Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Waspada, Sindikat Lowongan Kerja Palsu Catut Dinas Pendidikan Malang, Bandung hingga Batam

Kompas.com - 05/02/2022, 12:46 WIB
Dandy Bayu Bramasta,
Rizal Setyo Nugroho

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Lowongan pekerjaan palsu mencatut Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, Jawa Timur beredar di media sosial.

Tertulis dalam sebuah flyer bahwa Disdikbud Kota Malang membutuhkan staf untuk sejumlah posisi, mulai dari staff accounting, staff kantor, dan office boy.

Masyarakat yang berminat mendaftar diminta untuk menghubungi nomor contact person (CP) yang tertera pada flyer tersebut.

Baca juga: Lowongan Kerja di RSUI untuk 12 Posisi, Ini Syaratnya!

Hati-hati dan waspada

Akun Facebook ini mengunggah contoh flyer lowongan kerja Disdikbud Kota Malang dengan menambahkan narasi bahwa informasi dalam flyer itu tidak benar.

Pemilik akun mengimbau masyarakat yang menjumpai flyer tersebut agar waspada dan berhati-hati.

"Hati hati dan waspada penipuan modus baru. Mohon disebar luaskan," demikian tulis pemilik akun, Jumat (4/2/2022).

Ia juga menekankan, sampai saat ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang tidak membuka lowongan pekerjaan seperti yang dimaksud tersebut.

Baca juga: Lowongan Kerja BUMN Nindya Karya, Ini Syarat dan Posisinya!

Penjelasan Disdikbud Kota Malang

Melalui akun Twitter resmi, @pemkotmalang, Jumat (4/2/2022), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang memastikan informasi lowongan kerja yang dimaksud tidak benar alias hoaks.

Akun Twitter Pemkot Malang juga mengunggah foto flyer diklaim lowongan kerja Disdikbud Kota Malang dengan membubuhkan stempel "Hoax".

Pemkot Malang menegaskan, saat ini Disdikbud Kota Malang tidak membuka lowongan sebagaimana diinformasikan dalam postingan tersebut.

Masyarakat yang sedang mencari pekerjaan dan menerima informasi tersebut diimbau waspada dan tidak tertipu.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang Suwarjana juga menegaskan hal yang sama, informasi tersebut tidak benar.

"Iya, hoaks," ujar Suwarjana, saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (5/2/2022).

Baca juga: Viral, Twit Peserta CPNS 2021 Tidak Lolos SKB karena Pembesaran Payudara dan Kaki Bentuk X, Bagaimana Ceritanya?

 

Diduga tidak hanya di Malang

Nomor diduga penipuan lowongan pekerjaan mencatut Dinas Pendidikan Malangscreenshoot nomor di get contact Nomor diduga penipuan lowongan pekerjaan mencatut Dinas Pendidikan Malang

Dari hasil pengecekan Kompas.com terhadap nomor contact person (CP) yang tertera di dalam pengumuman tersebut, diduga penipuan tidak hanya mencatut Disdikbud Malang. 

Namun juga dinas pendidikan sejumlah daerah di Jawa dan luar Jawa. Beberapa di antara nama yang tercatat dari aplikasi getcontact: 

  • Dinas Pendidikan Lamongan
  • Dinas Pendidikan Lahat
  • Kantor Dinas Pendidikan Kota Gorontalo
  • Dinas Pendidikan Kota Semarang
  • Dinas Pendidikan Kab. Bandung
  • Kantor Dinas Pendidikan Batam
  • Dinas Pendidikan Balikpapan
  • Dinas Pendidikan Morowali
  • Dinas Pendidikan Sidoarjo
  • Dinas Pendidikan Wonosobo
  • Kantor Dinas Lubuklinggau
  • Dinas Pendidikan Melawi
  • Dinas Pendidikan Papua
  • Dinas Pendidikan Cilacap
  • Dinas Pendidikan Riau
  • Dinas Pendidikan Indramayu
  • Dinas Pendidikan Ambon. 

Baca juga: Ramai soal Pedagang Bakso Pura-pura Jatuh, Harap Belas Kasihan lalu Minta Uang, Ini Kata Sosiolog

Karena itu masyarakat diminta waspada saat ada lowongan pekerjaan palsu yang mencatut Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, Jawa Timur maupun daerah lain yang beredar di media sosial.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Studi Ungkap Kemiskinan Bikin Otak Cepat Tua dan Tingkatkan Risiko Demensia

Studi Ungkap Kemiskinan Bikin Otak Cepat Tua dan Tingkatkan Risiko Demensia

Tren
Saat Media Asing Ramai-ramai Soroti Putusan Sengketa Hasil Pilpres 2024...

Saat Media Asing Ramai-ramai Soroti Putusan Sengketa Hasil Pilpres 2024...

Tren
BMKG Prediksi Musim Kemarau Mundur Mulai Mei 2024, Wilayah Mana Saja?

BMKG Prediksi Musim Kemarau Mundur Mulai Mei 2024, Wilayah Mana Saja?

Tren
Rencana Perjalanan Jemaah Haji 2024 asal Indonesia, Keberangkatan Mulai 12 Mei

Rencana Perjalanan Jemaah Haji 2024 asal Indonesia, Keberangkatan Mulai 12 Mei

Tren
Psikolog: 3 Ucapan Ini Sering Diucapkan Orang dengan Mental Tangguh

Psikolog: 3 Ucapan Ini Sering Diucapkan Orang dengan Mental Tangguh

Tren
Respons Kubu Anies, Prabowo, dan Ganjar Usai MK Tolak Gugatan Pilpres 2024

Respons Kubu Anies, Prabowo, dan Ganjar Usai MK Tolak Gugatan Pilpres 2024

Tren
Wilayah Berpotensi Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang pada 23-24 April 2024

Wilayah Berpotensi Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang pada 23-24 April 2024

Tren
[POPULER TREN] Prakiraan Cuaca BMKG 22-23 April | Gempa M 4,9 Guncang Cilacap

[POPULER TREN] Prakiraan Cuaca BMKG 22-23 April | Gempa M 4,9 Guncang Cilacap

Tren
Kenali Apa Itu Dissenting Opinion dalam Putusan MK, Kelebihan, dan Kekurangannya

Kenali Apa Itu Dissenting Opinion dalam Putusan MK, Kelebihan, dan Kekurangannya

Tren
Irak Luncurkan Roket ke Pangkalan Militer AS di Suriah, Tapi Diklaim Gagal

Irak Luncurkan Roket ke Pangkalan Militer AS di Suriah, Tapi Diklaim Gagal

Tren
Penuhi 2 Target, Erick Thohir Beri Sinyal Perpanjang Kontrak Shin Tae-yong

Penuhi 2 Target, Erick Thohir Beri Sinyal Perpanjang Kontrak Shin Tae-yong

Tren
Siapa Sosok Wanita di Balik Patung Liberty yang Jadi Simbol Kebebasan Amerika Serikat?

Siapa Sosok Wanita di Balik Patung Liberty yang Jadi Simbol Kebebasan Amerika Serikat?

Tren
3 Hakim MK 'Dissenting Opinion' dalam Putusan Sengketa Pilpres 2024

3 Hakim MK "Dissenting Opinion" dalam Putusan Sengketa Pilpres 2024

Tren
Gempa Terkini M 5,1 Guncang Pacitan Terasa hingga Malang

Gempa Terkini M 5,1 Guncang Pacitan Terasa hingga Malang

Tren
5 Hasil Putusan MK soal Dugaan Jokowi Cawe-cawe di Pilpres 2024

5 Hasil Putusan MK soal Dugaan Jokowi Cawe-cawe di Pilpres 2024

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com