Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Diubah Lagi, Apa Alasan Warna Seragam Satpam Dulu Dibuat Mirip Polisi?

Kompas.com - 13/01/2022, 21:05 WIB
Nur Rohmi Aida,
Sari Hardiyanto

Tim Redaksi

 

KOMPAS.com – Seragam satuan pengamanan (satpam) dikabarkan akan diubah lagi, dari sebelumnya coklat muda yang senada dengan polisi menjadi warna krem.

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) berencana memperkenalkan seragam baru satpam warna krem tersebut pada HUT ke-41 Satpam.

“Tanggal 31 Januari ini rencananya akan digelar Hari Ulang Tahun Satpam ke-41 dan pada saat Hari Ulang Tahun Satpam tersebut akan diperkenalkan,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Ahmad Ramadhan dikutip dari pemberitaan Kompas.com, Kamis (13/1/2022).

Baca juga: Analisis Ahli soal Video Viral Satpam yang Tersambar Petir

Menurutnya, perubahan warna seragam satpam tersebut dilakukan karena dinilai seragam satpam yang saat ini (coklat muda) mirip dengan seragam kepolisian.

“Sehingga menyebabkan kebingungan dan kesulitan masyarakat. Jadi yang bingung masyarakat untuk membedakan mana polisi dan satpam,” kata dia.

Alasan lainnya adalah satpam merupakan profesi baru sebagai pengemban fungsi kepolisian terbatas. Oleh karena itu, satpam perlu memiliki identitas sendiri.

 

Sebagaimana diketahui, sebelum menjadi warna coklat muda seperti sekarang, seragam satpam awalnya berwarna putih biru.

Baca juga: Belajar dari Satpam di Serpong, Ini yang Harus Dilakukan Ketika Melihat Ular

Alasan perubahan seragam satpam

Tiga satpam Plaza Bisnis Kemang yaitu Hale (50), kiri; Rury (42), tengah; dan Kurniawan (35) kanan yang sempat merasakan banjir di kawasan Kemang, Bangka, Jakarta Selatan pada Sabtu (20/2/2021) dini hari. Mereka berjibaku melaksanakan tugas di tengah banjir yang merendam kawasan Kemang.KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJO Tiga satpam Plaza Bisnis Kemang yaitu Hale (50), kiri; Rury (42), tengah; dan Kurniawan (35) kanan yang sempat merasakan banjir di kawasan Kemang, Bangka, Jakarta Selatan pada Sabtu (20/2/2021) dini hari. Mereka berjibaku melaksanakan tugas di tengah banjir yang merendam kawasan Kemang.

Perlu diketahui, dasar aturan penggunaan seragam coklat pada satpam berdasarkan aturan tentang Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pengamanan Swakarsa.

Aturan tersebut menjelaskan mengenai seragam bagi satpam pria dan wanita yakni mengenakan baju atasan coklat muda dan bawahan coklat tua.

Seragam satpam baru juga disertai dengan tanda pangkat dari kain dan logam yang dipasang di pundak kanan dan kiri layaknya polisi.

Baca juga: Viral, Video Kecelakaan antara Fortuner dan Truk di Tol Ngawi-Solo, Ini Penjelasan Polisi

Menurut Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Awi Setiyono ada sejumlah alasan mengapa seragam satpam yang semula biru putih menjadi coklat muda.

Di antaranya yakni untuk menumbuhkan kebanggaan satpam terhadap profesi mereka serta menimbulkan kedekatan emosional dengan Polri.

"Terjalin kedekatan emosional antara Polri dan satpam, menumbuhkan kebanggaan satpam sebagai pengembang fungsi kepolisian terbatas. Memuliakan profesi satpam, dan menambah pergelaran fungsi kepolisian di tengah-tengah masyarakat," ujarnya sebagaimana dikutip dari pemberitaan Kompas.com, 15 September 2020.

Selain itu, warna coklat juga dipilih lantaran warna tersebut dinilai netral dan identik dengan warna-warna elemen bumi, seperti tanah, kayu, dan batu.

Warna coklat juga melambangkan kebersahajaan, kehangatan, kejujuran dan keanggunan.

Baca juga: Penjelasan Polda Jateng soal Polantas yang Disebut Dorong Pengendara Motor hingga Jatuh

Komentar netizen

Beragam komentar terkait perubahan kembali warna seragam satpam pun ramai di media sosial.

Berikut di antaranya:

"Iya ih masih bagusan juga baju satpam yg dulu, putih biru tua, Pramuka aja warna cokelat tua tapi bajunya bagus tebal," tulis @Oby_siti.

Baca juga: Viral, Video Polisi di Medan Diamuk Warga Usai Diduga Meminta Uang Rp 200 Ribu ke Pengendara Motor

"Jiaaah polri mau ganti warna seragam satpam lagi biar nggak mirip sama seragam polisi, katanya bikin bingung.

padahal bedainnya gampang banget; kalo sopan, ramah, mau bantu apa aja, nggak mintain duit, itu udah pasti satpam. nah kalo selain itu berart," tulis @ikramarki.

“Bring back the old seragam satpam kadang tiap nyetir motor terus lewat jalan gede suka ngeliat seragam cokelat pake rompi ijo udah auto overthinking duluan, kirain polisi lg razia ternyata satpam,” tulis akun @NileTilapio.

“Bapakku yg satpam pdhl udah seneng bgt ganti seragam berasa naik derajat katanya ahahhaha,” tulis akun @peaceymone.

Baca juga: Mengapa Satpam Kini Berseragam Coklat Mirip Polisi?

(Sumber: Kompas.com/Rahel Narda Chaterine, Devina Halim, Ahmad Naufal Dzulfaroh | Editor Bayu Galih, Diamanty Meiliana, Sari Hardiyanto)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Misteri Suara Dentuman Berirama dari Kapal Selam Titan yang Tenggelam di Samudra Atlantik

Misteri Suara Dentuman Berirama dari Kapal Selam Titan yang Tenggelam di Samudra Atlantik

Tren
Cerita Ivana Bertemu Ed Sheeran di Pasar Santa Jakarta, Kebagian Vinyl Gratis

Cerita Ivana Bertemu Ed Sheeran di Pasar Santa Jakarta, Kebagian Vinyl Gratis

Tren
Link Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2024, Lengkap di Seluruh Indonesia

Link Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2024, Lengkap di Seluruh Indonesia

Tren
Sidang Isbat Awal Ramadhan 2024: Link, Tahapan, Jadwal dan Lokasi Pantau Hilal

Sidang Isbat Awal Ramadhan 2024: Link, Tahapan, Jadwal dan Lokasi Pantau Hilal

Tren
Viral, Video Dua Remaja Perempuan di Batam Di-bully dengan Ditendang Berkali-kali, Ini Motifnya

Viral, Video Dua Remaja Perempuan di Batam Di-bully dengan Ditendang Berkali-kali, Ini Motifnya

Tren
Penyebab Gempa M 4,9 yang Guncang Sukabumi, Tak Terkait Sesar Lembang

Penyebab Gempa M 4,9 yang Guncang Sukabumi, Tak Terkait Sesar Lembang

Tren
Gempa M 4,9 Guncang Sukabumi, Getaran Terasa sampai Bandung dan Depok

Gempa M 4,9 Guncang Sukabumi, Getaran Terasa sampai Bandung dan Depok

Tren
Cara dan Syarat Pinjam Uang di BPJS Ketenagakerjaan, Bisa sampai Rp 25 Juta

Cara dan Syarat Pinjam Uang di BPJS Ketenagakerjaan, Bisa sampai Rp 25 Juta

Tren
Cara Melihat Tweet Lama di X (Twitter) tanpa Harus 'Scroll'

Cara Melihat Tweet Lama di X (Twitter) tanpa Harus "Scroll"

Tren
Jelang Puasa, Harga Telur Naik di Berbagai Wilayah per 1 Maret 2024

Jelang Puasa, Harga Telur Naik di Berbagai Wilayah per 1 Maret 2024

Tren
3 Hal yang Tidak Anda Sadari Ternyata Membuat Kucing Sedih, Apa Saja?

3 Hal yang Tidak Anda Sadari Ternyata Membuat Kucing Sedih, Apa Saja?

Tren
Cara Bikin Paspor Anak Berkewarganegaraan Ganda, Berikut Syarat dan Prosedurnya

Cara Bikin Paspor Anak Berkewarganegaraan Ganda, Berikut Syarat dan Prosedurnya

Tren
UPDATE: Perolehan Suara Partai Pileg DPR RI 2024 Berdasarkan Hasil 'Real Count' KPU, Data 65,75 Persen

UPDATE: Perolehan Suara Partai Pileg DPR RI 2024 Berdasarkan Hasil "Real Count" KPU, Data 65,75 Persen

Tren
Hasil 'Real Count' KPU Data 78,00 Persen: Anies 24,49 Persen, Prabowo 58,83 Persen, Ganjar 16,68 Persen

Hasil "Real Count" KPU Data 78,00 Persen: Anies 24,49 Persen, Prabowo 58,83 Persen, Ganjar 16,68 Persen

Tren
Daftar Wilayah di Jawa Tengah yang Berpotensi Dilanda Hujan Lebat dan Angin Kencang pada 2-4 Maret 2024

Daftar Wilayah di Jawa Tengah yang Berpotensi Dilanda Hujan Lebat dan Angin Kencang pada 2-4 Maret 2024

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com