Tak Hanya Haji dan Umrah, Urus SIM hingga Paspor Harus Punya BPJS Kesehatan

Kompas.com - 22/02/2022, 16:00 WIB

Selain calon jamaah haji dan umrah, ternyata menjadi peserta aktif BPJS Kesehatan juga syarat untuk santri, permohonan SIM, serta permohonan paspor.

Santri juga wajib

Selain calon jamaah haji dan umrah, Inpres Nomor 1 Tahun 2022 juga menginstruksikan Kemenag untuk memastikan peserta didik hingga pendidik di lingkupnya menjadi peserta aktif BPJS Kesehatan.

Hal tersebut tercantum dalam diktum kedua angka 5 huruf c sebagai berikut:

“memastikan peserta didik, pendidik, dan tenaga kerja kependidikan pada satuan pendidikan baik formal maupun nonformal di lingkungan Kementerian Agama merupakan Peserta aktif dalam program Jaminan Kesehatan Nasional.”

Mereka yang tergabung dalam peserta didik pada satuan pendidikan baik formal maupun nonformal di lingkungan Kemenag adalah santri dan santriwati. Sementara itu, pendidik dalam lingkungan Kemenag adalah ustaz dan ustazah.

Baca juga: Mulai 1 Maret 2022, Jual Beli Tanah Wajib Lampirkan BPJS Kesehatan

Syarat permohonan SIM, STNK, hingga SKCK

Kepolisian Negara RI (Polri) juga tidak lepas dari instruksi dalam Inpres ini.

Diktum kedua angka 25 huruf a Inpres Nomor 1 Tahun 2022, memberikan instruksi kepada Kapolri untuk mensyaratkan BPJS Kesehatan saat membuat permohonan berikut.

  • Surat Izin Mengemudi (SIM)
  • Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK)
  • Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)

"melakukan penyempurnaan regulasi untuk memastikan pemohon Surat Izin Mengemudi, Surat Tanda Nomor Kendaraan, dan Surat Keterangan Catatan Kepolisian adalah Peserta aktif dalam Jaminan Kesehatan Nasional," tulis dalam Inpres Nomor 1 Tahun 2022.

Baca juga: Alasan Pemerintah Bakal Wajibkan Syarat BPJS untuk Jual Beli Tanah

Syarat permohonan paspor

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) juga turut dalam Inpres ini.

Diktum kedua angka 5 huruf a dan b memberikan instruksi kepada Menkumham untuk mensyaratkan BPJS Kesehatan dalam pelayanan badan hukum dan permohonan paspor.

mengambil langkah-langkah yang diperlukan agar pemohon pelayanan administrasi hukum umum, pelayanan kekayaan intelektual, dan pelayanan keimigrasian merupakan Peserta aktif dalam program Jaminan Kesehatan Nasional.

menyediakan data badan usaha untuk dapat dimanfaatkan dalam meningkatkan kepesertaan program Jaminan Kesehatan Nasional.

Sementara itu, beberapa jenis layanan imigrasi yang dibuka, dikutip dari Kompas.com (22/2/2022) meliputi:

  • Permohonan paspor baru atau penggantian.
  • Pelayanan untuk Warga Negara Asing (WNA), khususnya alih status keimigrasian.
  • Layanan pemberian izin tinggal terbatas (ITAS) baru.
  • Pemberian surat keterangan keimigrasian.
  • Pendaftaran kewarganegaraan ganda terbatas.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.