Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Apa yang Harus Dilakukan jika Gmail Tak Bisa Terima Pesan Masuk?

Kompas.com - Diperbarui 05/12/2022, 08:58 WIB
Nur Rohmi Aida,
Inten Esti Pratiwi

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Gmail merupakan layanan email gratis yang dikembangkan oleh Google dan dari tahun ke tahun menjadi layanan email yang banyak digunakan oleh masyarakat dunia.

Meski layanan Gmail sudah akrab dengan kehidupan sehari-hari, namun mungkin masih banyak pengguna yang menemui kendala ketika menggunakannya.

Salah satu kendala yang mungkin ditemui adalah pengguna tak bisa menerima pesan masuk ke inbox Gmail.

Mengapa Gmail tak bisa menerima pesan? Lantas apa yang harus dilakukan jika Gmail tak bisa menerima pesan masuk di inbox email?

Dikutip dari How To Geek, berikut ini beberapa hal yang bisa dilakukan jika Gmail tak bisa menerima pesan masuk:

Baca juga: Muncul Peringatan Ruang Penyimpanan Gmail Hampir Penuh, Ini yang Harus Dilakukan


1. Periksa server Google

Meskipun jarang terjadi namun Anda bisa mengecek server Google apakah tengah mengalami down ataukah tidak.

Anda bisa mengeceknya melalui status Google Workspace pada link berikut dan melihat apakah ada kemungkinan Gmail sedang tidak aktif atau mengalami kendala.

Jika server Google tidak aktif sementara, bisa jadi itulah alasan mengapa pesan email Anda tidak masuk.

2. Lakukan uji coba kirim pesan ke diri sendiri

Jika pengguna tak bisa menerima pesan email dari orang lain di Gmail, maka pengguna bisa mencoba untuk mengecek email yang ada.

Cobalah untuk mengirim satu atau dua email ke akun Gmail Anda menggunakan akun dari layanan email lain seperti Yahoo atau Outlook.

Jika Anda bisa menerima email dari diri sendiri maka ada kemungkinan masalah bukan pada Gmail Anda.

Baca juga: Tanda Akun Gmail Diblokir Orang Lain

3. Periksa folder spam

Mengapa e-mail bisa masuk ke Spam di Gmail?KOMPAS.com/Zulfikar Mengapa e-mail bisa masuk ke Spam di Gmail?
Saat Anda merasa Gmail tak bisa menerima pesan email masuk, maka jangan lupa untuk mengecek ke folder “spam”.

Google secara otomatis menyaring beberapa email sebagai spam, sehingga karena alasan tertentu mungkin Google akan mengirim pesan yang seharusnya Anda terima di inbox ke folder spam.

4. Periksa folder Sampah

Jika Anda merasa tak bisa menerima pesan masuk Gmail, Anda juga harus memeriksa folder “sampah”.

Bisa jadi Anda secara tidak sengaja melakukan penghapusan, sehingga file pesan yang harusnya masuk ke kotak masuk justru berada di folder sampah.

Baca juga: Cara Membatalkan E-mail yang Sudah Terkirim via Gmail

5. Periksa folder "Semua Email"

Jika Anda masih belum menemukan pesan yang dicari di inbox Gmail, maka Anda bisa mengecek folder “Semua Email”.

Folder tersebut berisi semua email termasuk yang sudah diarsipkan.

Hal ini untuk berjaga-jaga jika ternyata Anda secara tidak sadar memencet tombol pengarsip.

6. Perbarui Aplikasi Gmail

Memperbarui aplikasi penting dilakukan. Jika aplikasi Gmail kedaluwarsa maka hal tersebut bisa menyebabkan kesalahan sinkronisasi dan masalah lain yang berujung pada hilangnya sebagian email.

Untuk melakukan pembaruan, lakukan melalui App Store atau Google Play Store.

7. Coba dengan peramban lain

Jika email yang dikirimkan ke alamat Gmail Anda masih tak kunjung datang, maka Anda bisa mencoba untuk membuka email dengan browser atau peramban lain.

Jika setelah dibuka dengan browser lain pesan masuk ditemukan, maka bisa jadi peramban ponsel Anda yang bermasalah, atau mungkin koneksi internet Anda yang sedang mengalami gangguan.

Baca juga: Salah Kirim Email Via Gmail? Jangan Panik, Begini Cara Membatalkannya

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

Kronologi Perampok Sebar Uang Curian Rp 250 Juta untuk Mengecoh Kejaran Warga di Jambi

Kronologi Perampok Sebar Uang Curian Rp 250 Juta untuk Mengecoh Kejaran Warga di Jambi

Tren
20 Negara Penduduk Terbanyak di Dunia 2024, Indonesia Nomor Berapa?

20 Negara Penduduk Terbanyak di Dunia 2024, Indonesia Nomor Berapa?

Tren
Ilmuwan Akhirnya Tahu Apa Isi Bulan, Disebut Mirip dengan Bumi

Ilmuwan Akhirnya Tahu Apa Isi Bulan, Disebut Mirip dengan Bumi

Tren
14 Kepala Daerah Penerima Satyalancana dari Jokowi, Ada Bobby tapi Gibran Batal Hadir

14 Kepala Daerah Penerima Satyalancana dari Jokowi, Ada Bobby tapi Gibran Batal Hadir

Tren
KAI Sediakan Fitur 'Connecting Train' untuk Penumpang yang Tidak Dapat Tiket di Stasiun

KAI Sediakan Fitur "Connecting Train" untuk Penumpang yang Tidak Dapat Tiket di Stasiun

Tren
Daftar Dugaan Keterlibatan Keluarga SYL dalam Pencucian Uang, Digunakan untuk Skincare dan Renovasi Rumah

Daftar Dugaan Keterlibatan Keluarga SYL dalam Pencucian Uang, Digunakan untuk Skincare dan Renovasi Rumah

Tren
Daftar Keluarga Jokowi yang Terima Penghargaan, Terbaru Bobby Nasution

Daftar Keluarga Jokowi yang Terima Penghargaan, Terbaru Bobby Nasution

Tren
Benarkah Tidur di Kamar Tanpa Jendela Berakibat TBC? Ini Kata Dokter

Benarkah Tidur di Kamar Tanpa Jendela Berakibat TBC? Ini Kata Dokter

Tren
Ini Daftar Kenaikan HET Beras Premium dan Medium hingga 31 Mei 2024

Ini Daftar Kenaikan HET Beras Premium dan Medium hingga 31 Mei 2024

Tren
Ramai soal Nadiem Akan Wajibkan Pelajaran Bahasa Inggris, Ini Kata Kemendikbud Ristek

Ramai soal Nadiem Akan Wajibkan Pelajaran Bahasa Inggris, Ini Kata Kemendikbud Ristek

Tren
Media Korsel Soroti Pertemuan Hwang Seon-hong dan Shin Tae-yong di Piala Asia U23

Media Korsel Soroti Pertemuan Hwang Seon-hong dan Shin Tae-yong di Piala Asia U23

Tren
10 Ras Anjing Pendamping yang Cocok Dipelihara di Usia Tua

10 Ras Anjing Pendamping yang Cocok Dipelihara di Usia Tua

Tren
5 Manfaat Kesehatan Daging Buah Kelapa Muda, Salah Satunya Menurunkan Kolesterol

5 Manfaat Kesehatan Daging Buah Kelapa Muda, Salah Satunya Menurunkan Kolesterol

Tren
Viral, Video Sopir Bus Cekcok dengan Pengendara Motor di Purworejo, Ini Kata Polisi

Viral, Video Sopir Bus Cekcok dengan Pengendara Motor di Purworejo, Ini Kata Polisi

Tren
PDI-P Laporkan Hasil Pilpres 2024 ke PTUN Usai Putusan MK, Apa Efeknya?

PDI-P Laporkan Hasil Pilpres 2024 ke PTUN Usai Putusan MK, Apa Efeknya?

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com