Kompas.com - 08/01/2022, 07:03 WIB

KOMPAS.com – Gigitan nyamuk kerap kali menimbulkan rasa gatal di kulit.

Bentol akibat gigitan nyamuk adalah hal yang biasa terjadi pada setiap manusia.

Meskipun seringkali gigitan nyamuk akan hilang dengan sendirinya, namun rasa gatal yang ditimbulkan membuat seseorang merasa tidak nyaman.

Ada sejumlah faktor yang membuat nyamuk suka menggiggit.

Lantas apa saja alasan mengapa nyamuk suka menggigit manusia.

Baca juga: Melihat Cara Singapura Mengatasi Wabah DBD...

Faktor yang menarik nyamuk untuk mengigit manusia

Ada sejumlah faktor yang dapat menarik nyamuk untuk menggigit seseorang. Faktor-faktor tersebut yakni:

1. Karbon dioksida

Melansir dari Healthline, setiap orang mengeluarkan karbon dioksida saat bernapas.

Produksi ini akan menjadi lebih besar saat berolahraga.

Nyamuk bisa mendeteksi perubahan karbon dioksida yang ada pada lingkungannya.

Peningkatan karbon dioksida ternyata akan menjadi alarm bagi nyamuk akan adanya inang potensial di dekatnya, sehingga ia akan bergerak mendekat.

Baca juga: Tidak Semua, Hanya Nyamuk Betina yang Menghisap Darah Manusia

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.