UPDATE Virus Corona Global 5 Januari 2022: Efektivitas Vaksin Dosis Keempat | Rekor Baru Covid-19 di Perancis

Kompas.com - 05/01/2022, 12:05 WIB

KOMPAS.com – Pandemi virus corona masih belum berakhir dan sejumlah negara masih berupaya untuk menekan penyebaran virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19. 

Melansir data Worldometers hingga Rabu (5/1/2022) siang, jumlah kasus virus corona di seluruh dunia tercatat sebanyak 295.421.686 kasus.

Adapun jumlah yang meninggal mencapai 5.473.001. Sementara yang sembuh sebanyak 256.032.743.

Baca juga: Omicron Masuk Indonesia, Vaksin Masih Ampuh?

10 negara dengan kasus virus corona terbanyak

Berikut ini 10 negara dengan kasus virus corona terbanyak di dunia:

  1. Amerika Serikat: 58.027.770 kasus, 851.401 meninggal dunia, dan 41.878.539 sembuh
  2. India: 35.011.990 kasus, 482.017 meninggal dunia, dan 34.320.296 sembuh
  3. Brasil: 22.323.837 kasus, 619.426 meninggal dunia, dan 21.567.845 sembuh
  4. Inggris: 13.641.520 kasus, 148.941 meninggal dunia, dan 10.510.621 sembuh
  5. Perancis: 10.589.505 kasus, 124.563 meninggal dunia, dan 8.275.634 sembuh
  6. Rusia: 10.570.212 kasus, 312.187 meninggal dunia, dan 9.575.147 sembuh
  7. Turki: 9.652.394 kasus, 82.932 meninggal dunia, dan 9.162.851 sembuh
  8. Jerman: 7.279.025 kasus, 113.471 meninggal dunia, dan 6.531.900 sembuh
  9. Spanyol: 6.785.286 kasus, 89.689 meninggal dunia, dan 5.113.385 sembuh
  10. Italia: 6.566.947 kasus, 138.045 meninggal dunia, dan 5.163.605 sembuh.

Update global virus corona 5 Januari 2022

Berikut ini sejumlah update seputar informasi Covid-19 di berbagai negara:

1. Israel

Profesor Jacov Lavee menerima dosis keempat vaksin Pfizer-BioNTech Covid-19, di Sheba Medical Center di Ramat Gan, Israel, Senin (27/12/2021). Israel memulai uji coba vaksin virus corona dosis keempat pada Senin ini dengan 150 tenaga medis yang menerima dosis booster pada bulan Agustus dalam apa yang diyakini sebagai studi pertama dari jenisnya.Tsafrir Abayov Profesor Jacov Lavee menerima dosis keempat vaksin Pfizer-BioNTech Covid-19, di Sheba Medical Center di Ramat Gan, Israel, Senin (27/12/2021). Israel memulai uji coba vaksin virus corona dosis keempat pada Senin ini dengan 150 tenaga medis yang menerima dosis booster pada bulan Agustus dalam apa yang diyakini sebagai studi pertama dari jenisnya.

Perdana Menteri Israel Naftali Bennett mengatakan bahwa dosis keempat vaksin Covid-19 dapat meningkatkan antibodi lima kali lipat seminggu setelah suntikan diberikan.

Bennett menyebut hal tersebut berdasarkan temuan awal dari sebuah penelitian di Israel.

"Seminggu setelah dosis keempat, kami mengetahui tingkat kepastian yang lebih tinggi bahwa dosis keempat aman," kata Bennett Selasa (4/1/2022) sebagaimana dikutip dari Reuters.

"Berita kedua, kami tahu bahwa seminggu setelah pemberian dosis keempat, kami melihat peningkatan lima kali lipat dalam jumlah antibodi pada orang yang divaksinasi," lanjutnya.

Baca juga: Omicron Masuk Indonesia, Vaksin Masih Ampuh?

Israel saat ini menjadi salah satu negara yang cepat dalam melaksanakan program vaksinasi.

Selain itu, Israel juga merupakan salah satu negara pertama yang memberikan suntikan ketiga sebagai booster.

Kini negara itu telah memberikan dosis keempat untuk orang berusia di atas 60 tahun, petugas kesehatan dan pasien immunocompromised.

Baca juga: Vaksin Saja Tidak Cukup untuk Hadapi Omicron, Ini Kata WHO

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Program Kartu Prakerja Gelombang 31 Dibuka, Yuk Daftar di www.prakerja.go.id

Program Kartu Prakerja Gelombang 31 Dibuka, Yuk Daftar di www.prakerja.go.id

Tren
Subsidi Minyak Goreng Curah Dicabut per 31 Mei 2022, Apa Dampaknya?

Subsidi Minyak Goreng Curah Dicabut per 31 Mei 2022, Apa Dampaknya?

Tren
Mengenal Liga Selancar Dunia yang Diadakan di Pantai Plengkung Banyuwangi

Mengenal Liga Selancar Dunia yang Diadakan di Pantai Plengkung Banyuwangi

Tren
Update Corona Global 29 Mei 2022: Korea Utara Mulai Lakukan Vaksinasi Covid-19 | Shanghai Lakukan Pelonggaran

Update Corona Global 29 Mei 2022: Korea Utara Mulai Lakukan Vaksinasi Covid-19 | Shanghai Lakukan Pelonggaran

Tren
Kata Media Asing soal Hilangnya Eril, Putra Ridwan Kamil

Kata Media Asing soal Hilangnya Eril, Putra Ridwan Kamil

Tren
Meski Mirip, Margarin dan Mentega Miliki 3 Perbedaan Mendasar

Meski Mirip, Margarin dan Mentega Miliki 3 Perbedaan Mendasar

Tren
Usia di Atas 65 Tahun Gagal Berangkat Haji Tahun Ini, Lantas Bagaimana Nasib Jemaah Lansia?

Usia di Atas 65 Tahun Gagal Berangkat Haji Tahun Ini, Lantas Bagaimana Nasib Jemaah Lansia?

Tren
Mengenang 16 Tahun Semburan Lumpur Lapindo, Kapan Akan Berhenti?

Mengenang 16 Tahun Semburan Lumpur Lapindo, Kapan Akan Berhenti?

Tren
Jemaah Dapat Melaksanakan Ibadah Haji 2022 jika Memenuhi Syarat Ini

Jemaah Dapat Melaksanakan Ibadah Haji 2022 jika Memenuhi Syarat Ini

Tren
4 Tanda Nomor WhatsApp Diblokir Seseorang

4 Tanda Nomor WhatsApp Diblokir Seseorang

Tren
Ramai soal Cerita Penumpang yang Mengaku Tertinggal Kereta karena Diberangkatkan Lebih Awal dari Yogyakarta, KAI: Tipu-tipu Itu

Ramai soal Cerita Penumpang yang Mengaku Tertinggal Kereta karena Diberangkatkan Lebih Awal dari Yogyakarta, KAI: Tipu-tipu Itu

Tren
Cara Download Sertifikat Vaksin Internasional Arab Saudi untuk Haji di PeduliLindungi

Cara Download Sertifikat Vaksin Internasional Arab Saudi untuk Haji di PeduliLindungi

Tren
Penjelasan KAI soal Video Viral Penumpang KRL Bayar di Dalam Kereta

Penjelasan KAI soal Video Viral Penumpang KRL Bayar di Dalam Kereta

Tren
[POPULER TREN] Update Pencarian Anak Ridwan Kamil | Daftar Forbes 30 Under 30 Asia 2022

[POPULER TREN] Update Pencarian Anak Ridwan Kamil | Daftar Forbes 30 Under 30 Asia 2022

Tren
Bang Yos Tidak Rasis

Bang Yos Tidak Rasis

Tren
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.