Kompas.com - 25/12/2021, 20:50 WIB

KOMPAS.com – Pandemi virus corona masih berlangsung. Di tengah penyebaran varian Omicron yang kian masif, publik lagi-lagi dihebohkan dengan kemunculan Delmicron. 

Istilah ini ramai dibahas usai seorang ahli dari India menyebut Delmicron sebenarnya adalah yang bertanggung jawab pada melonjaknya kasus Covid-19 di Amerika Serikat dan Eropa.

Lantas, apa sebenarnya Delmicron itu?

Mengenal apa itu Delmicron

Mengutip Times of India, Delmicron merupakan kombinasi dari dua strain yakni Delta dan Omicron.

Namun Delmicron bukanlah varian baru dari virus corona layaknya Alpha, Beta dan sebagainya.

Melansir BusinessToday, istilah Delmicron pertama kali muncul dari seorang anggota gugus tugas Covid-19 Maharashta India, Dr Shashank Joshi.

Baca juga: Omicron Masuk Indonesia, Vaksin Masih Ampuh?

Istilah Delmicron ia munculkan saat acara debat di News18.

“Delmicron, lonjakan kembar Delta dan Omicron, di Eropa dan AS, ia telah menyebabkan kasus tsunami kecil,” ujarnya dalam acara tersebut.

Adapun maksud Dr Joshi adalah terkait pembahasan di mana situasi varian Delta dan Omicron menyebabkan lonjakan kasus Covid-19 di wilayah tertentu.

Sehingga sederhananya, Delmicron bukanlah varian baru Covid-19.

Namun ia adalah situasi di mana varian Delta dan Omicron ditemukan hadir pada pasien Covid-19 yang sama atau menyebar dengan cepat di wilayah yang sama.

Baca juga: Apa Itu Varian Omicron dan Apa Saja Gejalanya?

Lantas apa perbedaan antara Delmicron dan Omicron?

Beda Delmicron dan Omicron

Ilustrasi pasien Covid-19 varian Omicron. Studi awal menunjukkan tingkat rawat inap pasien yang terinfeksi varian Omicron lebih rendah dibandingkan pada mereka yang terinfeksi Covid varian Delta.SHUTTERSTOCK/FunKey Factory Ilustrasi pasien Covid-19 varian Omicron. Studi awal menunjukkan tingkat rawat inap pasien yang terinfeksi varian Omicron lebih rendah dibandingkan pada mereka yang terinfeksi Covid varian Delta.

Sebagaimana disampaikan di atas, Delmicron bukanlah varian baru virus corona, namun situasi yang menggambarkan penggabungan antara Omicron dan Delta.

Sedangkan Omicron merupakan mutasi dari virus corona B.1.1.529.

Mengutip IndiaCom, varian Omicron pertama kali muncul di Afrika Selatan.

Varian ini menyebar lebih cepat namun dengan gejala yang diyakini lebih rendah dari varian Delta.

Baca juga: Varian Omicron Masuk Indonesia, Bagaimana Kronologinya?

Angka kematian Omicron juga diyakini lebih rendah dari Delta.

Diketahui, istilah Delmicron ini dimunculkan oleh Dr Shashank Joshi.

Adapun penamaan Omicron diberikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) disesuaikan dengan urutan abjad.

Sehingga ke depan jika ada varian virus lagi selain Omicron maka akan diberikan pertimbangan pemakaian alfabet yang mengikuti Omicron, seperti pi, rho, sigma dan sebagainya.

Baca juga: Vaksin Saja Tidak Cukup untuk Hadapi Omicron, Ini Kata WHO

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo INgfografik: 10 Gejala Varian Virus Corona Omicron

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.