Sejarah dan Makna Lampion pada Perayaan Imlek

Kompas.com - 29/01/2022, 18:30 WIB


KOMPAS.com - Hari Raya Imlek atau Tahun Baru China tahun ini akan jatuh pada Selasa (1/2/2022).

Salah satu hal yang selalu ada dan ditemui pada perayaan Imlek adalah lampion.

Lampion akan digantung di sejumlah titik, mulai dari rumah, tempat ibadah Khonghucu, bahkan di jalan raya atau pusat keramaian sejak sebelum, saat, dan setelah perayaan Imlek.

Keberadaannya menambah semarak suasana perayaan Tahun Baru China itu.

Berikut sejarah lampion:

Baca juga: Cerita di Balik Lampion, Tebu dan Terong Susu yang Mewarnai Imlek

Sejarah lampion

Imlek selalu dimeriahkan dengan tradisi pemasangan lampion warna merah di teras rumah yang menyemarakkan jalanan. Unsplash/Camille San Vincent Imlek selalu dimeriahkan dengan tradisi pemasangan lampion warna merah di teras rumah yang menyemarakkan jalanan.
Bukan sekadar ornamen, lampion bagi masyarakat China memiliki cerita dan makna tersendiri.

Berdasarkan China Highlights (26/1/2022), keberadaan lampion sudah ada sejak Dinasti Han (25-220) dan dipergunakan untuk melapisi lampu atau penerangan.

Selain itu, lampion juga digunakan untuk bersembahyang ke tempat peribadatan setiap tanggal 15 di bulan pertama kalender lunar.

Kegiatan ini menjadi cikal bakal Festival Lampion yang diselenggarakan hingga saat ini.

Di Indonesia misalnya, kita bisa menyaksikan Festival Lampion di Candi Borobudur yang digelar satu kali setiap tahunnya.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.