salah satunya gitar.

Kesukaannya kepada musik tersebut mengantarkannya untuk berkarya di bidang musik pada 2011. Saat itu ia merilis single pertamanya berjudul “Tiba-tiba Cinta Datang”.

Bakat bernyanyi yang dimilikinya membuat Maudy dipercaya untuk mengisi soundtrack film yang dibintanginya, seperti menyanyikan lagu ‘Perahu Kertas’ pada film Perahu Kertas hingga ‘Pulang’ dalam film Losmen Bu Broto pada 2021.

Beberapa penghargaan yang diraihnya di dunia seni musik, di antaranya Female of the Year dalam ajang Indonesia Choice Awards 2015.

Baca juga: Jadi Tersangka KPK, Berikut Profil dan Harta Kekayaan Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-Angin

3. Lulusan S1 Oxford University

Kendati memiliki karier yang cemerlang, Maudy tidak melupakan kewajibannya untuk belajar. Ia bertolak ke Inggris untuk menempuh pendidikannya di Oxford University.

Oxford University merupakan salah satu kampus terbaik di dunia.

Pada 2022, kampus tersebut menempati peringkat kedua sebagai kampus terbaik di dunia berdasarkan QS World University Rankings.

Di Oxford University, Maudy mengambil pendidikan S1 jurusan PPE (Politic, Phylosophy, and Economics).

Ia berhasil menyelesaikan studinya hanya dalam waktu tiga tahun.

Baca juga: Profil Kekuatan Militer Ukraina dan Perbandingannya dengan Rusia

4. Lulusan double degree di Stanford University

Artis peran dan penyanyi Maudy Ayunda telah lulus dari Stanford University, Stanford, California, AS.Instagram Maudy Ayunda Artis peran dan penyanyi Maudy Ayunda telah lulus dari Stanford University, Stanford, California, AS.

Nama Maudy kembali ramai diperbincangkan setelah ia diterima di kampus ternama, Stanford University, San Fransicso, Amerika.

Tak tanggung-tanggung, saat itu ia juga dinyatakan diterima di Harvard University untuk jurusan pendidikan.

Diterima di dua kampus ternama, Maudy akhirnya memutuskan untuk memilih Stanford University sebagai tempat belajarnya.

Di Stanford, ia mengambil dua jurusan sekaligus, yakni Administrasi Bisnis dan Pendidikan.

Dua jurusan tersebut berhasil ditaklukannya hanya dalam waktu 2 tahun.

Baca juga: Mengenal 5 Orang Kaya Termuda Indonesia Versi Forbes, Siapa Saja Mereka?

Menamatkan dua jurusan sekaligus, Maudy mendapatkan dua gelar ketika lulus, yaitu MA dan MBA.

Stanford University merupakan kampus terbaik di dunia.

Kampus ini menempati posisi kedua setelah Massachusetts Institute of Technology (MIT) sebagai kampus terbaik versi QS World University Rankings 2021.

Wanita kelahiran Jakarta 19 Desember 1994 ini juga pernah masuk ke dalam daftar 30 Under 30 Asia 2021 kategori Entertaiment and Sports yang dikeluarkan oleh Forbes.

Terpilihnya Maudy sebagai satu-satunya aktris dan penyanyi dalam ajang penghargaan tersebut lantaran sederet prestasi yang kesukesan karier yang dimilikinya.

Baca juga: Update Daftar Orang Terkaya di Dunia Versi Forbes, Bos LV Bernard Arnault Geser Jeff Bezos

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.