Kompas.com - 19/12/2021, 06:00 WIB

KOMPAS.com - Gejala asam lambung atau GERD bisa dirasakan siapa saja, dan rasanya menyiksa apabila muncul. 

GERD atau Gastroesophageal reflux disease adalah kondisi jangka panjang ketika asam dari lambung naik ke kerongkongan.

Seseorang dapat dikatakan menderita GERD jika mengalami refluks asam persisten yang terjadi lebih dari dua kali seminggu.

Baca juga: Tips Menyeduh Kopi untuk Penderita Maag

Berikut penjelasan terkait GERD:

Penyebab GERD

Dilansir dari Healthline, meskipun tidak ada penyebab tunggal GERD, ada mekanisme tubuh yang ketika tidak berfungsi dengan baik, dapat meningkatkan kemungkinannya.

Di dalam tubuh terdapat lower esophageal sphincter (LES), yaitu pita otot yang melingkar di ujung kerongkongan.

Saat bekerja dengan benar, LES akan rileks dan terbuka saat Anda menelan. Kemudian mengencang dan menutup kembali setelahnya.

Refluks asam terjadi ketika LES tidak mengencang atau menutup dengan benar yang memungkinkan cairan pencernaan dan isi lain dari perut kembali naik ke kerongkongan.

Baca juga: Bisakah Asam Lambung alias GERD Picu Seseorang Meninggal Dunia?

Kemungkinan penyebab lainnya dari GERD antara lain:

  • Hernia hiatus, bagian perut bergerak di atas diafragma menuju area dada
  • Sering makan dalam porsi besar
  • Berbaring terlalu cepat setelah makan dalam porsi besar.

Baca juga: Viral Info Ashraf Sinclair Meninggal karena GERD, Ini Penjelasan Dokter

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.