Waspada Bencana Hidrometeorologi, Berikut Prediksi BMKG soal Puncak Musim Penghujan

Kompas.com - 27/01/2022, 17:05 WIB

KOMPAS.com - Bencana banjir dilaporkan terjadi di banyak daerah di Indonesia sejak awal Januari 2022.

Menurut laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), banjir di awal 2022 dilaporkan menerjang sejumlah daerah, di antaranya yakni:

  • Aceh Timur (Aceh)
  • Padang Lawas (Sumatera Utara)
  • Semarang (Jawa Tengah)
  • Bungo (Jambi)
  • Kediri (Jawa Timur)
  • Nunukan (Kalimantan Utara)
  • Jayapura (Papua)
  • Cirebon (Jawa Barat)
  • Balangan (Kalimantan Selatan)
  • Solok (Sumatera Barat)
  • Jember (Jawa Timur)
  • Hulu Sungai Tengah (Kalimantan Selatan)
  • Garut (Jawa Barat)
  • Konawe (Sulawesi Tenggara), hingga
  • DKI Jakarta.

Kendati banyak faktor yang memengaruhi terjadinya banjir, hujan dengan intensitas tinggi atau ekstrem diduga menjadi salah satu penyebab.

Baca juga: Mungkinkah Jakarta Terbebas dari Banjir?

Kapan puncak musim penghujan?

Koordinator Bidang Analisis Variabilitas Iklim Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Supari mengatakan, sebagian wilayah di Indonesia belum melalui puncak musim hujan.

Wilayah yang dimaksudkannya yakni Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara.

"Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, puncaknya Januari-Februari. Jadi masih sangat mungkin ada hujan-hujan lebat," ujarnya saat dihubungi Kompas.com, baru-baru ini.

Baca juga: Banjir Semarang, Apa Penyebabnya? Ini Analisis Ahli Hidrologi UGM...

Pihaknya memperkirakan, puncak musim hujan di 244 dari 342 zona musim (ZOM) di Indonesia terjadi pada dua bulan pertama 2022.

Artinya, mayoritas wilayah di Indonesia saat ini masih berada di tengah puncak musim hujan.

Akhir musim penghujan, imbuhnya diprediksi akan terjadi pada April-Mei mendatang.

Faktor penyebab banjir

Banjir akibat meluapnya air Bengawan Njero, merendam sebanyak 28 desa di lima kecamatan yang ada di Kabupaten Lamongan, Senin (24/1/2022).Dok. BPBD Lamongan Banjir akibat meluapnya air Bengawan Njero, merendam sebanyak 28 desa di lima kecamatan yang ada di Kabupaten Lamongan, Senin (24/1/2022).

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.