Cara Membersihkan Produk Kosmetik agar Lipstik dan Bedak Bebas Kuman

Kompas.com - 19/12/2021, 10:30 WIB

KOMPAS.com - Lipstik, bedak, dan spons bedak bisa menjadi sarang kuman jika Anda tak membersihkan produk-produk kosmetik tersebut dengan rutin dan teratur.

Penggunaan berkali-kali membuat produk kosmetik bersentuhan dengan udara bebas dan permukaan kulit. Sedangkan di permukaan kulit ada banyak debu, bakteri, dan sisa-sisa lemak dan sel kulit mati.

Ketika produk kosmetik menjadi sarang kuman, maka kulit pun bisa berisiko dihinggapi banyak bakteri termasuk virus. Mengingat di masa pandemi, bahaya akan virus Covid-19 masih ada di sekitar kita.

Sebuah penelitian ilmiah menyebutkan bahwa virus Covid-19 bisa bertahan hidup di permukaan benda selama 9 jam lamanya.

Meski tak ada bukti kuat bahwa virus ini bisa bertahan hidup di formula kosmetik, tapi hendaknya Anda tetap membersihkan kemasan produk kosmetik secara rutin.

Berikut ini cara tepat membersihkan produk kosmetik:

Baca juga: Sejarah Lipstik, dari Simbol Kecantikan hingga Moralitas

1. Cara membersihkan lipstik

Celupkan batang lipstik ke alkohol untuk membersihkannya dari kuman.Unsplash/Didssph Celupkan batang lipstik ke alkohol untuk membersihkannya dari kuman.
Setiap kali kita mengaplikasikan lipstik ke bibir, kita berisiko melakukan transfer kuman dari lipstik ke bibir dan sebaliknya.

Untuk menjaga kebersihan lipstik, isilah gelas atau mangkuk kecil dengan alkohol isopropil. Kemudian celupkan ujung lipstik ke dalam alkohol selama tiga menit dan keringkan dengan tisu wajah. Jangan mengeringkan dengan kapas karena serabut kapas bisa menempel di batang lipstik.

Bersihkan pula kemasan lipstik dengan mengolesnya dengan alkohol.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Tenggelamnya KM Ladang Pertiwi di Selat Makassar

Kronologi Tenggelamnya KM Ladang Pertiwi di Selat Makassar

Tren
Kehadiran Penceramah Moderat di Dunia Maya Dinilai Efektif Menekan Radikalisme

Kehadiran Penceramah Moderat di Dunia Maya Dinilai Efektif Menekan Radikalisme

Tren
Hewan-hewan dengan Suara Paling Hening di Dunia

Hewan-hewan dengan Suara Paling Hening di Dunia

Tren
Program Kartu Prakerja Gelombang 31 Dibuka, Yuk Daftar di www.prakerja.go.id

Program Kartu Prakerja Gelombang 31 Dibuka, Yuk Daftar di www.prakerja.go.id

Tren
Subsidi Minyak Goreng Curah Dicabut per 31 Mei 2022, Apa Dampaknya?

Subsidi Minyak Goreng Curah Dicabut per 31 Mei 2022, Apa Dampaknya?

Tren
Mengenal Liga Selancar Dunia yang Diadakan di Pantai Plengkung Banyuwangi

Mengenal Liga Selancar Dunia yang Diadakan di Pantai Plengkung Banyuwangi

Tren
Update Corona Global 29 Mei 2022: Korea Utara Mulai Lakukan Vaksinasi Covid-19 | Shanghai Lakukan Pelonggaran

Update Corona Global 29 Mei 2022: Korea Utara Mulai Lakukan Vaksinasi Covid-19 | Shanghai Lakukan Pelonggaran

Tren
Kata Media Asing soal Hilangnya Eril, Putra Ridwan Kamil

Kata Media Asing soal Hilangnya Eril, Putra Ridwan Kamil

Tren
Meski Mirip, Margarin dan Mentega Miliki 3 Perbedaan Mendasar

Meski Mirip, Margarin dan Mentega Miliki 3 Perbedaan Mendasar

Tren
Usia di Atas 65 Tahun Gagal Berangkat Haji Tahun Ini, Lantas Bagaimana Nasib Jemaah Lansia?

Usia di Atas 65 Tahun Gagal Berangkat Haji Tahun Ini, Lantas Bagaimana Nasib Jemaah Lansia?

Tren
Mengenang 16 Tahun Semburan Lumpur Lapindo, Kapan Akan Berhenti?

Mengenang 16 Tahun Semburan Lumpur Lapindo, Kapan Akan Berhenti?

Tren
Jemaah Dapat Melaksanakan Ibadah Haji 2022 jika Memenuhi Syarat Ini

Jemaah Dapat Melaksanakan Ibadah Haji 2022 jika Memenuhi Syarat Ini

Tren
4 Tanda Nomor WhatsApp Diblokir Seseorang

4 Tanda Nomor WhatsApp Diblokir Seseorang

Tren
Ramai soal Cerita Penumpang yang Mengaku Tertinggal Kereta karena Diberangkatkan Lebih Awal dari Yogyakarta, KAI: Tipu-tipu Itu

Ramai soal Cerita Penumpang yang Mengaku Tertinggal Kereta karena Diberangkatkan Lebih Awal dari Yogyakarta, KAI: Tipu-tipu Itu

Tren
Cara Download Sertifikat Vaksin Internasional Arab Saudi untuk Haji di PeduliLindungi

Cara Download Sertifikat Vaksin Internasional Arab Saudi untuk Haji di PeduliLindungi

Tren
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.