[POPULER TREN] Penjelasan Polri soal Ujian SIM C Harus Lewati Jalur Zig-zag dan Angka 8

Kompas.com - 13/12/2021, 05:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Mengapa ujian praktik SIM C di Indonesia harus melewati jalur zig-zag dan angka 8?

Berita mengenai perbandingan ujian SIM C di Indonesia dan Taiwan itu menjadi yang terbanyak dibaca di laman Tren.

Berita lainnya yang populer antara lain promo Harbolnas 12.12, video viral Gunung Merapi keluarkan awan panas, dan 10 gejala varian Omicron.

Selengkapnya, berikut berita Populer Tren sepanjang Minggu (12/12/2021) hingga Senin (13/12/2021).

1. Alasan polisi ujian SIM C harus bisa zig-zag dan angka 8

Kasubdit SIM Ditregident Korlantas Polri Kombes Pol Tri Julianto Djati Utomo mengatakan, alasan ujian SIM C Indonesia dibuat zig-zag hingga berputar seperti angka 8 untuk melatih keseimbangan pengemudi kendaraan bermotor.

"Untuk melatih kelincahan dan keseimbangan dalam mengemudi," ujarnya dikutip dari pemberitaan Kompas.com, Jumat (10/12/2021).

Sementara Kasubdit STNK Korlantas Polri Kombes Pol Taslim Chairuddin mengatakan, ujian prakti SIM C mengukur tingkat kemahiran pengemudi roda dua dalam mengatur keseimbangan tubuh ketika mengemudikan kendaraan di jalan.

Taslim mengatakan bahwa SIM bukanlah sekedar izin yang dibutuhkan pengendara saat berkendara di jalan raya, melainkan penghargaan negara atas kompetensi yang dimiliki dalam mengemudikan kendaraan.

Selengkapnya silakan baca di sini:

Ini Alasan Polri Mengapa Ujian SIM C Harus Lewati Jalur Zig-zag dan Angka 8

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.