Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 27/03/2022, 18:45 WIB

KOMPAS.com – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) melakukan serangan terhadap anggota TNI di pos Marinir Perikanan Quari Bawah, Distrik Kenyam, Nduga, Sabtu (26/3/2022).

Penyerangan dilakukan pada sore hari, pada pukul 17.50 WIT (Waktu Indonesia Bagian Timur).

Akibat serangan tersebut, satu anggota TNI bernama Letnan Dua Marinir Mohamad Iqbal, dinyatakan gugur. Sementara sembilan anggota TNI lainnya mengalami luka berat dan ringan.

Letnan Dua Marinir Mohamad Iqbal dinyatakan gugur setelah mengalami luka tembak di lengan sebelah kanannya.

Aksi penyerangan yang dilakukan oleh KKB Papua ini bukanlah yang pertama kalinya. Sebelumnya, aksi yang sama juga pernah dilakukan baik kepada anggota TNI maupun warga sipil.

”Untuk kesekian kalinya kelompok ini kembali menyerang aparat TNI yang sedang mengemban tugas negara. Aksi ini sungguh keji dan sadis,” ujar Letnan Kolonel (Inf) Candra Kurniawan selaku Wakil Kepala Penerangan Komandan Daerah Militer XVII/Cenderawasih, dikutip dari Kompas.id, (27/3/2022).

Baca juga: Siapa KKB Papua, Tujuan, dan Daftar Kejahatannya

Deretan aksi serangan KKB sejak awal 2022

Berikut sederet serangan KKB Papua yang pernah terjadi sejak awal 2022:

1. Serangan KKB tewaskan 8 pekerja infrastruktur

Belum lama ini, serangan KKB Papua juga sempat terjadi. Kali ini, serangan ditargetkan kepada 10 warga yang merupakan pekerja jaringan telekomunikasi di PT Palapa Timur Telematika (PTT).

Diberitakan oleh Kompas.com, delapan pekerja ditembaki KKB Papua saat sedang memperbaiki Tower Base Transceiver Station (BTS) 3 Telkomsel pada (2/3/2022) dini hari.

Menurut pekerja yang selamat, kedelapan rekannya tewas seketika setelah mendapatkan serangan dari 10 anggota KKB Papua yang masing-masing menggunakan sejata api dan senjata tajam.

Ia berhasil selamat usai melarikan diri ketika serangan terjadi. Sementara delapan rekannya tewas dan masuk ke jurang. Kendati demikian, kedelapan jenazah berhasil dievakuasi oleh Satgas Operai Damai Cartenz sepekan kemudian, yakni pada (7/3/2022).

Satu di antara delapan korban yang tewas merupakan anak kepala Suku Gome di Ilaga yang bernama Bebi Tabuni.

Baca juga: 8 Pekerja yang Tewas Ditembak KKB Papua Berhasil Dievakuasi dengan Helikopter

2. Teror KKB Papua, satu warga alami luka tembak

Aksi KKB Papua kembali terjadi di di Kabupaten Puncak, Papua (19/2/2022). Kali ini mereka mengincar warga sipil setelah menembak anggota Kopasgat di sekitar Bandara Aminggaru.

Tak hanya itu, KKB Papua juga melakukan serangan dengan menembaki truk milik PT MTT. Akibat serangan itu, seorang warga bernama Glen Sumampo mengalami luka tembak.

Korban langsung dievakuasi menuju Puskesmas Ilaga menggunakan kendaraan roda dua.

Teror aksi KKB Papua terus berlanjut. Sejumlah anggota KKB Papua yang melarikan diri ke Kampung Nipuralome kembali menembaki warga sekitar. Bahkan, mereka juga membakar kantor PT MTT hingga satu unit rumah terbakar habis.

Sehari setelah kejadian tersebut, KKB Papua melancarkan aksinya dengan menembaki aparat keamanan yang tengah mengevakuasi dua korban penembakan ke Mimika.

Menurut keterangan Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Aqsha Erlangga, aksi teror tersebut tidak memakan korban jiwa.

Baca juga: Anggota Kopasgat dan Warga Sipil Korban Penembakan KKB Papua Belum Bisa Dievakuasi

3. Serangan KKB Papua tewaskan 3 prajurit TNI

Pada awal 2022, 3 prajurit TNI dinyatakan gugur setelah mendapatkan serangan beruntun yang dilakukan oleh KKB Papua di Gome, Kabupaten Puncak, Papua, Kamis (27/1/2022).

Ketiga prajurit tersebut, di antaranya Serda Rizal, Pratu Tupas Baraza, dan Pratu Rahman. Ketiganya mengalami luka tembak.

Serda Rizal meninggal di tempat akibat penembakan yang dilakukan oleh KKB Papua. Sementara Pratu Baraza yang juga mendapatkan luka tembak sempat dilarikan ke Puskesmas Ilaga namun tidak tertolong.

Adapun Pratu Rahman gugur ketika hendak mengevakuasi kedua rekannya. Saat itu ia dibantu oleh Pratu Saeful. Keduanya sama-sama terkena serangan tembakan. Namun dokter di Puskesmas Ilaga menyatakan bahwa Pratu Rahman meninggal dunia.

Baca juga: Sertu Ari Baskoro, Anggota TNI yang Gugur Ditembak KKB Papua Berencana Tunangan

Berdasarkan laporan tersebut, KKB Papua setidaknya telah melakukan serangan sebanyak 4 kali sejak awal tahun 2022.

Kendati demikian, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua Komisaris Besar Faizal Ramadhani mengatakan, tahun ini KKB Papua telah menyerang aparat keamanan di Papua dan Papua Barat sebanyak delapan kali.

Adapun serangan kepada warga sipil terjadi sebanyak empat kali.

Untuk mengantisipasi jatuhnya korban, Faizal mengatakan, pihaknya telah menerjunkan 85 personel anggota Satgas Damai Cartenz di Distrik Kenyam yang bersiaga untuk menghadapi serangan KKB Papua yang dipimpin oleh Egianus.

(Sumber: Kompas.com/Michael Hangga Wismabrata, Dhias Suwandi, Rachmawati | Editor: Michael Hangga Wismabrata, Gloria Setyvani Putri, Rachmawati)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+