Kompas.com - 25/01/2022, 16:00 WIB
Ilustrasi anak. UNSPLASH/JOSE G ORTEGA CASTROIlustrasi anak.

KOMPAS.com - Secara umum, anak sejak lahir sudah mulai mengeluarkan suara berupa tangisan dan memberikan respons terhadap suara.

Saat usia anak menginjak 3-4 bulan, anak akan bereaksi terhadap suara dan mulai menunjukkan gestur seperti senyum.

Agar dapat lancar berbicara, seorang anak memerlukan waktu untuk mendapatkan stimulan-stimulan orang di sekitarnya. 

Orangtua juga harus aktif menstimulasi anak, agar perlahan anak mampu melafalkan kata demi kata hingga akhirnya fasih dalam berbicara dalam bentuk yang lebih panjang.

Kapan anak harus distimulasi berbicara?

Orangtua sudah mulai dapat menstimulasi anak agar belajar bebricara sejak usianya masih 0 bulan.

Ini sebagaimana dijelaskan badan pelayanan kesehatan nasional Inggris, NHK. Stimulasi bicara pada anak bisa dilakukan hingga usia 3 tahun.

Cara stimulasi anak berbicara

Stimulasi yang dilakukan oleh orangtua harus disesuaikan dengan usia sang anak.

Berikut ini adalah cara stimulasi anak untuk berbicara sesuai tahapan usianya:

Usia 0-6 bulan

  • Gendong dan tatap matanya sembari mengajaknya berbicara.

Bayi suka melihat wajah orang yang ada di dekatnya dan ketika Anda mengajaknya berbicara, ia akan memberikan respons, tentu dengan bahasanya sendiri.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.