Kompas.com - 13/01/2022, 08:05 WIB

KOMPAS.com – Program vaksinasi booster atau penyuntikan vaksin dosis ketiga, dimulai pada Rabu (12/1/2022).

Sasaran vaksinasi booster ditujukan bagi masyarakat berusia 18 tahun ke atas dengan prioritas lansia dan penderita imunokompromais.

Terkait dengan vaksinasi booster, Badan Pengawas dan Obat Makanan (BPOM) telah mengeluarkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) terhadap 5 jenis produk vaksin Covid-19, pada Senin (10/1/2022).

Baca juga: Mekanisme Lengkap Vaksin Booster Gratis yang Dimulai Hari Ini, Syarat hingga Jadwalnya!

Bagi Anda yang masih bingung seputar vaksinasi booster, berikut tanya jawab seputar vaksinasi booster.

Apakah vaksin booster gratis?

Vaksin booster gratis untuk semua masyarkat.

Hal itu ditegaskan oleh Presiden Jokowi.

Pemberian vaksin booster gratis ditujukan untuk meningkatkan kekebalan tubuh, mengingat Covid-19 mudah dan terus bermutasi.

"Saya telah memutuskan pemberian vaksin ketiga ini gratis bagi seluruh masyarakat Indonesia, karena sekali lagi saya tegaskan bahwa keselamatan rakyat adalah yang utama," kata Jokowi melalui YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (11/1/2022).

 

Baca juga: 4 Hal yang Perlu Diketahui soal Vaksin Booster

Kapan bisa mendapatkan vaksin booster?

Gubernur Riau, Syamsuar disuntik vaksin dosis atau booster di Gedung Balai Pelangi, Kediaman Gubernur Riau, Jalan Diponegoro, Kota Pekanbaru, Rabu (12/1/2022).Dok Pemprov Riau Gubernur Riau, Syamsuar disuntik vaksin dosis atau booster di Gedung Balai Pelangi, Kediaman Gubernur Riau, Jalan Diponegoro, Kota Pekanbaru, Rabu (12/1/2022).

Untuk mendapatkan vaksin booster bisa dilakukan setelah 6 bulan usai mendapatkan vaksin dosis kedua.

Adapun jadwal dan tiket akan muncul di aplikasi PeduliLindungi pada menu “Status Vaksinasi & Hasil Tes Covid-19”.

Bagaimana cara mendapatkan vaksin booster?

Nantinya masyarakat yang masuk dalam kelompok prioritas bisa mengecek tiket dan jadwal pada website dan aplikasi PeduliLindungi.

Adapun tiket selanjutnya bisa dipakai di fasilitas kesehatan maupun tempat vaksinasi terdekat pada waktu yang telah ditentukan.

Melalui website masyarakat bisa mengunjungi pedulilindungi.id dan mengikuti langkah berikut:

  • Buka aplikasi PeduliLindungi
  • Masuk dengan akun yang terdaftar
  • Klik menu “Profil” dan pilih “Status Vaksinasi & Hasil Tes Covid-19”
  • Status dan jadwal vaksinasi booster akan muncul di akun
  • Untuk cek tiket, masuk ke menu “Riwayat dan Tiket Vaksin”

Baca juga: Program Vaksinasi Dosis Ketiga Dimulai 12 Januari, Vaksin Booster Wajib atau Tidak?

WNI sudah vaksin di luar negeri, apakah bisa mendapat booster?

WNI yang sudah divaksin dosis 1 dan 2 di luar negeri, bisa mendapatkan booster dalam jangka waktu minimal 6 bulan.

Adapun tiket dan jadwal vaksinasi bisa dicek melalui aplikasi.

Bisakah mendaftar dengan NIK orang lain

Puskesmas Kecamatan Cilandak turut menjalankan proses vaksinasi booster serentak yang diprioritaskan bagi lansia pada Rabu (12/1/2022) siang. Pada hari pertama, sebanyak 36 orang lansia menerima vaksinasi dosis ketiga di Puskesmas Cilandak.KOMPAS.com/Muhammad Isa Bustomi Puskesmas Kecamatan Cilandak turut menjalankan proses vaksinasi booster serentak yang diprioritaskan bagi lansia pada Rabu (12/1/2022) siang. Pada hari pertama, sebanyak 36 orang lansia menerima vaksinasi dosis ketiga di Puskesmas Cilandak.

Vaksinasi menjadi syarat aktivitas di ruang publik dan sudah terintegrasi dengan aplikasi PeduliLindungi.

Sehingga tak boleh mendaftar dengan NIK orang lain.

Pastikan tidak memakai NIK dan nomor HP orang lain saat daftar booster untuk menghindari kendala administrasi di kemudian hari.

Baca juga: Vaksin Booster Dimulai 12 Januari 2022, seperti Apa Rencananya?

Siapa yang berhak mendapat booster?

Semua masyarakat berhak untuk mendapat vaksin booster.

Akan tetapi, vaksin booster untuk masyarakat umum tahap pertama diperuntukkan untuk orang lanjut usia dan kelompok rentan.

Baca juga: Sudah 2022, Ini Cara Lapor SPT Tahunan untuk Penghasilan di Bawah Rp 60 Juta dan di Atas Rp 60 Juta

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: Beda Gejala Covid-19 Sebelum dan Sesudah Disuntik Vaksin

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.